Ibu Hamil Ngidam Makan Daging Kambing, Apa Boleh?

Jadi jika Anda mempersiapkan daging kambing dengan cara yang benar, daging kambing adalah sumber protein hewani yang sangat baik untuk dikonsumsi selama kehamilan. Memasak daging dengan benar dan menjaga kebersihan akan membunuh kuman dan membuat makanan aman untuk dimakan.
Dipublish tanggal: Agu 31, 2019 Update terakhir: Okt 12, 2020 Tinjau pada Mar 29, 2020 Waktu baca: 3 menit
Ibu Hamil Ngidam Makan Daging Kambing, Apa Boleh?

Sebagian besar makanan aman dikonsumsi selama kehamilan. Namun, ada makanan dan kelompok makanan tertentu yang harus dihindari selama kehamilan untuk mencegah bahaya pada ibu atau bayi. 

Hidangan daging kambing telah menjadi bagian utama dari menu olahan daging di berbagai belahan dunia. Namun, selama kehamilan, sebagai wanita hamil, ada baiknya Anda harus ekstra hati-hati dalam mengkonsumsi daging kambing demi kesehatan si kecil yang berkembang di dalam diri Anda. 

Iklan dari HonestDocs
Beli BLACKMORES PREGNANCY & BREAST FEEDING GOLD 60CAP 1 BOTOL via HDmall

Gratis Ongkir Seluruh Indonesia ✔️ Bisa COD ✔️ GRATIS Konsultasi Apoteker ✔️

Blackmores pregnancy breast feeding gold 60 1

Lantas, apakah seorang ibu hamil tidak boleh mengkonsumsi daging kambing sama sekali? Untuk mengetahui manfaat dan masalah kesehatan yang dapat ditimbulkan dengan mengkonsumsi daging kambing, mari disimak artikel yang satu ini.

Manfaat kesehatan mengkonsumsi daging kambing selama kehamilan

Selain sangat lezat, daging kambing juga dikenal memiliki kandungan nutrisi yang sangat tinggi. Berikut adalah beberapa manfaat kesehatan yang didapat dengan mengkonsumsi daging kambing :

  • Merupakan sumber protein yang sangat baik, kandungan protein di dalam daging kambing dapat berkontribusi terhadap peningkatan kebutuhan protein dalam kehamilan. Kandungan nutrisinya dapat membantu pertumbuhan dan perkembangan janin di dalam kandungan.
  • Daging kambing sangat kaya akan zat besi yang dapat menjaga kadar hemoglobin darah, sehingga dapat membantu dalam proses pembentukan sel darah merah. Zat besi yang terkandung dalam daging kambing juga mudah diserap bagi tubuh.
  • Kandungan seng yang tinggi yang terkandung dalam daging dapat membantu mengembangkan sistem kekebalan janin.
  • Daging kambing adalah makanan dari sumber hewani yang kaya akan vitamin B12 yang dapat menjaga kesehatan sistem saraf, membantu pembentukan sel darah merah dan mencegah anemia.
  • Kandungan mineral lain seperti tembaga yang terkandung di dalam daging kambing memastikan pertumbuhan maksimal bayi yang belum lahir.

Daging mentah atau daging setengah matang

Mengkonsumsi daging mentah atau setengah matang harus dihindari selama kehamilan karena risiko terinfeksi toksoplasmosis, infeksi bakteri yang sering ditemukan pada daging mentah, seperti kambing atau hewan ternak lainnya.

Toxoplasmosis adalah infeksi oleh parasit Toxoplasma gondii, yang merupakan salah satu parasit paling umum di dunia. Pada orang yang tidak hamil, infeksi biasanya tidak berbahaya dan seringkali tanpa gejala. 

Namun, pada orang hamil, toksoplasmosis dapat meningkatkan risiko keguguran, lahir mati, atau kerusakan pada organ bayi yang sedang berkembang. Secara khusus, jika seorang wanita hamil terinfeksi toksoplasmosis, maka dapat menyebabkan bayi mengalami kerusakan mata.

Semua daging, baik daging segar maupun makanan olahan yang terbuat dari daging seperti sosis, burger dan steak, harus dimasak sampai matang, sampai tidak ada sisa darah atau warna merah muda. 

Iklan dari HonestDocs
Beli Paket Prenatal (Panel Awal Kehamilan) via HonestDocs!

Cek ada tidaknya resiko gangguan kesehatan pada ibu hamil dan dapatkan treatment yang tepat secepatnya. Diskon 30% jika beli via HonestDocs sekarang!

