Doctor men
Ditulis oleh
HONESTDOCS EDITORIAL TEAM
Doctor men
Ditinjau oleh
VINA SETIAWAN

Kenali Leukoplakia : Penyebab, Gejala, dan Pengobatannya

Update terakhir: NOV 14, 2019 Tinjau pada NOV 14, 2019 Waktu baca: 3 menit
Telah dibaca 1.018.497 orang

Cari tahu tentang Leukoplakia dan penyebabnya

Banyak yang tidak mengenali akan penyakit ini, penyakit ini ditandai dengan kondisi bagian dalam mulut terdapat bercak putih atau abu-abu pada gusi dan lidah. Bercak ini timbul karena iritasi mulut akibat kebiasaan merokok. Meski bercak ini sebagian tidak berpotensi menjadi kanker, namun Anda perlu waspada pasalnya bercak ini dapat berpotensi menjadi kanker.

Selain di mulut penyakit ini juga dapat muncul pada area intim wanita. Penyakit ini menyerang pada segala usia dan tetapi kondisi ini lebih sering ditemui pada orang dewasa. Mari cari tahu tentang bahaya penyakit Leukoplakia dan penyebabnya berikut ini.

Iklan dari HonestDocs
Mau Pesan Obat? Beli Aja via HonestDocs!

Klik di sini dan beli obat via HonestDocs, langsung dapat GRATIS ongkir* ke seluruh wilayah Indonesia!

Iklan obat

Penyebab Leukoplakia

Penyebab penyakit ini belum diketahui dengan pasti namun beberapa hal yang mungkin dapat mengiritasi rongga mulut sebagai pemicu antara lain

  • kebiasaan merokok
  • pemakaian gigi palsu yang tidak tepat
  • peradangan
  • konsumsi alkohol jangka panjang
  • gesekan antara lidah dan gigi yang dapat mengiritasi mulut
  • HIV atau AIDS
  • kekurangan vitamin A dan B
  • infeksi jamur atau sariawan pada mulut.

Gejala yang dapat timbul akibat Leukoplakia

Mulut terasa kering, menebal atau mengeras, lidah terasa gatal terkadang perih, bau nafas yang tidak sedap, terdapat tambalan putih atau keabu-abuan, luka memerah karena perubahan pra kanker. 

Gejala paling umum adalah bercak putih atau abu-abu pada mulut, bercak ini dapat berkembang secara perlahan bercak ini sensitif terhadap panas, makanan pedas atau sentuhan.

Terdapat pula jenis leukoplakia yang dikenal dengan istilah leukoplakia berambut. Hal ini karena penampakan bercak yang bergelombang dengan garis tipis seperti rambut yang muncul pada sisi kiri dan kanan lidah. Segera hubungi dokter bila muncul gejala sebagai berikut.

Bercak pada mulut yang tak kunjung hilang dalam waktu lebih dari 2 minggu, terdapat benjolan bercak putih, merah atau gelap di dalam mulut, kesulitan dalam membuka rahang, nyeri pada telinga saat menelan, perubahan pada jaringan  mulut.

Apakah Leukoplakia dapat menimbulkan komplikasi

Penyakit ini tidak dapat meninggalkan kerusakan yang permanen pada jaringan mulut. Namun penyakit ini dapat meningkatkan resiko terjadinya kanker mulut. Umumnya bercak ini dapat menjadi tanda seseorang mengalami kanker mulut resikonya tetap ada meskipun bercak telah hilang.

Iklan dari HonestDocs
Mau Pesan Obat? Beli Aja via HonestDocs!

Klik di sini dan beli obat via HonestDocs, langsung dapat GRATIS ongkir* ke seluruh wilayah Indonesia!

Iklan obat

Diagnosis Leukoplakia

Dokter gigi akan mendeteksi kemungkinan terjadinya leukoplakia melalui pemeriksaan kondisi bagian dalam mulut pasien. Namun bila dokter mencurigai sesuatu yang berbahaya, maka dokter akan menganjurkan biopsi atau pengambilan sampel jaringan pada bercak dalam mulut pasien. Kemudian dilakukan pemeriksaan laboratorium, dimana dengan ini dapat mengetahui penyebab penyakit sekaligus menentukan membuktikan diagnosa dokter.

Hal yang dapat Anda tanyakan pada dokter mengenai Leukoplakia

Ketika Anda positif terkena penyakit ini maka Anda akan dirujuk pada dokter bedah ahli spesialis oral atau telinga, hidung dan tenggorokan (THT) untuk mendiagnosa dan pengobatan. Hal yang dapat Anda lakukan adalah menuliskan gejala yang Anda alami terkait kondisi Anda saat ini.

Obat-obatan dan semua suplemen yang sedang Anda gunakan, gejala dan pengobatan yang telah dilakukan. Anda juga wajib aktif dalam bertanya mangenai masalah terkait penyakit yang sedang Anda derita.

Pengobatan pada Leukoplakia

Yang terutama dari pengobatan  ialah mengetahui penyebab dari terjadinya penyakit, kemudian dokter akan menentukan pengobatan yang tepat. Misalnya penyebabnya dikarenakan karena merokok maka penderita diharuskan untuk tidak merokok, sedangkan yang disebabkan oleh gesekan gigi maka dokter akan memperbaiki kondisi gigi.

Umumnya penyakit ini tidak berbahaya dan dapat sembuh dalam waktu beberapa minggu atau bulan setelah penyebab iritasi ditangani. Namun tahap lanjutan yang dilakukan apabila bercak tidak kunjung hilang adalah dengan melakukan operasi pengangkatan bercak.

Pada pasien dengan leukoplakia berambut dapat diberikan obat antivirus yang dapat mencegah berkembangnya bercak atau dengan krim yang mengandung asam retinoid yang dapat memperkecil luas bercak.  Pasien disarankan untuk melakukan pemeriksaan rutin. Langkah ini bertujuan untuk mencegah kekambuhan penyakit.

Pencegahan Leukoplakia

Penyakit ini dapat dicegah dengan mengatur pola hidup sehat dengan tidak mengkonsumsi alkohol dan berhenti merokok, perbanyak minum air putih dan makanan yang mengandung antioksidan yang tinggi, serta rutin untuk melakukan pemeriksaan ke dokter gigi setiap 6 bulan sekali.

Itulah informasi yang dapat kami berikan untuk Anda seputar penyakit leukoplakia semoga artikel ini bermanfaat. 


Referensi

Carrard, VC, van der Waal, I. (2018). A clinical diagnosis of oral leukoplakia; A guide for dentists. Medicina Oral, Patologia Oral y Cirugia Bocal (italic). 23(1). e59–e64.

John Hopkins Medicine. Health Library. Oral Hairy Leukoplakia.

Mayo Clinic (2018). Diseases and Conditions. Leukoplakia.

Terima kasih sudah membaca. Seberapa bermanfaat informasi ini bagi Anda?
(1 Tidak bermanfaat / 5 Sangat bermanfaat)

Pertanyaan dan jawaban lain tentang kondisi ini

Punya pertanyaan? Tanyakan kepada dokter di bawah ini

Kami tidak akan mengungkapkan nama dan informasi Anda


Lampirkan file (foto atau video)
Seperti riwayat pengobatan atau foto gejala (jika ada)
Seperti riwayat pengobatan atau foto gejala (jika ada)
* Jangan khawatir! Kami menjaga kerahasiaan file Anda. Hanya Anda dan dokter yang dapat melihat file tersebut.
Submit