Rutin Berlari, Rahasia Agar Tulang Tetap Sehat dan Kuat

Jika Anda berlari terlalu banyak, maka Anda sebenarnya dapat mengurangi kandungan mineral tulang dan meningkatkan risiko kesehatan Anda.Lalu, bagaimana berlari dapat membuat tulang tetap sehat dan kuat? Berikut penjelasannya.
Dipublish tanggal: Agu 8, 2019 Update terakhir: Okt 12, 2020 Waktu baca: 3 menit
Rutin Berlari, Rahasia Agar Tulang Tetap Sehat dan Kuat

Kepadatan tulang merupakan ukuran kandungan mineral di dalam tulang. Individu dengan kandungan mineral tulang yang tinggi cenderung mengalami penurunan risiko patah tulang karena osteoporosis

Melakukan olahraga yang tepat termasuk berlari dapat meningkatkan kepadatan tulang seseorang secara signifikan.

Iklan dari HonestDocs
Beli Obat Langung Dikirim!

Gratis Ongkir Seluruh Indonesia ✔️ Bisa COD ✔️ GRATIS Konsultasi Apoteker ✔️

Default internal ads sept20

 Namun,Jika Anda berlari terlalu banyak, maka Anda sebenarnya dapat mengurangi kandungan mineral tulang dan meningkatkan risiko kesehatan Anda.

Lalu, bagaimana berlari dapat membuat tulang tetap sehat dan kuat? Berikut penjelasannya.

Hubungan berlari dan kekuatan tulang

Pada intinya, berlari merupakan latihan menahan beban atau ketahanan. Berlari  memiliki potensi untuk membangun dan memperbaiki kekuatan tulang. 

Ketika seseorang berjalan, gerakan tersebut dapat menyebabkan jaringan tulang baru terbentuk, dan dengan demikian membantu tulang menjadi lebih kuat.

Namun, dengan berlari, akan ada lebih banyak dampak, sehingga setiap kali seseorang berlari dan mendorong kaki, otot akan berkontraksi terus. 

Gerakan berlari tidak hanya berdampak pada tulang, tetapi juga pada aliran darah, yang semuanya dapat membantu membangun tulang yang sehat dan kuat.

Iklan dari HonestDocs
Beli Obat Langung Dikirim!

Gratis Ongkir Seluruh Indonesia ✔️ Bisa COD ✔️ GRATIS Konsultasi Apoteker ✔️

Default internal ads sept20

Peran langkahan kaki saat berlari

Alasan lain seseorang bisa membangun kepadatan tulang saat berlari sebagian karena berlari merupakan olahraga latihan rantai terbuka. 

(Dalam latihan rantai terbuka, ruas terjauh dari tubuh yang dikenal sebagai aspek distal, biasanya tangan atau kaki bebas dan tidak melekat pada suatu objek). 

Olahraga latihan rantai tertutup, di sisi lain, termasuk bersepeda, berenang, dan lain-lain.

Saat kaki menyentuh tanah atau trotoar, tulang panjang di tulang kering dan tulang paha benar-benar akan terionisasi. 

Hal tersebutlah yang menyebabkan tulang menarik lebih banyak kalsium dan nutrisi penting lainnya dari darah dan mengarah ke kepadatan tulang yang lebih besar. 

Selain itu, kekuatan otot-otot yang menarik tulang saat berlari juga dapat merangsang beberapa ionisasi.

Iklan dari HonestDocs
Beli Obat Langung Dikirim!

Gratis Ongkir Seluruh Indonesia ✔️ Bisa COD ✔️ GRATIS Konsultasi Apoteker ✔️

Default internal ads sept20

Berlari, dengan tekanan ekstra dari langkahan kaki, tampaknya memiliki kemampuan untuk menciptakan ionisasi pada tulang. 

Namun, perlu Anda ketahui bahwa satu-satunya tulang kerangka yang akan mendapat manfaat, atau menjadi lebih kuat, saat berlari merupakan tulang yang mengalami peningkatan stres dari aktivitas menahan beban. 

Hal tersebut cenderung tidak termasuk tubuh bagian atas, karena hampir tidak bergerak selama berlari.

Seberapa sering berlari dapat menuai manfaat

Jika Anda berlari dengan kecepatan sedang sekitar 20 hingga 30 mil per minggu, Anda bisa membangun tulang dan memperkuat manfaat berlari. 

