Kehamilan

Tanda-Tanda Hamil Muda Pada Perut Yang Sering Terjadi

Update terakhir: Mar 15, 2019 Waktu baca: 3 menit
Telah dibaca 352.941 orang

Tanda-Tanda Hamil Muda Pada Perut Yang Sering Terjadi

Kehamilan terjadi pada rahim yang terletak pada perut bagian bawah, maka tak heran jika banyak yang bertanya-tanya 'apakah sakit perut bagian bawah tanda hamil?' Memang iya, namun Anda perlu tahu karakteristiknya seperti apa, dan apa saja tanda hamil muda pada perut lainnya.

Perut bagian bawah sakit memang menjadi salah satu tanda kehamilan, namun tanda ini tidak selalu muncul pada setiap ibu hamil. Beberapa tanda hamil muda pada perut yang lebih umum seperti rasa kram, nyeri uluhati, kembung, dan mual akan dijelaskan lebih detail dibawah ini.

Selain itu Anda juga dapat mengetahui apakah positif hamil dengan tespek (test pack). Selain mudah didapat, tespek juga mudah digunakan. 

Baca juga: Membaca Hasil Tespek: Positif, Negatif, atau Samar

Mengenal tanda hamil muda pada perut

1. Kram Perut Bagian Bawah

Sakit yang berupa kram pada perut bagian bawah dapat terjadi akibat implantasi sel telur yang berhasil dibuahi ke dalam rahim. Hal ini terjadi sekitar 10-14 hari setelah ovulasi atau masa subur. Waktunya memang sebelum atau hampir berbarengan dengan jadwal menstruasi.

Sakit perut bagian bawah ini umumnya terjadi di bagian tengah dimana rahim berada, juga dapat disertai dengan keluarnya bercak darah. Flek tanda hamil ini biasanya berwarna agak pink atau bisa juga lebih gelap, jika dibanding darah haid yang rata-rata merah.

Jadi, apabila bunda mengalami kram di sekitar waktu menstruasi sedangkan darah haid tidak keluar, atau hanya keluar berupa bercak, maka bisa jadi itu merupakan tanda awal kehamilan.

2. Sakit perut bagian kanan atau kiri bawah

Sebenarnya keluhan yang satu ini tidak termasuk tanda awal kehamilan, namun akan dijelaskan disini karena banyak pertanyaan seperti 'apakah sakit perut sebelah kanan bawah tanda hamil?'.

Sakit perut kanan bawah, kiri bawah atau keduanya memang menjadi bagian dari tanda kehamilan. Namun bukan tanda awal, karena muncul pada trimester kedua atau saat usia kehamilan menginjak 4 bulan.

Hal ini terjadi akibat peregangan pada ligamentum rotundum (round ligament) yang merupakan struktur penopang rahim di sini kanan dan kirinya. Saat rahim kian membesar akibat pertumbuhan rahim, ligament jadi mengencang dan terkadang sampai menimbulkan rasa sakit.

Anda tak perlu khawatir, karena hal ini merupakan proses normal. Umumnya nyeri berlangsung sebentar lalu menghilang, namun berpotensi muncul lagi. Beberapa gerakan tiba-tiba, seperti batuk, bersin, berdiri, dan sebagainya bisa memicu rasa sakit.

3. Perut Kembung

Perut kembung dan sering bersendawa kerap mendera ibu-ibu hamil. Umumnya keluhan ini mulai muncul sekitar usia kehamilan 11 minggu dan berakhir ketika mendekati masa persalinan.

Perut kembung berarti banyaknya gas di dalam lambung dan usus. Hal ini disebabkan oleh hormon progesteron yang kadarnya tinggi selama hamil. Pasalnya hormon ini membuat otot-otot saluran cerna menjadi lebih rileks atau bekerja lambat. Akibatnya proses pencernaan melambat dan adanya gas menjadi lambat di buang.

4. Mual-mual

Tekait dengan ketidaknyamanan pada perut, mual juga menjadi tanda hamil muda yang seringkali muncul. Kemunculannya dapat dimulai antara 2-8 minggu setelah konsepsi (proses pembuahan) dan diperkirakan akan mereda antara 13 dan 14 minggu atau mungkin bertahan lebih lama.

Hal yang perlu bunda tahu, bahwa 70 persen ibu hamil mengalami mual, dan ini bukanlah tanda bahaya baik bagi ibu dan janin. Bahkan sering dianggap sebagai indikasi kehamilan yang sehat.

Apa yang harus dikhawatirkan terkait sakit perut saat hamil muda?

Ketika rasa sakit dan kram pada perut berlangsung ringan, hal tersebut masih normal dan tak perlu dikhawatirkan. Namun, jika kram pada perut berupa nyeri berat, persisten, atau disertai gejala lain, seperti mual berlebihan, muntah, perdarahan vagina, sakit kepala, atau demam dapat menandakan sesuatu yang kurang baik.

Andapun dianjurkan untuk segera memeriksakan ke dokter kandungan atau bidan terdekat. Nyeri dengan kram dan pendarahan vagina pada awal kehamilan bisa menjadi tanda kehamilan ektopik atau keguguran.

Juga tidak normal, jika mengalami sakit di perut bagian atas atau terasa nyeri saat ditekan ringan, terutama ketika tekanan dilepaskan. Jika demikian, infeksi perut yang serius (peritonitis) bisa menjadi penyebabnya.

Kesimpulannya, sakit perut berupa kram pada perut bagian bawah memang merupakan salah satu ciri-ciri yang menunjukkan tanda awal kehamilan (hamil muda). Untuk lebih memastikannya, lakukan pemeriksaan, misalnya dengan tespek (test pack) atau langsung memeriksakan diri ke dokter.

Terima kasih sudah membaca. Seberapa bermanfaat informasi ini bagi Anda?
(1 Tidak bermanfaat / 5 Sangat bermanfaat)

Tanya Dokter

Kami tidak akan mengungkapkan nama dan informasi Anda


Lampirkan file (foto atau video)
Seperti riwayat pengobatan atau foto gejala (jika ada)
Seperti riwayat pengobatan atau foto gejala (jika ada)
* Jangan khawatir! Kami menjaga kerahasiaan file Anda. Hanya Anda dan dokter yang dapat melihat file tersebut.
Submit