Fluvoxamine : Manfaat,Efek Samping,dan Dosis

Update terakhir: Feb 17, 2019 Waktu baca: 3 menit
Telah dibaca 901.260 orang

Fluvoxamine merupakan salah satu jenis obat yang digunakan untuk gangguan obsesif kompulsif. Gangguan obsesif kompulsif merupakan salah satu gangguan kejiwaan dengan terus melakukan aktivitas yang berulang diikuti rasa cemas serta depresi. Obat ini sering digunakan sebagai terapi di bidang dokter kejiwaan di negara Amerika Serikat.

Farmakologi Obat Fluvoxamine

Obat fluvoxamine mrupakan obat golongan SSRI atau penghambat selective serotonin reuptake dan kombinasi agonis alfa-1 reseptor. Obat ini memiliki kandungan antidepresan yang disertai gangguan mood. Obat ini bekerja dengan menghambat uptake serotonin dari neuron pada sistem saraf pusat.

Fluvoxamine memiliki efek yang lemak terhadap norepinefrin dan reuptake neuron dopamine. Melalui ikatannya dengan alfa-1 reseptor, obat ini tidak memiliki afinitas yang signifikan pada reseptor adregenik, GABA, cholinergik, dopaminergik, dan benzodiazepine. Obat ini memiliki efek sedatif dan kardiovaskuler. Obat ini memiliki efek menurunkan regulasi reseptor norepinefrin di otak sehingga dapat diberikan pada gangguan depresi.

Manfaat Obat Fluvoxamine

Obat fluvoxamine bermanfaat pada gangguan kejiwaan seperti OCD, gangguan depresif major, dan gangguan cemas seperti gangguan panik dan PTSD (post traumatic Stress Disorder)

OCD

OCD sendiri merupakan kombinasi dari kebiasaan danminat (obsesif), kecemasan, tindakan kompulsif dan mereka mempercayai bahwa dengan melakukan hal tersebut akan memberi kepuasan. Pikiran mereka tidak bisa dilawan karena ini terjadi dari impuls sendiri,

walaupun secara pikiran mereka ini merupakan kondisi yang sangat tidak nyaman. Tetapi dengan melakukannya berulang-ulang maka mereka akan merasa puas dan lega, sehingga rasa cemas pun akan menghilang.

Gangguan Depresif Major

Gangguan depresif major berasal dari depresi yang ditandai dengan gangguan mental lebih dari 2 minggu yang ditandai gejala utama diantaranya :

  • Tidak bersemangat
  • Hilang minat dalam melakukan kegiatan sehari-hari
  • gangguan mood

Selama perjalanan penyakit, pdnerita gangguan depresif dapat memperlihatkan adanya kehilangan nafsu makan, kehilangan interaksi dengan orang sekitar, keluarga, dan timbul rasa lelah berlebihan.

PTSD

PTSD atau Post traumatic Stress Syndrome merupakan gangguan mental akibat riwayat traumatik seperti pelecehan seksual, kecelakaan, Kekerasan, hingga adanya berita buruk seperti berita kematian saudara atau keluarga. PTSD terjadi pada 3 bulan seteah riwayat traum psikologis dan masi berlangsung hingga saat timbulnya gejala.

Efek Samping Obat Fluvoxamine

Obat fluvoxamine memiliki beberapa efek samping yang dapat timbul selama pemberian obat. Efek samping tersebut diantaranya:

  1. Kejang ringan
  2. Nyeri mata atau bengkak mata
  3. Pandangan kabur

Serotonin syndrome, merupakan gangguan kimia sel otak dan sistem saraf. Penurunan kadar serotonin dapat menyebabkan depresi. Peningkatan serotonin dapat meningkatkan saraf dan aktivitas sel neuron.. Gejala serotonin syndrome antara lain:

  • Kebingungan
  • Nyeri kepala
  • Pupil melebar
  • Mual muntah
  • Denyut jantung. Meningkat
  • Kejang
  • Berkeringat

Perhatian Khusus Selama Pemberian Obat Fluvoxamine

Informasi penting yang perlu diketahui terkait pemberian obat fluvoxamine terkait kondisi kesehatan yaitu:

Perhatian khusus pada penderita gangguan bipolar

  • Obat ini tidak boleh diberikan pada penderita riwayat gangguan organ hati.
  • Obat ini tidak boleh diebrikan pada penderita glaukoma
  • Obat ini tidak boleh diberikan pada pednerita ulkus peptikum dan pendarahan saluran cerna
  • Obat ini dapat meningkatkan resiko gangguan jantung pemanjangan QT dan denyut jantung ireguler akibat menurunnya kadar potasium dan magnesium di dalam darah.

Interaksi Obat Fluvoxamine

Obat ini memiliki interaksi dengan obat lainnya apabila dikonsumsi bersamaan diantaranya:

  • Obat warfarin
  • Obat aspirin, dapat meningkakan resiko pendarahan saluran pencernaan.
  • Obat clozapine, methadone
  • Obat golongan benzodiazepin seperti alprazolem, diazepam, triazolam
  • Obat antihipertensi golongan beta bloker seperti metoprolol dan propanolol
  • Obat antidepresn seperti imipramine
  • Obat golongan inhibitor MAO seperti isocarboxazid, linezolid.

Dosis dan Cara Pemberian Obat Fluvoxamine

Obat fluvoxamine tersedia dalam bentuk tablet sediaan 50 mg. Pada pasien OCD, diberikan dosis 50 mg sebelum tidur, dengan dosis harian tidak melebihi dari 300 mg perhari, Untuk hari ke-4 sampai hari ke-7, dosis obat dapat ditingkatkan 50 mg hingga gejala terkendali. Untuk anak-anak dosis diberikan 25 mg dengan maksimum dosis 200 mg perhari mukai usia 8 tahuna hingga usia 17 tahun. 

Terima kasih sudah membaca. Seberapa bermanfaat informasi ini bagi Anda?
(1 Tidak bermanfaat / 5 Sangat bermanfaat)

Punya pertanyaan? Tanyakan kepada dokter di bawah ini

Kami tidak akan mengungkapkan nama dan informasi Anda


Lampirkan file (foto atau video)
Seperti riwayat pengobatan atau foto gejala (jika ada)
Seperti riwayat pengobatan atau foto gejala (jika ada)
* Jangan khawatir! Kami menjaga kerahasiaan file Anda. Hanya Anda dan dokter yang dapat melihat file tersebut.
Submit