Kesehatan Fisik

Kanker Payudara: Faktor Risiko dan Penyebab

Dipublish tanggal: Feb 22, 2019 Update terakhir: Mar 10, 2020 Tinjau pada Mei 1, 2019 Waktu baca: 3 menit
Kanker Payudara: Faktor Risiko dan Penyebab

Para peneliti telah mengidentifikasi hal-hal yang dapat meningkatkan risiko kanker payudara. Tapi masih tidak jelas mengapa beberapa orang yang tidak memiliki faktor risiko juga menderita kanker payudara, namun orang lain dengan faktor risiko malah tidak terkena. Kemungkinan  kanker payudara disebabkan oleh interaksi yang kompleks antara genetik dan lingkungan.

Penyebab kanker payudara

Belum diketahui secara pasti, apa  penyebab kanker payudara. Yang jelas, kanker payudara terjadi ketika beberapa sel payudara mulai tumbuh secara abnormal. Sel-sel kanker ini membelah lebih cepat dari sel-sel normal. Sel-sel tersebut bekumpul membentuk tumor yang dapat menyebar (metastasis) dari payudara ke kelenjar getah bening atau ke bagian tubuh lainnya.

Iklan dari HonestDocs
Beli MASKER N95 3M 8210 via HonestDocs

Gunakan masker ini untuk kegiatan sehari-hari pada waktu kepekatan polusi udara meningkat. Selain itu, masker ini dapat digunakan oleh pekerja konstruksi dan juga petugas kesehatan. Dapatkan GRATIS ongkir* ke seluruh wilayah Indonesia!

Kanker payudara paling sering dimulai dari sel pada saluran penghasil susu (ductus) dan kemudian disebut sebagai jenis kanker payudara duktal karsinoma invasif. Kanker payudara juga dapat dimulai dari kelenjar susu (lobulus) kemudian disebut sebagai  invasive lobular carcinoma.

Keturunan kanker payudara 

Dokter memperkirakan bahwa hanya 5 sampai 10 persen dari kanker payudara terkait dengan mutasi gen melewati generasi keluarga. Sejumlah gen rusak yang diwariskan yang dapat meningkatkan kemungkinan kanker payudara telah diidentifikasi.

Gen paling umum adalah gen kanker payudara 1 (BRCA1) dan gen kanker payudara 2 (BRCA2), keduanya meningkatkan risiko kanker payudara dan kanker ovarium.

Jika Anda memiliki riwayat keluarga dengan kanker payudara atau kanker lain, tes darah dapat membantu mengidentifikasi BRCA atau gen lain. Pertimbangkan meminta dokter Anda untuk rujukan ke seorang konselor genetik, yang dapat meninjau riwayat kesehatan keluarga Anda.

Seorang konselor genetik juga dapat mendiskusikan dengan anda tentang manfaat, risiko dan keterbatasan pengujian genetik. Sangat penting untuk diingat bahwa tes genetik membantu mengidentifikasi individu yang berisiko tinggi, tetapi dapat memprediksi secara pasti siapa yang akan atau tidak akan mendapatkan kanker payudara.

Faktor Risiko Kanker Payudara

Faktor risiko adalah apa yang membuat seseorang lebih mungkin akan mendapatkan penyakit tertentu. Tapi apabila satu atau bahkan beberapa faktor risiko ditemui tidak berarti seseorang tersebut akan mengalami kanker - dan sebaliknya banyak juga perempuan yang mengembangkan kanker payudara tidak memiliki faktor risiko yang diketahui sebelumnya.

Iklan dari HonestDocs
Beli MASKER N95 3M 8210 via HonestDocs

Gunakan masker ini untuk kegiatan sehari-hari pada waktu kepekatan polusi udara meningkat. Selain itu, masker ini dapat digunakan oleh pekerja konstruksi dan juga petugas kesehatan. Dapatkan GRATIS ongkir* ke seluruh wilayah Indonesia!

Faktor-faktor yang berhubungan dengan peningkatan risiko kanker payudara meliputi:

1. Faktor jenis kelamin

Perempuan lebih mungkin mengalami kanker payudara dibanding pria.

2. Usia

Risiko kanker payudara meningkat seiring usia. Wanita yang lebih tua dari 55 memiliki risiko lebih besar daripada wanita yang lebih muda. Hal tersebut karena pada usia tersebut hormone estrogen yang menjadi pelindung penyebab kanker payudara berkurang jumlahnya didalam tubuh wanita paska menopause.