Paket prenatal %28panel awal kehamilan%29 di path lab %28home services%29

Tindakan pencegahan juga harus diambil saat menangani atau memasak daging, seperti mencuci tangan secara menyeluruh dan mencuci semua permukaan dan peralatan yang bersentuhan dengan daging.

Namun, daging yang dimasak dengan baik adalah sumber protein, zat besi dan vitamin dan mineral lainnya. Jadi jika Anda mempersiapkan daging kambing dengan cara yang benar, daging kambing adalah sumber protein hewani yang sangat baik untuk dikonsumsi selama kehamilan. 

Memasak daging dengan benar dan menjaga kebersihan akan membunuh kuman dan membuat makanan aman untuk dimakan.

Beberapa tips untuk mengolah daging kambing agar aman dikonsumsi oleh ibu hamil

  • Simpan daging kambing mentah dengan benar di dalam lemari es.
  • Jangan letakkan makanan yang dimasak di atas talenan atau permukaan yang sama yang telah digunakan untuk daging mentah. Bersihkan permukaan secara menyeluruh terlebih dahulu dengan air sabun yang panas atau semprotan antibakteri dan kain bersih yang lembab.
  • Jika Anda memarinasi daging kambing, simpan di lemari es dan di wadah tertutup.
  • Cuci tangan dan semua peralatan Anda sebelum dan sesudah memegang daging kambing mentah.
  • Masak daging kambing secara menyeluruh hingga tidak ada bagian yang berwarna merah muda. Pastikan bagian dalam daging matang dengan menusukkan garpu atau tusuk sate ke bagian daging yang paling tebal.
  • Berhati-hatilah dengan daging kambing yang dipanggang. Jika daging kambing yang dibakar atau dipanggang tampak matang di luar, itu tidak berarti daging telah sepenuhnya matang di dalam. Selalu periksa dengan memotong bagian paling tebal dari sepotong daging dengan pisau, atau gunakan termometer daging.

6 Referensi
Tim Editorial HonestDocs berkomitmen untuk memberikan informasi yang akurat kepada pembaca kami. Kami bekerja dengan dokter dan praktisi kesehatan serta menggunakan sumber yang dapat dipercaya dari institusi terkait. Anda dapat mempelajari lebih lanjut tentang proses editorial kami di sini.
M., Anaeto & Adeyeye, & Chioma, G. & Olarinmoye, Ayodeji & Tayo, Oluwatoyin. (2010). Goat Products: Meeting the Challenges of Human Health and Nutrition.. Agriculture and Biology journal of North America (Agric. Biol. J. N am.). 1. 1231-1236. 10.5251/abjna.2010.1.6.1231.1236.. ResearchGate. (Accessed via: https://www.researchgate.net/publication/236878099_Goat_Products_Meeting_the_Challenges_of_Human_Health_and_Nutrition)
Mazhangara, Irene & Chivandi, Eliton & Mupangwa, John & Muchenje, Voster. (2019). The Potential of Goat Meat in the Red Meat Industry. Sustainability. 11. 3671. 10.3390/su11133671.. ResearchGate. (Accessed via: https://www.researchgate.net/publication/334246529_The_Potential_of_Goat_Meat_in_the_Red_Meat_Industry)
Ivanovic, Snezana & Pavlovic, Ivan & Pisinov, Boris. (2016). The quality of goat meat and it’s impact on human health. Biotechnology in Animal Husbandry. 32. 111-122. 10.2298/BAH1602111I.. ResearchGate. (Accessed via: https://www.researchgate.net/publication/305369283_The_quality_of_goat_meat_and_it's_impact_on_human_health)

Artikel ini hanya sebagai informasi kesehatan, bukan diagnosis medis. HonestDocs menyarankan Anda untuk tetap melakukan konsultasi langsung dengan dokter yang ahli dibidangnya.

Terima kasih sudah membaca. Seberapa bermanfaat informasi ini bagi Anda?
(1 Tidak bermanfaat / 5 Sangat bermanfaat)

Tanya Dokter

Kami tidak akan mengungkapkan nama dan informasi Anda


Lampirkan file (foto atau video)
Seperti riwayat pengobatan atau foto gejala (jika ada)
Seperti riwayat pengobatan atau foto gejala (jika ada)
* Jangan khawatir! Kami menjaga kerahasiaan file Anda. Hanya Anda dan dokter yang dapat melihat file tersebut.

Periksa ke rumah sakit atau klinik untuk informasi lebih lanjut.

Submit
Buka di app