5 Tips Menjauhi Lemak Trans yang Buruk Bagi Tubuh

Dipublish tanggal: Jul 2, 2019 Update terakhir: Okt 12, 2020 Tinjau pada Jul 20, 2019 Waktu baca: 3 menit
5 Tips Menjauhi Lemak Trans yang Buruk Bagi Tubuh

Lemak adalah makronutrien penting yang dibutuhkan oleh tubuh. Namun, perlu diketahui bahwa ternyata tidak semua jenis lemak bagi bagi tubuh. Salah satunya adalah lemak trans yang apabila dikonsumsi terlalu banyak dapat meningkatkan risiko obesitas dan hipertensi. Lalu, bagaimana cara menghindari lemak trans supaya tubuh tetap sehat? Berikut ulasan lengkapnya.

Apa itu lemak trans?

Lemak trans adalah lemak tak jenuh yang dibentuk melalui proses hidrogenasi. Ada dua jenis lemak trans dalam makanan, yaitu lemak trans alami dan lemak trans buatan. 

Iklan dari HonestDocs
Beli Simvastatin via HonestDocs!

Gratis Ongkir Seluruh Indonesia ✔️ Bisa COD ✔️ GRATIS Konsultasi Apoteker ✔️

Lemak trans alami dapat diperoleh dari hewan dan tumbuhan. Sedangkan lemak trans buatan atau asam lemak trans diperoleh dari proses pengolahan makanan dengan menambahkan hidogren supaya minyak sayur jadi lebih padat.

Tidak hanya dijumpai pada produk olahan, lemak trans juga terdapat pada makanan yang digoreng. Hal ini karena minyak yang digunakan untuk menggoreng biasanya mengandung lemak trans, sehingga terserap pada makanan yang digoreng tersebut. 

Baca Juga: Kenali Perbedaan Lemak Jenuh dan Lemak Tidak Jenuh

Bahaya lemak trans bagi tubuh

Lemak trans termasuk jenis lemak yang tidak baik bagi kesehatan bila dikonsumsi secara berlebihan. Beberapa penelitian membuktikan bahwa lemak trans dapat memicu berbagai penyakit seperti serangan dan gagal jantung, stroke, dan diabetes.

Asupan lemak trans berlebihan dalam tubuh dapat meningkatkan kadar kolesterol jahat (LDL), juga menurunkan kadar kolesterol baik (HDL) dalam tubuh. Hal ini dapat menyumbat pembuluh darah dan bila terus dibiarkan bisa memicu penyakit degeneratif seperti yang disebutkan tadi.

Cara menghindari lemak trans agar tubuh tetap sehat

Meskipun lemak tetap dibutuhkan oleh tubuh, namun Anda juga tetap perlu membatasi asupan lemak trans agar tidak memicu penyakit degeneratif. Nah, berikut ini beberapa hal yang bisa Anda lakukan untuk menghindari lemak trans, yakni:

Iklan dari HonestDocs
Beli Simvastatin via HonestDocs!

Gratis Ongkir Seluruh Indonesia ✔️ Bisa COD ✔️ GRATIS Konsultasi Apoteker ✔️

1. Hindari pakai minyak goreng berulang kali

Saking seringnya masak gorengan, beberapa orang sampai lupa mengganti minyak goreng sampai berhari-hari. Ada juga yang merasa ingin berhemat atau nanggung ingin memasak semua makanan sekalian. 

Apa pun alasannya, hindari menggunakan minyak jelantah untuk menggoreng makanan. Semakin sering digunakan, maka semakin tinggi pula kadar lemak trans pada minyak.

Oleh karena itu, sebaiknya ganti minyak goreng secara rutin setiap kali Anda selesai menggoreng makanan. Anda juga dapat menggunakan minyak goreng rendah lemak karena cenderung lebih sehat.

Selain itu, minyak goreng rendah lemak juga mengandung nutrisi yang lebih baik juga aman. Hal ini penting untuk menjaga kadar kolesterol dalam tubuh Anda.