Selain itu, Anda dapat memperkuat otot-otot yang menempel pada tulang-tulang di tubuh bagian bawah. Berlari bisa membuat area yang lemah menjadi lebih kuat. 

Dan berlari sebenarnya dapat meningkatkan mobilitas pada persendian, seperti pergelangan kaki, yang cenderung menjadi kaku karena tidak cukup bergerak.

Berlari merupakan salah satu kegiatan fisik termudah, paling sehat, paling murah yang bisa Anda masukkan ke dalam latihan rutin Anda. Yang Anda butuhkan hanyalah jalanan atau trotoar yang memadai dan motivasi untuk memulainya!

Nutrisi saat berlari untuk membangun tulang yang sehat dan kuat

Selain berlari, diet seimbang yang sehat dapat membantu membangun tulang yang kuat saat berlari.

Anda membutuhkan kalsium yang cukup untuk memperkuat tulang dan vitamin D untuk membantu tubuh Anda menyerap kalsium.

Kesehatan tulang yang buruk dapat menyebabkan kondisi seperti rakhitis dan osteoporosis dan meningkatkan risiko patah tulang dari kejatuhan di kemudian hari. 

Anda harus bisa mendapatkan semua nutrisi yang Anda butuhkan untuk mendapatkan tulang sehat dengan mengonsumsi makanan seimbang yang sehat.

Orang dewasa membutuhkan 700 mg kalsium sehari. Anda harus bisa mendapatkan semua kalsium yang Anda butuhkan dengan makan makanan yang bervariasi dan seimbang. Sumber kalsium yang baik dapat meliputi:

  • Susu, keju dan makanan olahan susu lainnya
  • Sayuran berdaun hijau, seperti brokoli, kol dan okra
  • Tahu
  • Minuman kedelai dengan tambahan kalsium
  • Kacang-kacangan
  • Ikan seperti sarden

Meskipun bayam tampaknya mengandung banyak kalsium, bayam juga mengandung asam oksalat, yang dapat mengurangi penyerapan kalsium, dan karenanya bayam bukanlah sumber kalsium yang baik.

Setiap orang disarankan untuk mempertimbangkan mengonsumsi suplemen vitamin D harian. Sumber vitamin D yang baik dapat berupa:

  • Minyak ikan, seperti salmon, sarden dan makarel
  • Telur
  • Beberapa susu bubuk yang kaya akan kandungan vitamin D

5 Referensi
Tim Editorial HonestDocs berkomitmen untuk memberikan informasi yang akurat kepada pembaca kami. Kami bekerja dengan dokter dan praktisi kesehatan serta menggunakan sumber yang dapat dipercaya dari institusi terkait. Anda dapat mempelajari lebih lanjut tentang proses editorial kami di sini.
3 Vital Ingredients for Keeping Your Bones Healthy. Health Essentials from Cleveland Clinic. (https://health.clevelandclinic.org/3-vital-ingredients-to-keeping-your-bones-healthy/)
How I beat osteoporosis'. NHS (National Health Service). (https://www.nhs.uk/live-well/healthy-body/how-i-beat-osteoporosis-judis-story/)
Increasing Bone Strength and Preventing Fractures. WebMD. (https://www.webmd.com/osteoporosis/guide/osteoporosis-keeping-bones-strong#1)

Artikel ini hanya sebagai informasi kesehatan, bukan diagnosis medis. HonestDocs menyarankan Anda untuk tetap melakukan konsultasi langsung dengan dokter yang ahli dibidangnya.

Terima kasih sudah membaca. Seberapa bermanfaat informasi ini bagi Anda?
(1 Tidak bermanfaat / 5 Sangat bermanfaat)

Tanya Dokter

Kami tidak akan mengungkapkan nama dan informasi Anda


Lampirkan file (foto atau video)
Seperti riwayat pengobatan atau foto gejala (jika ada)
Seperti riwayat pengobatan atau foto gejala (jika ada)
* Jangan khawatir! Kami menjaga kerahasiaan file Anda. Hanya Anda dan dokter yang dapat melihat file tersebut.

Periksa ke rumah sakit atau klinik untuk informasi lebih lanjut.

Submit
Buka di app