Fluoxetine: Manfaat, Efek Samping dan, Dosis

Update terakhir: Mar 6, 2019 Waktu baca: 3 menit
Telah dibaca 519.868 orang

Obat fluoxetine merupakan salah satu jenis obat yang digunakan pada gangguan kejiwaan. Obat ini paling sering digunakan pada penderita depresi berat yang membutuhkan pengobatan. 

Obat fluoxetine merupakan golongan Selective Serotonin Reuptake Inhibitor atau SSRI yang bekerja untuk meningkatkan aktivitas zat serotonin yang ada di dalam otak. Peningkatan kerja enzim tersebut dapat memperbaiki gejala berupa perasaan tidak nyaman yang menimbulkan efek depresif.

Obat fluoxetine sebagai golongan SSRI ini meningkatkan zat serotonin sebagai neurotransmiter di otak. Neurotransmiter sendiri bekerja sebagai media komunikasi dari sistem dalam tubuh ke otak. Serotonin berjalan menuju ruang saraf dan melekat pada reseptor. Gangguan aliran zat serotonin inilah yang diyakini menimbulkan penyakit depresif.

Cara kerja fluoxetine ini adalah untuk meningkatkan daya angkat serotonin bebas sehingga semakin banyak kadar serotonin di jalur saraf dan menstimulasi saraf otak. Setelah mengonsumsi obat ini, maka konsentrasi serotonin menjadi meningkat dan mood serta minat akan kembali normal, begitu pula aktivitas seseorang di mana timbul depresi sebelumnya.

Manfaat obat Fluoxetine

Obat fluoxetine ditujukan penggunaannya pada penderita kondisi kejiwaan antara lain:

  • Depresi

Depresi merupakan gangguan hilangnya rasa minat dan penurunan mood yang drastis pada seseorang. Beberapa orang merasakan adanya tingkat depresi yang terjadi. Munculnya depresi dapat terjadi ringan hingga berat sesuai dengan kriteria dan gejala yang dialami. Orang dengan depresi dapat kehilangan minat beraktivitas, nafsu makan menurun, cepat lelah, hingga hilang semangat hidup. Pada tahap berat bahkan dapat berniat ingin bunuh diri.

  • Bulimia

Bulimia merupakan gangguan makan yang banyak terjadi pada wanita. Bulimia nervosa muncul akibat tingginya niatan untuk menjaga postur tubuh dengan cara memuntahkan makanan yang telah dimakan seperti dengan memasukkan jari ke dalam mulut karena takut makanan yang dimakan dapat membuat badan menjadi gemuk.

  • Gangguan Obsesif Komplusif

Gangguan Obsesif Kompulsif atau OCD merupakan penyakit gangguan kebiasaan di mana seseorang selalu mengulang kegiatannya berkali-kali seakan lupa bahwa ia sudah melakukannya. Penyakit ini cukup menganggu terutama pada aktivitas.

  • Gangguan Panik

Gangguan panik merupakan gangguan serangan singkat pada pribadi seseorang. Gejala yang dirasakan adalah keringat dingin, badan gemetar, jantung berdetak cepat, dan tanpa gejala yang jelas.

  • Gangguan cemas menyeluruh

Gangguan cemas menyeluruh atau GCS adalah terjadinya kekhawatiran pada beberapa peristiwa yang pernah terjadi dan berlangsung sekitar lebih dari 6 bulan. Keluhan ini juga disertai jantung berdebar.

Efek samping Obat Fluoxetine dan peringatan yang perlu diperhatikan

Obat golongan SSRI seperti fluoxetine, setraline, dan citalopram memeiliki beberapa efek samping yang mungkin muncul pada beberapa penderita gangguan depresi, OCD, dan penyakit lainnya yang membutuhkan pengobatan SSRI. 

Efek samping yang timbul antara lain:

  •  Mual muntah
  • Nyeri perut
  • Konstipasi
  • Mulut kering
  • Nafsu makan meningkat
  • Halusinasi
  • Mengantuk
  • Insomnia
  • Tremor
  • Badan lemas

Perhatian khusus sebelum mengonsumsi obat fluoxetine antara lain:

  • Obat ini tidak boleh dikonsumsi bersamaan dengan obat fentanyl, litium, tramadol, dan obat antidepresan jenis trisilkik karena dapat beresiko menimbulkan sindrom serotonin
  • Disarankan untuk tidak mengemudi selama mengonsumsi obat fluoxetine karena dapat menyebabkan kantuk
  • Obat ini mengganggu ritme jantung sehingga butuh perhatian khusus pada penggunaanya oleh penderita penyakit jantung
  • Disarankan untuk tidak mengonsumsi obat fluoxetine saat hamil

Dosis dan cara pemakaian Obat Fluoxetine

Obat fluoxetine tersedia dalam bentuk tablet, kapsul, dan cair dengan dosis 10 mg, 20 mg, 40 mg, dan 60 mg. Pada orang dewasa yang menderita depresi dan OCD, obat fluoxetine dikonsumsi sebanyak 20 mg kapsul atau tablet setiap hari selama 2 hingga 4 minggu terapi. Dosis maksimal yang dapat diberikan adalah 80 mg per hari.

Pada gangguan panik, dosis yang diberikan cukup 10 mg tablet atau kapsul per harinya dan dapat ditingkatkan bertahap hingga maksimal 60 mg bila keluhan tidak membaik.

Jika lupa meminum obat fluoxetine dalam satu hari, jangan menggabungkannya di hari berikutnya. Sesuaikan dosis yang diberikan oleh dokter sampai obat habis atau waktu pemberian sesuai dosis yang diberikan.

Terima kasih sudah membaca. Seberapa bermanfaat informasi ini bagi Anda?
(1 Tidak bermanfaat / 5 Sangat bermanfaat)

Punya pertanyaan? Tanyakan kepada dokter di bawah ini

Kami tidak akan mengungkapkan nama dan informasi Anda


Lampirkan file (foto atau video)
Seperti riwayat pengobatan atau foto gejala (jika ada)
Seperti riwayat pengobatan atau foto gejala (jika ada)
* Jangan khawatir! Kami menjaga kerahasiaan file Anda. Hanya Anda dan dokter yang dapat melihat file tersebut.
Submit