Lassitude - Penyebab, Gejala, dan Pengobatan

Update terakhir: May 14, 2019 Waktu baca: 3 menit
Telah dibaca 286.837 orang

Penyakit multiple sclerosis (MS) adalah suatu penyakit autoimun, dimana sistem kekebalan tubuh menyerang lapisan pelindung saraf pada seluruh bagian tubuh. Walaupun gejala penyakit multiple sclerosis sangat bervariasi berdasarkan tingkat kerusakan saraf dan masing-masing individu, kelelahan atau fatigue adalah gejala paling umum dari multiple sclerosis.

Fatigue terjadi pada 75% hingga 95% pasien dengan MS. Fatigue dapat terjadi pada semua tahap penyakit. Gejala ini tidak terkait dengan tingkat keparahan atau durasi MS. Kadang-kadang, fatigue dapat mengganggu fungsi dan aktivitas sehari-hari. Oleh karena itu, penanganan gejala dibutuhkan untuk meningkatkan kualitas hidup pada orang yang menderita MS.

Iklan dari HonestDocs
Beli Obat via HonestDocs Kini Bisa Dengan OVO!

PROMO! Gratis biaya antar obat ke seluruh Indonesia (minimum transaksi Rp100.000)

Medicine delivery 01

Apa yang Menyebabkan Fatigue Pada Pasien Dengan Multiple Sclerosis?

Penyebab pasti fatigue yang terkait dengan MS masih belum diketahui secara pasti. Ada beberapa teori tentang masalah ini:

  • Fatigue disebabkan oleh aktivasi umum sistem kekebalan tubuh. Pembawa pesan kimia yang disebut sitokin lebih tinggi pada pasien dengan MS sehingga menyebabkan pasien dengan MS mengalami fatigue. Untuk lebih sederhananya mungkin kondisi ini dapat digambarkan seperti terinfeksi virus dalam jangka waktu yang panjang.
  • Pasien dengan MS mungkin harus menggunakan lebih banyak bagian otak mereka untuk melakukan tugas yang sama dengan seseorang tanpa MS; pada dasarnya, mereka bekerja lebih keras.
  • Fatigue berkaitan dengan berkurangnya transmisi sinyal listrik di otak.

Terlepas dari teori-teori di atas, orang dengan MS bisa mengalami kelelahan karena alasan lain. 

Misalnya, mereka mungkin mengalami gangguan tidur, pengaruh efek samping obat-obatan tertentu , penyalahgunaan alkohol atau penggunaan narkoba, dan Kadang-kadang orang dengan MS memiliki kondisi medis lain, seperti infeksi, anemia, atau berkurangnya fungsi tiroid, yang dapat menyebabkan kelelahan.

Apapun teorinya, yang perlu diketahui adalah fatigue adalah gejala yang paling sering ditemukan pada orang yang menderita MS.

Gejala Fatigue pada penderita Multiple Sclerosis

Ada dua tipe gejala fatigue pada MS. Kedua jenis fatigue ini mungkin merupakan masalah yang tidak berhubungan dengan MS.

Tipe pertama adalah perasaan lelah secara umum. Mungkin terasa seolah belum tidur malam sebelumnya. Perasaan ini mungkin lebih buruk di sore hari atau setelah aktivitas.

Iklan dari HonestDocs
Beli Obat via HonestDocs Kini Bisa Bayar di Alfamart!

PROMO! Gratis biaya antar obat ke seluruh Indonesia (minimum transaksi Rp100.000)

Screen shot 2019 05 14 at 13.32.01

Tipe kedua kelelahan pada otot tertentu. Pada tipe ini, kelelahan muncul pada satu bagian tubuh saat melakukan aktivitas berulang. Seringkali terjadi pada saat berjalan.

Apakah Fatigue Bisa Dicegah Pada Orang dengan Multiple Sclerosis?

Fatigue adalah gejala utama pada orang dengan MS. Jika Anda menderita MS, bisa dipastikan Anda akan mengalami kelelahan. Hingga saat belum ada pencegahan yang dapat dilakukan untuk mencegah MS itu sendiri. 

Anda dapat mengelola gejala dan mencegah munculnya fatigue dengan melakukan penanganan Multiple Sclerosis berdasarkan anjuran ahli medis.

Apa Penanganan yang Dapat Dilakukan Untuk Mengatasi Fatigue Akibat Multiple Sclerosis?

Perawatan non-medis

  • Sejumlah penelitian telah menunjukkan bahwa olahraga teratur, biasanya dengan beberapa komponen aerobik (kardiovaskular), dapat membantu mengatasi kelelahan akibat MS.
  • Hindari melakukan olahraga atau aktivitas berlebihan.
  • Menghindari penggunaan obat-obatan yang dapat menyebabkan fatigue
  • Berhenti mengkonsumsi alkohol dan penyalahgunaan obat-obatan terlarang.
  • Beberapa pasien lebih sensitif terhadap panas dan mengalami kelelahan ketika berada di lingkungan yang panas atau terlalu panas. Menyalakan AC di musim panas mungkin dapat membantu.

Perawatan Medis

Secara umum, jika memungkinkan, ada baiknya untuk menghindari perawatan menggunakan obat-obatan. Membatasi jumlah konsumsi obat adalah praktik medis yang baik. 

Membatasi penggunaan obat juga penting untuk mengurangi biaya. Namun, jika kelelahan terus mengganggu kegiatan, penggunaan obat-obatan mungkin dapat membantu. Obat-obatan yang dapat digunakan untuk mengatasi kondisi ini meliputi:

  • Aspirin: Menurut sebuah penelitian, dua aspirin reguler (masing-masing 325 mg) yang diminum dua kali sehari secara rutin dapat mengurangi kelelahan terkait-MS. Aspirin tidak mahal dan dapat didapatkan dengan cukup mudah di pasaran.
  • Amantadine: Amantadine  adalah obat antivirus yang telah digunakan dalam sejumlah penelitian dalam kasus terkait MS. Efek obat ini moderat, dan efek samping yang dapat muncul pada sebagian orang mungkin termasuk mual atau muncul ruam kulit. Amantadine diberikan dengan cara diminum 100 mg dua kali sehari, biasanya pada pagi hari dan siang hari.

Terima kasih sudah membaca. Seberapa bermanfaat informasi ini bagi Anda?
(1 Tidak bermanfaat / 5 Sangat bermanfaat)

Punya pertanyaan? Tanyakan kepada dokter di bawah ini

Kami tidak akan mengungkapkan nama dan informasi Anda


Lampirkan file (foto atau video)
Seperti riwayat pengobatan atau foto gejala (jika ada)
Seperti riwayat pengobatan atau foto gejala (jika ada)
* Jangan khawatir! Kami menjaga kerahasiaan file Anda. Hanya Anda dan dokter yang dapat melihat file tersebut.
Submit