3. Sudah pernah kena kanker payudara

Jika Anda sudah pernah menderita kanker payudara pada satu payudara, Anda memiliki peningkatan risiko mengembangkan kanker pada payudara satunya.

4. Riwayat kanker payudara pada keluarga

Jika Anda memiliki seorang ibu, saudara perempuan atau anak perempuan dengan kanker payudara, Anda memiliki kesempatan lebih besar didiagnosis menderita kanker payudara. Namun, sebagian besar orang yang didiagnosis dengan kanker payudara tidak memiliki riwayat kanker payudara pada keluarga.

5. Mewarisi gen yang meningkatkan risiko kanker

Mutasi gen tertentu yang meningkatkan risiko kanker payudara dapat diturunkan dari orang tua kepada anak-anaknya. Mutasi gen yang paling umum disebut sebagai BRCA1 dan BRCA2. Gen ini dapat meningkatkan risiko kanker payudara dan kanker lainnya.

Iklan dari HonestDocs
Beli MASKER N95 3M 8210 via HonestDocs

Gunakan masker ini untuk kegiatan sehari-hari pada waktu kepekatan polusi udara meningkat. Selain itu, masker ini dapat digunakan oleh pekerja konstruksi dan juga petugas kesehatan. Dapatkan GRATIS ongkir* ke seluruh wilayah Indonesia!

6. Paparan radiasi

Jika Anda menerima perawatan radiasi untuk dada sejak masa kanak-kanak atau dewasa muda, Anda lebih mungkin untuk mengembangkan kanker payudara di kemudian hari.

7. Obesitas

Kelebihan berat badan atau obesitas meningkatkan risiko kanker payudara karena jaringan lemak memproduksi estrogen yang dapat membantu pertumbuhan kanker.

8. Mulai mens / haid pada usia yang lebih muda

Mulai Mens / haid sebelum usia 12 tahun meningkatkan risiko kanker payudara.

9. Mulai menopause pada usia yang lebih tua

Jika Anda mulai menopause setelah usia 55 tahun, Anda lebih mungkin untuk mengembangkan kanker payudara.

10. Memiliki anak pertama di usia yang lebih tua

Wanita yang melahirkan anak pertama mereka setelah usia 35 mungkin memiliki peningkatan risiko kanker payudara.

11. Terapi hormon pascamenopause

Wanita yang mengkonsumsi obat terapi hormon yang menggabungkan estrogen dan progesteron untuk mengobati tanda-tanda dan gejala menopause memiliki peningkatan risiko kanker payudara.

12. Minum alkohol

Minum alkohol meningkatkan risiko kanker payudara. Para ahli merekomendasikan tidak lebih dari satu gelas beralkohol sehari untuk wanita.

13. Gaya Hidup yang tidak sehat

Kurangnya aktivitas fisik serta makanan yang mengandung pengawet dan fastfood dapat mempercepat timbulnya keganasan pada seseorang yang memiliki genetik keganasan. 

Penyebab lainnya bisa disebabkan karena memiliki diabetes dan tekanan darah tinggi, ataupun memiliki kanker rahim atau kanker ovarium.

48 Referensi
Tim Editorial HonestDocs berkomitmen untuk memberikan informasi yang akurat kepada pembaca kami. Kami bekerja dengan dokter dan praktisi kesehatan serta menggunakan sumber yang dapat dipercaya dari institusi terkait. Anda dapat mempelajari lebih lanjut tentang proses editorial kami di sini.
Breast Cancer: Signs, Symptoms, Causes, Treatment, Stages & Survival Rates. MedicineNet. (https://www.medicinenet.com/breast_cancer_facts_stages/article.htm)
Breast Cancer Breast Cancer Health Center. WebMD. (https://www.webmd.com/breast-cancer/default.htm)
Breast Cancer: Symptoms, Stages, Types and More. Healthline. (https://www.healthline.com/health/breast-cancer)

Terima kasih sudah membaca. Seberapa bermanfaat informasi ini bagi Anda?
(1 Tidak bermanfaat / 5 Sangat bermanfaat)

Tanya Dokter

Kami tidak akan mengungkapkan nama dan informasi Anda


Lampirkan file (foto atau video)
Seperti riwayat pengobatan atau foto gejala (jika ada)
Seperti riwayat pengobatan atau foto gejala (jika ada)
* Jangan khawatir! Kami menjaga kerahasiaan file Anda. Hanya Anda dan dokter yang dapat melihat file tersebut.
Submit
Buka di app