Tobramycin ialah salah satu jenis obat yang fungsinya ialah untuk mengobati berbagai penyakit yang disebabkan oleh adanya infeksi karena bakteri. Obat tobramycin merupakah salah satu obat dengan kategori atau golongan antibiotik aminoglikosida, hal inilah yang menyebabkan bila dokter sudah meresepkan obat ini bagi para pasiennya.
Maka si pasien harus tetap menghabiskan obat jenis tobramycin walaupun infeksi yang ada sudah mereda karena obat jenis antibiotik merupakan obat yang wajib dihabiskan oleh para pasien.
Dalam sistem kerjanya, tobramycin merupakan obat yang dapat langsung membunuh bakteri yang menyebabkan infeksi pada tubuh serta membuat si bakteri tersebut tidak akan muncul lagi pada tubuhmu karena pertumbuhan sel sel bakteri akan dihentikan oleh pengkonsumsian obat tobramycin ini.
Infeksi akibat bakteri yang dapat disembuhkan oleh obat ini beranekarupa ragamnya seperti infeksi mata, infeksi kulit, infeksi saluran kemih, infeksi tulang dan sendi dan lain lain. Nama obat yang biasa dijual dan mengandung tobramycin ialah obat bralifex.
Dosis penggunaan obat Tobramycin
Dalam memberikan dosis atau takaran obat tobramycin ke setiap pasiennya, tentunya dokter akan memeriksa terlebih dahulu kondisi tubuh, darah , usia serta jenis infeksi yang si pasien derita.
Contohnya untuk penyakit infeksi mata, maka tobramycin akan diberikan kepada pasien dalam bentuk obat tetes mata dimana dokter biasanya akan menganjurkan untuk meneteskan matanya setiap pagi dan malam hanya dengan 1 tetes mata tobramycin saja. Namun bila keadaan pasien dalam kondsi parah, maka dosis obat dapat dinaikan dengan 4 kali teter per harinya.
Selan dalam bentuk obat tetes mata, tobramycin juga dapat ditemukan dalam bentuk salep mata dimana bila berbentuk salep, tobramycin umumnya akan diresepkan untuk dipakai setiap 3 kali dalam sehari.
Selain mata, infeksi pernafasan pun mampu diobati oleh tobramycn yaitu dalam bentuk obat inhaler atau obat yang dihirup oleh hidung dimana dokter biasanya akan meresepkan untuk menghirup tobramycin sebanyak 300mg per 12 jam selama kurun waktu 28 hari.
Dan bila tidak juga membaik dalam kurun waktu 28 hari maka sebaiknya segera kembali ke dokter untuk dilakukan pengecekan kembali. Untuk penggunaanya pada balita, anak anak maupun lansia, maka dokter akan menghitung ulang berapa dosis yang tepat digunakan sesuai usia si pasien itu sendiri.
Efek samping menggunakan Tobramycin
Layaknya obat lainnya, penggunaan tobramycin kepada setiap pasien tentunya membawa efek samping yang berbeda beda. Namun secara umum efek samping penggunaan obat jenis tobramycin ialah munculnya iritasi pada mata, rasa sakit atau iritasi pada area yang disuntik (bila tobramycin diberikan kepada pasien dalam bentuk suntikan).
Kadang ditemukan pasien yang juga matanya menjadi memerah dan berair disertai kelopak mata yang suka terasa gatal. Mual, muntah, sakit perut dan demam juga dapat menjadi salah satu gejala umum bagi para pasien yang menerima obat tobramycin dalam tubuh mereka.
Banyak pasien yang juga mengeluhkan efek samping penggunaan obat tobramycin seperti bersin bersin, hidung mampet dan berair, munculnya dahak serta adanya perubahan suara seperti gejala seseorang terkena influenza.
Peringatan dalam pengunaan obat Tobramycin
Untuk ibu hamil dan menyusui, belum pernah dilakukan penelitan mengenai resiko penggunaan tobramycin bagi janin yang sedang dikandung ataupun mengenai ASI saat sedang menyusui.
Konsultasikan keadaan mu kepada team dokter sebelum menggunakan obat tobramycin dengan cara memberitahukan ke dokter bahwa kamu sedang mengandung ataupun menyusui.
Selain itu selalu ingat untuk memberitahukan dokter mengenai alergi yang ada pada tubuhmu serta riwayat penyakitmu sebelum dokter meresepkan obat tobramycin karena para pasien dengan riwayat penyakit kelainan neuromuskular, seperti myasthenia gravis dan penyakit Parkinson , penyakit asma, alergi sulfit, penderita luka bakar, penderita penyakit ginjal dan saraf serta pasien cystic fibrosis dikhawatirkan akan mengalami interaksi kimia obat dalam tubuhnya bila menggunakan obat tobramycin dalam tubuhnya.
Untuk itu selalu konsultasikan terlebih dahulu mengenai kondisi kesehatanmu kepada para dokter sebelum memutuskan menggunakan obat tobramycin dan selalu ikuti dosis yang dokter berikan karena dengan menambahkan dosis tidak akan mempercepat proses penyembuhan dan bisa membuatmu terkena overdosis.