HONESTDOCS EDITORIAL TEAM
Ditulis oleh
HONESTDOCS EDITORIAL TEAM
DR. KARTIKA MAYASARI
Ditinjau oleh
DR. KARTIKA MAYASARI

Gangguan Pada Lutut - Penyebab, Gejala, dan Pengobatan

Dipublish tanggal: Apr 30, 2019 Update terakhir: Mei 18, 2020 Waktu baca: 3 menit

Gangguan pada lutut / Internal Knee Derangement (IDK) adalah kondisi kronis yang mengganggu fungsi sendi lutut normal. Beberapa hal dapat menyebabkan IDK, seperti ligamen yang cedera, potongan tulang yang rapuh atau tulang rawan yang terlepas kemudian menyangkut di dalam sendi lutut, atau robek meniskus.

Seiring waktu, IDK dapat menyebabkan rasa sakit, ketidakstabilan, dan menurunkan fleksibilitas lutut.

Iklan dari HonestDocs
Beli BLACKMORES CELERY 7000 via HonestDocs

Gratis Ongkir Seluruh Indonesia ✔️ Bisa COD ✔️ GRATIS Konsultasi Apoteker ✔️

Blackmores celery 7000 120 1

Apa yang menyebabkan Gangguan pada lutut?

IDK dapat disebabkan oleh cedera lutut, seperti hantaman pada lutut Anda atau gerakan memutar lutut yang dilakukan secara tiba-tiba dan kerusakan bertahap akibat tekanan berulang pada lutut Anda Contoh tekanan berulang pada lutut meliputi:

  • menaiki tangga
  • berjongkok
  • mengangkat beban berat
  • membawa terlalu banyak beban

Meniskus Anda juga bisa robek secara perlahan seiring berjalannya waktu. Selama proses ini, potongan-potongan kecil tulang rawan dapat terlepas dari meniskus Anda, potongan ini kemudian melayang di sekitar sendi lutut Anda dan tersangkut pada struktur sendi yang lain.

Gejala IDK

Selain rasa sakit dan ketidaknyamanan, “lutut terkunci” adalah salah satu gejala IDK yang sering ditemukan. Lutut terkunci adalah kondisi dimana Anda tidak dapat meluruskan atau menekuk lutut Anda. Pada saat yang bersamaan, kondisi ini juga mungkin menyebabkan lutut Anda terasa lemas.

Gejala tambahan tergantung pada penyebab IDK:

  • Meniskus robek Meniskus adalah struktur tulang lunak yang terdapat di antara tulang paha (femur) dan tulang tungkai kaki yang berfungsi sebagai peredam getaran dan bantalan pada sendi lutut. Saat meniskus robek, Anda mungkin akan merasakan sakit ketika meluruskan atau memutar lutut Anda.
  • Ligamen robek. Anda akan merasakan sakit pada lutut bagian dalam atau bagian luar tergantung dari ligamen yang terlibat. Anda akan mengalami pembengkakan saat ligamen robek.selain itu, sendi juga menjadi tidak stabil.
  • Fragmen yang terlepas. Cedera lutut dan keausan normal dapat menyebabkan potongan tulang rawan atau tulang terlepas di dalam sendi lutut Anda. Ketika potongan-potongan tersebut melayang di dalam sendi, Anda mungkin akan merasakan sakit di berbagai bagian lutut Anda.

Bagaimana cara mencegah terjadinya gangguan pada lutut?

Untuk mencegah terjadinya gangguan pada lutut/ IDK, Anda dapat melakukan latihan yang memperkuat otot-otot kaki Anda. Latihan tersebut akan membantu menstabilkan sendi lutut Anda untuk melindunginya dari cedera.

Anda juga dapat menggunakan alat pelindung selama olahraga atau penyangga untuk menopang lutut Anda selama menjalani aktivitas yang dapat meningkatkan risiko terjadinya cedera.

Iklan dari HonestDocs
Fisioterapi Pasca Stroke 5 Kali Visit di NK Health

Untuk Pemulihan Pasien, pasca pemulihan dari rawat inap stroke. Latihan termasuk Anamnesa dan Tes Khusus, dengan terapi Bobath Method, Breathing Exercise, PNF (Procioceptive Neuromuscular Stabilization), Modality dan Exercise Therapy. Paket in untuk single visit (5x) dan tidak termasuk konsultasi dokter & Pemeriksaan Penunjang ( Rontgen, MRI, CT-Scan).

