Tips Sukses Menjalani Program Hamil secara Alami

Bukan hanya mengenai langkah-langkah yang benar dan waktu yang tepat, tapi membangun lingkungan yang sempurna juga sangat penting agar embrio sehat akan tumbuh menjadi bayi yang sehat. Berikut ini tips sukses menjalani program hamil secara alami yang bisa Anda terapkan bersama pasangan :
Dipublish tanggal: Sep 3, 2019 Update terakhir: Okt 12, 2020 Waktu baca: 4 menit

Sebagian besar pasangan suami-istri akan mendambakan momongan setelah menikah. Jika iya, sudah saatnya untuk Anda dan pasangan merencanakan dengan sebaik mungkin. Pasangan suami-istri yang melakukan program hamil secara benar akan mendapatkan kehamilan yang sehat. 

Bukan hanya mengenai langkah-langkah yang benar dan waktu yang tepat, tapi membangun lingkungan yang sempurna juga sangat penting agar embrio sehat akan tumbuh menjadi bayi yang sehat. Berikut ini tips sukses menjalani program hamil secara alami yang bisa Anda terapkan bersama pasangan :

Iklan dari HonestDocs
Blackmores Pregnancy Breast Feeding Gold

Gratis Ongkir Seluruh Indonesia ✔️ Bisa COD ✔️ GRATIS Konsultasi Apoteker ✔️

Blackmores pregnancy   breat feeding gold sku

1. Berhenti menggunakan KB dan alat kontrasepsi lainnya

Apabila Anda dan pasangan menggunakan KB dan alat kontrasepsi lainnya, sudah tentu harus menghentikan penggunaan alat kontrasepsi dalam bentuk apapun. Sebaiknya Anda dan pasangan mulai menghentikan sejak beberapa bulan sebelum melakukan program hamil. 

Wanita yang biasanya menggunakan kontrasepsi oral akan membutuhkan waktu hingga beberapa kali siklus haid supaya ovulasi bisa terjadi secara teratur.

2. Ketahui masa subur wanita

Sebaiknya Anda dan pasangan melakukan hubungan seksual saat wanita berada pada masa subur supaya mempercepat kehamilan. Anda bisa memberi tanda pada kalender haid atau menggunakan bantuan alat prediksi ovulasi.

 Alat prediksi ovulasi bekerja dengan cara mendeteksi peningkatan luteinizing hormone (LH) dalam urine, dimana peristiwa tersebut terjadi sekitar 36 sampai 48 jam sebelum ovulasi. Ovulasi biasanya terjadi sebelum 14 hari dari panjangnya siklus haid Anda.

3. Melakukan hubungan seksual sebelum masa ovulasi

Sel telur hanya dapat bertahan hidup selama 12 hingga 24 jam, sedangkan sperma dapat bertahan hidup lebih lama yaitu selama 2 hingga 3 hari. Sehingga Anda dan pasangan dianjurkan untuk melakukan hubungan seksual 2 atau 3 hari sebelum Anda berovulasi. 

Dengan begitu masih ada kemungkinan sperma yang hidup di dalam rahim saat ovulasi terjadi. Sperma akn segera membuahi sel telur yang dilepaskan dari indung telur.

Iklan dari HonestDocs
Beli Postinor 750mcg via HonestDocs

Gratis Ongkir Seluruh Indonesia ✔️ Bisa COD ✔️ GRATIS Konsultasi Apoteker ✔️

Postinor 750mcg tab 1

4. Menerapkan pola hidup sehat

Pola hidup dan makan yang sehat dapat membantu mensukseskan program hamil Anda. Selama menjalankan program hamil, sebaiknya Anda dan pasangan rutin melakukan olahraga, menghindari stres, berhenti merokok, dan minum alkohol. 

Selain itu penting untuk menjaga kebutuhan asupan makanan yang Anda dan pasangan konsumsi. Pilihlah makanan yang kaya nutrisi seperti sayuran, buah-buahan, kacang-kacangan, protein,zat besi, dan susu rendah lemak. Hindari makanan cepat saji, kafein, dan gula yang berlebihan. 

5. Mengkonsumsi vitamin

Anda dan pasangan juga dianjurkan untuk mengkonsumsi vitamin yang dapat meningkatkan kesuburan seperti vitamin B, C, D, E, selenium, zinc, zat besi, koenzim Q10, dan suplemen folat.

6. Siapkan alat tes kehamilan

Setelah Anda dan pasangan melakukan beberapa tips di atas, jangan lupa untuk cek kehamilan pada hari pertama siklus haid Anda. Alat tes kehamilan akan mendeteksi  Human Chorionic Gonadotropin (HCG) dalam urine Anda.

Pada awal kehamilan, kadar hormon HCG akan meningkat dan sebagian akan keluar bersama urine. Anda juga disarankan untuk mengulangi tes kehamilan ulang setelah beberapa hari menstruasi Anda terlambat. 

