Doctor men
Ditulis oleh
HONESTDOCS EDITORIAL TEAM
Doctor men
Ditinjau oleh
SCIENTIA INUKIRANA
Makanan dan Diet Sehat

Manfaat Daun Kelor dan Cara Penggunaan

Update terakhir: DEC 7, 2019 Tinjau pada DEC 7, 2019 Waktu baca: 7 menit
Telah dibaca 1.754.228 orang

Manfaat Daun Kelor dan Cara Penggunaan

Mungkin banyak yang tidak menduga, tanaman kelor yang banyak tumbuh di kebon-kebon atau di hutan Indonesia ini ternyata banyak sekali memiliki manfaat bagi kesehatan tubuh manusia, atau sering digunakan sebagai obat herbal. Manfaat daun kelor, pohon, buah, biji, dan akarnya begitu menakjubkan dan telah dibuktikan melalui penelitian ilmiah.

Telinga kita begitu akrab dengan peribahasa yang mengatakan "dunia tak selebar daun kelor", maka dari itu Anda pasti sudah tahu seperti apa wujud tanaman dan daun kelor yang dimaksud. Kelor memiliki nama ilmiah Morenga oleifera, Tanaman ini banyak tumbuh di iklim tropis misalanya India, Asia Tenggara dan tentunya di Indonesia.

Iklan dari HonestDocs
Mau Pesan Obat? Beli Aja via HonestDocs!

Klik di sini dan beli obat via HonestDocs, langsung dapat GRATIS ongkir* ke seluruh wilayah Indonesia!

Iklan obat

Karena diketahui khasiat Kelor yang banyak, maka daun kelor telah banyak digunakan untuk mengobati berbagai penyakit, termasuk gangguan kardiovaskular (jantung), gangguan pencernaan dan peradangan, dilaporkan dalam sebuah artikel yang diterbitkan dalam jurnal "Phytotherapy Research" pada tahun 2007.

Manfaat Daun Kelor dan Bagian Lainnya

Kelor Sebagai Antimikroba

Ekstrak daun dan biji dari tanaman kelor mengandung senyawa yang memiliki sifat anti-bakteri artinya dapat digunakan sebagai obat infeksi. Menurut sebuah penelitian pada Juni 2010 "Bayero Journal of Pure and Applied Sciences" ekstrak daun kelor dapat menghambat pertumbuhan mikroorganisme penyebab penyakit seperti Staphylococcus aureus, Pseudomonas aeruginosa, Enterobacter aerogenes dan Escherichia coli. Sedangkan manfaat ekstrak biji kelor hanya efektif terhadap E.coli dan Salmonella typhimurium, tapi hebatnya Ekstrak biji dapat mencegah pertumbuhan jamur - Mucor dan Rhizopus.

Menurunkan Tekanan Darah dan Kolesterol

Moringa oleifera dapat membantu menurunkan tekanan darah dan kadar kolesterol tinggi. Manfaat daun kelor ini dimuat dalam artikel "Phytotherapy Research," pada tahun 2007, menyimpulkan bahwa ekstrak daun kelor telah memiliki efek stabilisasi pada tekanan darah. Khasiat daun kelor seperti itu ada kerena mengandung zat, seperti thiocarbamate glikosida, nitrile dan glikosida minyak mustard, yang membantu menurunkan tekanan darah. Penelitian yang sama melaporkan bahwa B-sitosterol, bioaktif yang ditemukan dalam daun kelor, dapat membantu menjaga kadar kolesterol agar tetap sehat.

Iklan dari HonestDocs
Mau Pesan Obat? Beli Aja via HonestDocs!

Klik di sini dan beli obat via HonestDocs, langsung dapat GRATIS ongkir* ke seluruh wilayah Indonesia!

Iklan obat

Selain itu, buah kelor bermanfaat menurunkan kolesterol jahat LDL, trigliserida dan kolesterol dibuktikan memlaui penelitian pada kelinci dengan kadar kolesterol tinggi yang tidak normal.

Khasiat Kelor Sebagai Pelindung Hati

Makan makanan yang sehat membantu hati untuk melakukan semua fungsinya dengan baik. Sebaliknya, diet tinggi lemak dapat menyebabkan lemak menumpuk di jaringan hati, lama kelamaan mengarah ke berbagai masalah kesehatan. Tanaman kelor dapat membantu membalikkan kerusakan hati yang dilakukan oleh makanan yang tidak sehat.

Sebuah studi yang diterbitkan pada bulan Juni 2012 "India Journal of Experimental Biology" menemukan bahwa ekstrak daun kelor mampu melindungi hati terhadap kerusakan, penelitian pada tikus yang diberi makan dengan diet tinggi lemak.

