Doctor men
Ditulis oleh
HONESTDOCS EDITORIAL TEAM
Kebiasaan Sehat

Merokok Sesekali, Apakah Masih Aman dan Diperbolehkan?

Update terakhir: NOV 18, 2019 Waktu baca: 2 menit
Telah dibaca 1.260.835 orang

Menyadari bahwa merokok berbahaya saja ternyata tidak cukup menjadi alasan seseorang berhenti merokok maupun enggan untuk mencoba merokok. Sebab, lingkungan yang salah juga berpengaruh cukup besar terhadap kebiasaan merokok.

Bagi sekelompok orang tertentu, masih menganggap bahwa pria yang tidak merokok, tidak gentleman. Sehingga, mematahkan komitmen untuk tidak merokok dengan mencobanya sesekali saja setiap hari atau merokok ketika sedang berkumpul dengan teman saja (social making). 

Iklan dari HonestDocs
Mau Pesan Obat? Beli Aja via HonestDocs!

Klik di sini dan beli obat via HonestDocs, langsung dapat GRATIS ongkir* ke seluruh wilayah Indonesia!

Iklan obat

Nah, sebenarnya, adakah batas ambang aman dari penggunaan rokok? Apakah dengan merokok sesekali dapat mengurangi risiko kesehatan yang akan dialaminya? Untuk lebih jelasnya, yuk simak ulasannya berikut ini!

Mekanisme tubuh ketika merokok

Sudah menjadi fakta dan rahasia umum bahwa rokok menyebabkan kematian yang besar di dunia ini. Banyak masalah kesehatan yang terjadi akibat kebiasaan merokok diantaranya asma, kanker mulut, infeksi paru-paru, stroke, dan masih banyak lagi. 

Bahkan, dampak tersebut tidak hanya dialami oleh perokok aktif itu sendiri, melainkan bagi orang-orang sekitar atau disebut perokok pasif.

Menurut David Currow, seorang dosen Cancer Institute dari Australia menyatakan bahwa ada banyak hal terjadi pada tubuh ketika terbiasa merokok maupun hanya sesekali menghisap rokok. Pertama, meskipun perasaan Anda rileks dan tenang ketika merokok, namun detak jantung tubuh Anda menjadi meningkat. 

Namun, aliran darah menuju kapiler berkurang. Artinya, suplai darah bersih ke jaringan berkurang. Kedua, kadar karbon monoksida dalam darah meningkat dan mengakibatkan berkurangnya kadar oksigen. Sebab, hemoglobin lebih kuat mengikat karbon monoksida ketimbang oksigen.

Ketiga, rambut halus atau silia pada saluran nafas akan mengalami kerusakan akibat paparan bahan kimia yang diproduksi oleh rokok. Tak hanya itu, otot-otot kecil pada saluran nafas juga cenderung berkontraksi secara terus menerus. Terakhir, sistem imun tubuh akan berangsur melemah.

Iklan dari HonestDocs
Mau Pesan Obat? Beli Aja via HonestDocs!

Klik di sini dan beli obat via HonestDocs, langsung dapat GRATIS ongkir* ke seluruh wilayah Indonesia!

Iklan obat

Ambang batas aman rokok dalam dunia medis

Melihat dampak yang luar biasa berbahaya dari rokok dan peminatnya yang terus meningkat, tentunya membuat peneliti penasaran, apakah ada batas normal penggunaan rokok? Untuk memperoleh jawabannya, dilakukan evaluasi pada 800 penelitian mengenai kebiasaan merokok. Hasilnya, cukup mencengangkan.

Tahukah Anda, bagi Anda yang memiliki kebiasaan merokok satu sampai empat batang tiap hari, akan mengalami masalah kesehatan berikut ini. Risiko kanker paru yang meningkat 2,8 kali lebih besar, risiko kanker esofagus 4,3 kali lebih besar, serta risiko kanker lambung 2,4 kali lebih besar.

Artinya, bagi Anda yang hanya mencoba sesekali merokok, memiliki death rate 1,6 kali lebih tinggi dari non perokok. Fakta serupa pun diungkapkan oleh Russel Luepker, seorang profesor kardiologi dari Minneapolis. Menurutnya, merokok merupakan kebiasaan yang sangat tidak aman bahkan bagi Anda yang mencobanya sekali saja.

Wakil ketua American Cancer Society, Ciff Douglas pun menyatakan bahwa tidak ada batas aman dalam merokok. Sebab, risiko kesehatan yang mengancam nyawa juga signifikan bagi perokok dengan intensitas rendah sekalipun.

Langkah hindari risiko kesehatan akibat merokok sesekali

Nah, untuk menghindari risiko kesehatan akibat merokok di atas, cara paling efektif yang dapat dilakukan adalah berhenti merokok dan lingkungan asap rokok. Saat ini, ada berbagai macam cara untuk berhenti merokok baik terapi psikologis, hipnosis, maupun cara mandiri lainnya. 

Terutama bagi Anda yang belum terlanjur candu oleh rokok, sebaiknya hentikan kebiasaan tersebut demi kesehatan sebelum terlambat. Jangan biarkan, aktivitas merokok sebagai gaya hidup yang menentukan style hidup Anda.

Terima kasih sudah membaca. Seberapa bermanfaat informasi ini bagi Anda?
(1 Tidak bermanfaat / 5 Sangat bermanfaat)

Tanya Dokter

Kami tidak akan mengungkapkan nama dan informasi Anda


Lampirkan file (foto atau video)
Seperti riwayat pengobatan atau foto gejala (jika ada)
Seperti riwayat pengobatan atau foto gejala (jika ada)
* Jangan khawatir! Kami menjaga kerahasiaan file Anda. Hanya Anda dan dokter yang dapat melihat file tersebut.
Submit