Rambut Kering - Tanda, Penyebab, Gejala, Cara Mengobati

Dipublish tanggal: Apr 3, 2019 Update terakhir: Nov 6, 2020 Tinjau pada Jul 10, 2019 Waktu baca: 2 menit

Apa itu rambut kering?

Rambut kering muncul ketika rambut tidak mendapatkan atau mempertahankan kelembaban yang cukup. Rambut yang kering mengurangi kemilau rambut dan dapat membuatnya tampak keriting, tak bernyawa, dan kusam. Rambut kering dapat mempengaruhi pria dan wanita dari segala usia, tetapi cenderung berkembang seiring dengan bertambahnya usia.

Pada rambut yang sehat, minyak alami pada lapisan luar rambut membantu melindungi lapisan dalam, sehingga membuat rambut tampak berkilau. Akan tetapi pada rambut kering, lapisan luarnya rusak sehingga menyebabkan rambut terlihat kusam dan tidak sehat.

Penyebab rambut kering

Berbagai faktor dapat menyebabkan rambut kering, termasuk kondisi lingkungan, kebiasaan perawatan rambut, dan kesehatan fisik Anda.

Beberapa kondisi lingkungan yang dapat menyebabkan rambut kering termasuk:

  • hidup di iklim yang kering dan panas
  • menghabiskan banyak waktu di bawah sinar matahari atau angin
  • sering berenang di air kolam yang mengandung klorin 

Pola perawatan rambut yang sering membuat rambut kering meliputi:

  • terlalu sering mencuci rambut
  • menggunakan sampo, kondisioner, atau produk penata rambut yang keras
  • menggunakan mesin pengeriting rambut atau pelurus

Dalam beberapa kasus, rambut kering dapat menandai adanya kondisi medis mendasar yang mempengaruhi kemampuan rambut untuk mempertahankan kelembapan. Contohnya 

  • Anorexia nervosa: Gangguan ini dapat menyebabkan kekurangan gizi dan menyebabkan rambut kering dan rapuh, bersama dengan komplikasi yang lebih serius.
  • Hipoparatiroidisme: Kondisi ini menyebabkan kelenjar paratiroid di leher memproduksi terlalu sedikit hormon paratiroid, yang menurunkan kadar kalsium dalam darah. Kalsium adalah nutrisi utama untuk rambut sehat, serta tulang, gigi, dan jaringan lainnya.
  • Hipotiroidisme: Kondisi ini merupakan keadaan dimana kelenjar tiroid tidak menghasilkan hormon tiroid yang cukup. Rambut kering dan rapuh adalah salah satu gejala awal dari kondisi ini.
  • Sindrom Menkes: Kondisi ini merupakan penyakit genetik yang langka, dimana sel-sel tidak menyerap tembaga yang cukup. Penyerapan tembaga yang rendah mempengaruhi kesehatan rambut dan menyebabkan kekeringan.

Diagnosa rambut kering

Jika Anda memiliki rambut yang sangat kering dan tidak membaik setelah perubahan pada rutinitas perawatan rambut, segeralah berkonsultasi dengan dokter. Pada umumnya, dokter akan menentukan penyebab yang mendasarinya.

Selain itu, dokter juga dapat mengajukan pertanyaan tentang gejala, rutinitas perawatan rambut, dan pola gaya hidup dan melakukan pemeriksaan fisik rambut dan kulit kepala.Tes penunjang juga dapat dilakukan seperti tes sampel darah atau urin untuk memeriksa tanda-tanda kondisi medis tertentu, seperti hipotiroidisme atau hipoparatiroidisme.

Pengobatan rambut kering

Penanganan dalam merawat rambut kering dapat dilakukan melalui perubahan gaya hidup sederhana. Misalnya saja:

  • hindari keramas setiap hari
  • gunakan sampo dan kondisioner yang dimaksudkan untuk jenis rambut Anda
  • gunakan produk pelembab styling
  • hindari perawatan rambut kimia
  • hindari penggunaan pengeriting atau pelurus rambut

Keramas setiap hari dapat merusak minyak pelindung rambut dan menyebabkan kekeringan. Biasakan untuk mencuci rambut sekali atau dua kali seminggu, serta dapat mengoleskan minyak rambut atau conditioner untuk menambah kilau dan kelembutan pada rambut.

Melindungi rambut dari paparan panas dan sinar matahari juga sangatlah penting. Kenakan topi saat berpergian ke luar dan hindari paparan jangka panjang pada udara kering atau berangin. Lindungi juga rambut dari paparan klorin dan air garam dengan mengenakan topi renang/mandi saat berenang di kolam. Akan tetapi jika masalah medis yang mendasari rambut kering Anda, dokter dapat merekomendasikan obat atau perawatan lain untuk mengatasi kondisi medis terlebih dahulu. 


5 Referensi
Tim Editorial HonestDocs berkomitmen untuk memberikan informasi yang akurat kepada pembaca kami. Kami bekerja dengan dokter dan praktisi kesehatan serta menggunakan sumber yang dapat dipercaya dari institusi terkait. Anda dapat mempelajari lebih lanjut tentang proses editorial kami di sini.

Artikel ini hanya sebagai informasi awal mengenai kondisi kesehatan, bukan diagnosis medis. HonestDocs menyarankan Anda untuk tetap melakukan konsultasi langsung dengan dokter yang ahli dibidangnya.

Terima kasih sudah membaca. Seberapa bermanfaat informasi ini bagi Anda?
(1 Tidak bermanfaat / 5 Sangat bermanfaat)

Pertanyaan dan jawaban lain tentang kondisi ini
Buka di app