Selanjutnya, ekstrak bunga kelor diketahui memiliki aktivitas hepatopretektor (pelindung hati), dipublikasikan dalam "Phytotherapy Research", 2007.  Manfaat kelor tersebut ada karena mengandung zat quercetin, flavonoid.

Biji Kelor Bermanfaat untuk mengobati Asma bronkial

Iklan dari HonestDocs
Beli Simvastatin via HonestDocs!

Simvastatin berfungsi untuk menurunkan kadar kolesterol yang tinggi pada pasien – pasien dislipidemia. Dapatkan GRATIS ongkir* ke seluruh wilayah Indonesia!

Sebuah studi yang diterbitkan dalam "Journal of Pharmacology India" pada Januari 2008 meneliti efek dari benih Moringa oleifera pada asma bronkial, penyakit paru-paru kronis yang menyempitkan saluran nafas. Dalam studi tersebut, 20 pasien dengan asma bronkial diobati dengan 3 gram bubuk, biji benih dikeringkan selama tiga minggu. Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan yang signifikan dalam gejala asma dan pengurangan serangan asma. Hal inilah ayang menyebabkan para peneliti menyimpulkan bahwa tanaman kelor berguna untuk mengobati asma bronkial. Tidak ada efek samping yang diamati.

Selain itu mungkin masih banyak manfaat daun kelor lainnya yang tidak tercantum di sini.

Cara Penggunaan Daun Kelor

Untuk mendapatkan manfaat daun kelor yang luar biasa banyak, maka harus benar cara mengonsumsinya. Untungnya daun kelor dapat dimakan segar, dimasak atau kering.

Pedoman umum merekomendasikan, cara makan daun kelor, yakni seperti sayuran lainnya yang Anda konsumsi. Oleh karena itu Anda bisa makan daun kelor dalam segala macam cara: daun kelor bisa dimakan di salades, ditambahkan ke nasi atau pasta atau hidangan lainnya misalnya jus daun kelor.

Daun kelor juga tersedia dalam bentuk bubuk yang dapat digunakan sebagai teh, ditambahkan ke minuman, ditaburkan di makanan atau diambil dalam kapsul.

Perhatian: Panas berlebih dapat menghancurkan beberapa vitamin, dan semua enzim yang terkandung dalam daun kelor atau bubuk daun kelor. Jadi jangan dimasak terlalu lama!

Makan berapa banyak?

Manfaat daun kelor akan tercapai ketika dosis yang dikonsumsi mencukupi, memang belum ada penelitian pasti berapa banyak yang harus dikonsumsi. Namun ada sumber yang mengatakan bahwa 100 gram daun kelor segar perhari cukup adekuat dan aman.

Baca juga: Manfaat Biji Kelor Yang Mengagumkan Bagi Kesehatan

 

 

editing

 

Mungkin banyak yang tidak menduga, tanaman kelor yang banyak tumbuh di kebon-kebon atau di hutan Indonesia ini ternyata banyak sekali memiliki manfaat bagi kesehatan tubuh manusia, atau sering digunakan sebagai obat herbal. Manfaat daun kelor, pohon, buah, biji, dan akarnya begitu menakjubkan dan telah dibuktikan melalui penelitian ilmiah.

Telinga kita begitu akrab dengan peribahasa yang mengatakan "dunia tak selebar daun kelor", maka dari itu Anda pasti sudah tahu seperti apa wujud tanaman dan daun kelor yang dimaksud. Kelor memiliki nama ilmiah Morenga oleifera, Tanaman ini banyak tumbuh di iklim tropis misalanya India, Asia Tenggara dan tentunya di Indonesia.

Karena diketahui khasiat Kelor yang banyak, maka daun kelor telah banyak digunakan untuk mengobati berbagai penyakit, termasuk gangguan kardiovaskular (jantung), gangguan pencernaan dan peradangan, dilaporkan dalam sebuah artikel yang diterbitkan dalam jurnal "Phytotherapy Research" pada tahun 2007.

Manfaat Daun Kelor dan Bagian Lainnya

Kelor Sebagai Antimikroba

Ekstrak daun dan biji dari tanaman kelor mengandung senyawa yang memiliki sifat anti-bakteri artinya dapat digunakan sebagai obat infeksi. Menurut sebuah penelitian pada Juni 2010 "Bayero Journal of Pure and Applied Sciences" ekstrak daun kelor dapat menghambat pertumbuhan mikroorganisme penyebab penyakit seperti Staphylococcus aureus, Pseudomonas aeruginosa, Enterobacter aerogenes dan Escherichia coli. Sedangkan manfaat ekstrak biji kelor hanya efektif terhadap E.coli dan Salmonella typhimurium, tapi hebatnya Ekstrak biji dapat mencegah pertumbuhan jamur - Mucor dan Rhizopus.