Hal ini dikarenakan melakukan tes kehamilan terlalu awal dapat memberikan hasil yang kurang akurat karena kadar hormon HCG yang dihasilkan terlalu banyak.

Iklan dari HonestDocs
Beli Paket Prenatal (Panel Awal Kehamilan) via HonestDocs!

Cek ada tidaknya resiko gangguan kesehatan pada ibu hamil dan dapatkan treatment yang tepat secepatnya. Diskon 30% jika beli via HonestDocs sekarang!

Paket prenatal %28panel awal kehamilan%29 di path lab %28home services%29

7. Konsultasi dengan dokter ahli kandungan

Apabila semua tips di atas sudah Anda dan pasangan lakukan, tapi belum berhasil mendapatkan kehamilan, sebaiknya Anda periksa dan berkonsultasi dengan dokter ahli kandungan. Dokter akan memberikan solusi yang terbaik untuk Anda dan pasangan.

Kewajiban dan pantangan saat berhubungan intim

Berikut ini hal-hal yang wajib Anda lakukan saat berhubungan intim saat menjalankan program hamil:

1. Melakukan hubungan intim sebelum tidur

Biasanya berhubungan intim saat malam hari atau sebelum tidur akan membuat Anda berbaring tidur setelahnya. Hal tersebut akan membuat sperma dapat bertahan di dalam rahim dan meminimalisir sperma tumpah ke luar.

2. Berbaring telentang setelah berhubungan intim (bagi wanita)

Karena secara alami vagina condong ke bawah, wanita disarankan tetap berbaring telentang setelah melakukan hubungan intim agar sperma tidak tumpah keluar. Hal ini akan membantu sperma berenang menuju rahim untuk membuahi sel telur.

3. Melakukan posisi misionaris

Posisi misionaris banyak dianjurkan untuk membantu mensukseskan program hamil. Hal ini dikarenakan dalam posisi misionaris wanita akan berada dalam posisi berbaring telentang.

Sedangkan hal-hal yang tidak boleh dilakukan atau pantangan saat melakukan hubungan intim adalah sebagai berikut:

4. Menggunakan celana yang terlalu ketat (bagi pria)

Walaupun belum ada penelitian yang membuktikan bahwa menggunakan celana dalam yang terlalu ketat pada pria dapat mempengaruhi kualitas sperma, tetapi sebaiknya suami mencoba menggunakan celana yang longgar seperti boxer. 

Hal ini untuk menghindari suhu testis terlampau panas yang dapat mengakibatkan infertilitas.

5. Menggunakan bantuan pelumas

Apabla Anda dan pasangans ednag melakukan program hamil, jangan sekali-sekali menggunakan pelumas saat berhubungan intim. 

Pasalnya pelumas dapat mempersulit kehamilan, karena kandungan bahan kimia dalam pelumas dapat mengubah keseimbangan pH dalam vagina dan bisa mengganggu pergerakan sperma.

Selain beberapa tips di atas, ada beberapa program hamil yang disarankan dokter seperti, pengobatan medis, operasi, inseminasi buatan, dan bayi tabung. Penanganan tersebut tergantung pada kondisi kesehatan dan penyebab infertilitas. 

Sebaiknya konsultasikan dengan dokter guna mendapat penanganan yang tepat.

4 Referensi
Tim Editorial HonestDocs berkomitmen untuk memberikan informasi yang akurat kepada pembaca kami. Kami bekerja dengan dokter dan praktisi kesehatan serta menggunakan sumber yang dapat dipercaya dari institusi terkait. Anda dapat mempelajari lebih lanjut tentang proses editorial kami di sini.
How to increase the chances of getting pregnant naturally. Medical News Today. (https://www.medicalnewstoday.com/articles/324411)
How To Get Pregnant Fast: 7 Easy Tips To Conceive Quickly. WebMD. (https://www.webmd.com/baby/features/7-tips-getting-pregnant-faster#1)

Artikel ini hanya sebagai informasi kesehatan, bukan diagnosis medis. HonestDocs menyarankan Anda untuk tetap melakukan konsultasi langsung dengan dokter yang ahli dibidangnya.

Terima kasih sudah membaca. Seberapa bermanfaat informasi ini bagi Anda?
(1 Tidak bermanfaat / 5 Sangat bermanfaat)

Tanya Dokter

Kami tidak akan mengungkapkan nama dan informasi Anda


Lampirkan file (foto atau video)
Seperti riwayat pengobatan atau foto gejala (jika ada)
Seperti riwayat pengobatan atau foto gejala (jika ada)
* Jangan khawatir! Kami menjaga kerahasiaan file Anda. Hanya Anda dan dokter yang dapat melihat file tersebut.

Periksa ke rumah sakit atau klinik untuk informasi lebih lanjut.

Submit
Buka di app