Fisioterapi pasca stroke 1x visit di nk health

Selalu gunakan teknik yang tepat saat berolahraga atau melakukan kegiatan yang dapat menekan sendi lutut Anda. Teknik yang tepat seperti:

  • Melakukan pemanasan dan peregangan sebelum berolahraga
  • Menggunakan perlengkapan yang tepat, seperti sepatu atletik yang dirancang khusus untuk aktivitas Anda
  • Pelajari teknik yang tepat untuk setiap aktivitas atau olahraga yang Anda lakukan

Apa yang dapat Anda lakukan untuk mengatasi gangguan pada lutut?

Penting untuk segera memeriksakan diri Anda ke dokter jika Anda memiliki keluhan terkait gangguan pada lutut. Dokter akan memeriksa riwayat medis Anda dan melakukan pemeriksaan khusus untuk menentukan apa yang menyebabkan timbulnya keluhan pada lutut Anda. 

Selain itu dokter akan melakukan pemeriksaan radiologis yang meliputi pemeriksaan X-ray dan MRI untuk menentukan penyebab pasti yang menyebabkan gangguan pada lutut Anda.

Perawatan gangguan pada lutut

Ada beberapa pilihan perawatan untuk mengatasi IDK, tergantung pada penyebab yang mendasari dan kondisi kesehatan Anda secara keseluruhan. Perawatan juga tergantung pada tingkat aktivitas harian Anda. 

Misalnya, jika Anda seorang atlet, Anda mungkin ingin memilih operasi yang lebih invasif agar dapat mengembalikan fungsi lutut Anda secara optimal.

Penanganan non-bedah

Prinsip penanganan non bedah adalah mengendalikan pembengkakan dan peradangan dengan metode RICE, yang berarti Rest / istirahat, Ice / es, Compress / kompresi dan Elevation / memposisikan lutut setinggi jantung. Metode ini sering direkomendasikan bersama dengan penggunaan obat anti-inflamasi dan terapi fisik.

Operasi

Jika penanganan non-bedah tidak menunjukan hasil yang diinginkan, operasi lutut artroskopi dapat dilakukan. Prosedur artroskopi adalah prosedur minimal invasif yang dilakukan melalui serangkaian sayatan kecil. Hal ini memungkinkan ahli bedah ortopedi untuk melihat lokasi cedera kemudian memperbaiki struktur di dalam sendi lutut yang bermasalah.

Jika terdapat cedera yang cukup parah, yang tidak dapat ditangani melalui prosedur artroskopi, prosedur arthrotomy yang dilakukan dengan membuka sendi mungkin akan dilakukan.

Baik penanganan dengan operasi atau tanpa operasi, dokter Anda kemungkinan akan merekomendasikan Anda untuk menjalani program terapi fisik untuk membangun kembali otot dan meningkatkan kekuatan. Terapi fisik juga dapat membantu mengurangi rasa sakit dan meningkatkan mobilitas dan stabilitas lutut Anda.


2 Referensi
Tim Editorial HonestDocs berkomitmen untuk memberikan informasi yang akurat kepada pembaca kami. Kami bekerja dengan dokter dan praktisi kesehatan serta menggunakan sumber yang dapat dipercaya dari institusi terkait. Anda dapat mempelajari lebih lanjut tentang proses editorial kami di sini.

Artikel ini hanya sebagai informasi awal mengenai kondisi kesehatan, bukan diagnosis medis. HonestDocs menyarankan Anda untuk tetap melakukan konsultasi langsung dengan dokter yang ahli dibidangnya.

Terima kasih sudah membaca. Seberapa bermanfaat informasi ini bagi Anda?
(1 Tidak bermanfaat / 5 Sangat bermanfaat)

Pertanyaan dan jawaban lain tentang kondisi ini
Punya pertanyaan? Tanyakan kepada dokter di bawah ini

Kami tidak akan mengungkapkan nama dan informasi Anda


Lampirkan file (foto atau video)
Seperti riwayat pengobatan atau foto gejala (jika ada)
Seperti riwayat pengobatan atau foto gejala (jika ada)
* Jangan khawatir! Kami menjaga kerahasiaan file Anda. Hanya Anda dan dokter yang dapat melihat file tersebut.

Periksa ke rumah sakit atau klinik untuk informasi lebih lanjut.

Submit
Buka di app