Menurunkan Tekanan Darah dan Kolesterol

Moringa oleifera dapat membantu menurunkan tekanan darah dan kadar kolesterol tinggi. Manfaat daun kelor ini dimuat dalam artikel "Phytotherapy Research," pada tahun 2007, menyimpulkan bahwa ekstrak daun kelor telah memiliki efek stabilisasi pada tekanan darah. Khasiat daun kelor seperti itu ada kerena mengandung zat, seperti thiocarbamate glikosida, nitrile dan glikosida minyak mustard, yang membantu menurunkan tekanan darah. Penelitian yang sama melaporkan bahwa B-sitosterol, bioaktif yang ditemukan dalam daun kelor, dapat membantu menjaga kadar kolesterol agar tetap sehat.

Selain itu, buah kelor bermanfaat menurunkan kolesterol jahat yaitu LDL dan trigliserida dibuktikan melaui penelitian pada kelinci dengan kadar kolesterol tinggi yang tidak normal.

Khasiat Kelor Sebagai Pelindung Hati

Makan makanan yang sehat membantu hati untuk melakukan semua fungsinya dengan baik. Sebaliknya, diet tinggi lemak dapat menyebabkan lemak menumpuk di jaringan hati, lama kelamaan mengarah ke berbagai masalah kesehatan. Tanaman kelor dapat membantu membalikkan kerusakan hati yang dilakukan oleh makanan yang tidak sehat.

Sebuah studi yang diterbitkan pada bulan Juni 2012 "India Journal of Experimental Biology" menemukan bahwa ekstrak daun kelor mampu melindungi hati terhadap kerusakan, penelitian pada tikus yang diberi makan dengan diet tinggi lemak.

Selanjutnya, ekstrak bunga kelor diketahui memiliki aktivitas hepatopretektor (pelindung hati), dipublikasikan dalam "Phytotherapy Research", 2007.  Manfaat kelor tersebut ada karena mengandung zat quercetin, flavonoid.

Biji Kelor Bermanfaat untuk mengobati Asma bronkial

Sebuah studi yang diterbitkan dalam "Journal of Pharmacology India" pada Januari 2008 meneliti efek dari benih Moringa oleifera pada asma bronkial, penyakit paru-paru kronis yang menyempitkan saluran nafas. Dalam studi tersebut, 20 pasien dengan asma bronkial diobati dengan 3 gram bubuk, biji benih dikeringkan selama tiga minggu. Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan yang signifikan dalam gejala asma dan pengurangan serangan asma. Hal inilah ayang menyebabkan para peneliti menyimpulkan bahwa tanaman kelor berguna untuk mengobati asma bronkial. Tidak ada efek samping yang diamati. Namun mekanismenya masih belum jelas sehingga perlu diteliti lagi.

Selain itu mungkin masih banyak manfaat daun kelor lainnya yang tidak tercantum di sini.

Cara Penggunaan Daun Kelor

Untuk mendapatkan manfaat daun kelor yang luar biasa banyak, maka harus benar cara mengonsumsinya. Untungnya daun kelor dapat dimakan segar, dimasak atau kering.

Pedoman umum merekomendasikan, cara makan daun kelor, yakni seperti sayuran lainnya yang Anda konsumsi. Oleh karena itu Anda bisa makan daun kelor dalam segala macam cara: daun kelor bisa dimakan di salades, ditambahkan ke nasi atau pasta atau hidangan lainnya misalnya jus daun kelor.

Daun kelor juga tersedia dalam bentuk bubuk yang dapat digunakan sebagai teh, ditambahkan ke minuman, ditaburkan di makanan atau diambil dalam kapsul.

Perhatian: Panas berlebih dapat menghancurkan beberapa vitamin, dan semua enzim yang terkandung dalam daun kelor atau bubuk daun kelor. Jadi jangan dimasak terlalu lama!

Makan berapa banyak?

Manfaat daun kelor akan tercapai ketika dosis yang dikonsumsi mencukupi, memang belum ada penelitian pasti berapa banyak yang harus dikonsumsi. Namun ada sumber yang mengatakan bahwa 100 gram daun kelor segar perhari cukup adekuat dan aman.

Baca juga: Manfaat Biji Kelor Yang Mengagumkan Bagi Kesehatan

 

 

Terima kasih sudah membaca. Seberapa bermanfaat informasi ini bagi Anda?
(1 Tidak bermanfaat / 5 Sangat bermanfaat)

Tanya Dokter

Kami tidak akan mengungkapkan nama dan informasi Anda


Lampirkan file (foto atau video)
Seperti riwayat pengobatan atau foto gejala (jika ada)
Seperti riwayat pengobatan atau foto gejala (jika ada)
* Jangan khawatir! Kami menjaga kerahasiaan file Anda. Hanya Anda dan dokter yang dapat melihat file tersebut.
Submit