Baca Selengkapnya: Awas, Ini 3 Bahaya Minyak Goreng Bekas Bagi Kesehatan

2. Alternatif pengganti minyak

Selain menggunakan minyak, Anda juga bisa menggunakan margarin lembut sebagai alternatifnya. Pilihlah margarin yang berbentuk cair atau tub dan bebas kandungan lemak trans maupun minyak hidrogenasi. Hindari penggunaan margarin berbentuk stick yang lebih keras.

Iklan dari HonestDocs
Beli Simvastatin via HonestDocs!

Gratis Ongkir Seluruh Indonesia ✔️ Bisa COD ✔️ GRATIS Konsultasi Apoteker ✔️

3. Baca label informasi nilai gizi makanan

Sebelum membeli makanan atau minuman kemasan apa pun, baca dulu label informasi nilai gizi makanan yang tertera pada kemasan. Perhatikan kandungan lemak trans dalam makanan tersebut dan bandingkan dengan makanan sejenis. 

Mungkin memang sulit untuk memilih makanan yang benar-benar terbebas dari lemak trans. Sebagai solusinya, Anda bisa memilih makanan dengan kandungan minyak trans yang paling sedikit.

Baca Selengkapnya: Cara Membaca Label Informasi Nilai Gizi Pada Kemasan Makanan dan Minuman

4. Hindari makanan dan minuman olahan

Makanan dan minuman kemasan sudah pasti melalui proses pengolahan di pabrik. Ini berarti pasti ada proses hidrogenisasi yang meningkatkan kandungan lemak trans di dalamnya.

Ada baiknya, pilihlah bahan makanan alami dan olah sendiri di rumah supaya lebih sehat. Dengan begitu, Anda dapat menjamin kesehatan dan kebersihan makanan yang Anda konsumsi.

5. Hindari makanan mengandung minyak trans

Makanan yang melalui proses penggorengan dan pemanggangan sudah pasti mengandung lemak trans. Karena itulah, Anda perlu mengindari makanan yang digoreng dan dipanggang. 

Selain itu, jenis makanan lainnya yang juga mengandung lemak trans antara lain kue kering, donat, muffin, dan kue sehingga harus dibatasi. Makanan yang berasal dari adonan yang didinginkan seperti biskuit kalengan, cinnamon rolls, dan pizza beku juga perlu Anda hindari.

Baca Juga: 18 Makanan yang Mengandung Lemak Trans (Jahat)

5 Referensi
Tim Editorial HonestDocs berkomitmen untuk memberikan informasi yang akurat kepada pembaca kami. Kami bekerja dengan dokter dan praktisi kesehatan serta menggunakan sumber yang dapat dipercaya dari institusi terkait. Anda dapat mempelajari lebih lanjut tentang proses editorial kami di sini.
What Are Trans Fats? Food Sources, Decoding Labels. WebMD. (https://www.webmd.com/diet/guide/understanding-trans-fats)
Facts about trans fats. MedlinePlus. (https://medlineplus.gov/ency/patientinstructions/000786.htm)

Artikel ini hanya sebagai informasi kesehatan, bukan diagnosis medis. HonestDocs menyarankan Anda untuk tetap melakukan konsultasi langsung dengan dokter yang ahli dibidangnya.

Terima kasih sudah membaca. Seberapa bermanfaat informasi ini bagi Anda?
(1 Tidak bermanfaat / 5 Sangat bermanfaat)

Tanya Dokter

Kami tidak akan mengungkapkan nama dan informasi Anda


Lampirkan file (foto atau video)
Seperti riwayat pengobatan atau foto gejala (jika ada)
Seperti riwayat pengobatan atau foto gejala (jika ada)
* Jangan khawatir! Kami menjaga kerahasiaan file Anda. Hanya Anda dan dokter yang dapat melihat file tersebut.

Periksa ke rumah sakit atau klinik untuk informasi lebih lanjut.

Submit
Buka di app