Sering Olahraga Malam Bisa Merugikan Tubuh

Dipublish tanggal: Jul 19, 2019 Update terakhir: Okt 12, 2020 Waktu baca: 2 menit
Sering Olahraga Malam Bisa Merugikan Tubuh

Tren olahraga di malam hari makin digemari oleh beberapa kalangan belakangan ini. Salah satu alasannya adalah karena kesibukan masing-masing di pagi, siang dan sore hari. Beberapa olahraga yang sering dilakukan malam misalnya seperti futsal, badminton, basket, atau gym. 

Nah, jika kamu punya kebiasaan tersebut, mulai sekarang harus lebih berhati-hati lagi. Sebab jika kamu melakukan olahraga terlalu larut malam, justru bisa merugikan tubuh.

Tubuh kita punya jam biologis, yang mana ketika larut malam tubuh bisa memberi peringatan kepada kita agar tidur. Ketika kamu berolahraga di saat seharusnya tubuhmu tidur, artinya kamu memaksa perubahan jam biologis tersebut sehingga akan memengaruhi fungsi tubuh. 

Akibatnya tubuh jadi mudah lelah, pegal-pegal dan sebagainya. Berikut penjelasan selengkapnya.

Alasan olahraga malam tidak Baik untuk Tubuh

Olahraga malam biasanya cenderung membuat daya tahan tubuh kita menurun. Pasalnya energi tubuh akan terkuras begitu banyak tanpa ada waktu untuk beristirahat setelah melakukan aktivitas di siang harinya. 

Apalagi jika yang kamu lakukan adalah olahraga berat seperti berenang, futsal, badminton, atau angkat beban. Akibatnya tubuh jadi lebih rentan terserang penyakit.

Alasan lain mengapa sebaiknya tidak berolahraga di dekat jam tidur adalah kamu bisa jadi sulit tidur. Sebenarnya tidak mengapa asal yang kamu lakukan sebatas olahraga ringan saja, bukan jenis olahraga berat seperti yang disebutkan di poin sebelumnya tadi. 

Jika memang hanya punya waktu luang di malam hari untuk berolahraga, lakukan saja latihan kebugaran yang santai dan menyenangkan.

  • Sesak napas

Dibandingkan pagi atau sore hari, kadar oksigen di malam hari lebih sedikit. Akibatnya kamu bisa mudah lelah atau bahkan sesak napas. Ketika berolahraga, tubuh membutuhkan banyak oksigen untuk melancarkan aliran darah ke jantung. Tetapi jika kadar oksigennya tidak memadai, dampaknya adalah kamu bisa sesak napas.

Olahraga malam boleh, tetapi…

Sebenarnya kita tidak dilarang berolahraga di malam hari, tetapi tetap ada batasan-batasan yang harus diperhatikan agar tidak merugikan tubuh. Misalnya, dengan memperlambat ritme atau kecepatan, sehingga detak jantung dan pernapasan lebih mudah diatur. 

Selain itu, jangan meremehkan pemanasan dan pendinginan sebelum dan setelah berolahraga. Ini sangat berguna untuk otot dan sirkulasi darah agar tubuhmu bisa beristirahat lebih maksimal setelahnya.

Ada tips untuk mengetahui seberapa baik tubuhmu merespons kegiatan olahraga malam yang rutin kamu lakukan. Apakah kegiatan tersebut memengaruhi kebugaran dan pola tidurmu atau tidak? Buatlah sebuah jurnal sederhana di ponselmu untuk menjadi patokan dalam mengatur aktivitas sehari-hari.

Berikut contoh catatan olahraga malam dari American Council on Exercise:

  • Apakah kamu tidak sulit tidur setelah olahraga di malam hari?
  • Apakah tubuh Anda terasa lesu saat bangun setelahnya?
  • Apakah nafsu makan dan kebiasaanmu jadi berubah setelahnya?
  • Bagaimana dengan latihanmu di kesempatan berikutnya?

Dengan membuat catatan sederhana di atas, kamu bisa membandingkan apakah ada efek tertentu yang terjadi pada tubuhmu setelah melakukan olahraga malam. Jika ternyata memberikan efek yang buruk, maka sebaiknya atur ulang waktumu agar kamu punya kesempatan lain untuk berolahraga selain di malam hari. 

Namun jika memang tidak ada efek yang signifikan terhadap kondisi tubuh, kamu bisa lanjutkan kebiasaan olahraga malam tersebut, tentunya dengan tetap memperhatikan porsi latihan yang tidak berlebihan dan mengatur pola makan agar tidak terjadi efek samping setelahnya. Semoga bermanfaat.

 


3 Referensi
Tim Editorial HonestDocs berkomitmen untuk memberikan informasi yang akurat kepada pembaca kami. Kami bekerja dengan dokter dan praktisi kesehatan serta menggunakan sumber yang dapat dipercaya dari institusi terkait. Anda dapat mempelajari lebih lanjut tentang proses editorial kami di sini.
Late-day exercise: Can it cause insomnia?. Mayo Clinic. (http://www.mayoclinic.com/health/exercise/AN01063/rss=1)

Artikel ini hanya sebagai informasi kesehatan, bukan diagnosis medis. HonestDocs menyarankan Anda untuk tetap melakukan konsultasi langsung dengan dokter yang ahli dibidangnya.

Terima kasih sudah membaca. Seberapa bermanfaat informasi ini bagi Anda?
(1 Tidak bermanfaat / 5 Sangat bermanfaat)

Buka di app