Doctor men
Ditulis oleh
HONESTDOCS EDITORIAL TEAM

Gangguan Makan - Bulimia Olahraga - Penyebab, Gejala, dan Pengobatan

Update terakhir: NOV 11, 2019 Waktu baca: 3 menit
Telah dibaca 1.623.923 orang

Bulimia olahraga adalah perilaku olahraga yang ekstrim dan patologis. Gangguan ini memiliki beberapa karakteristik yang mirip dengan bulimia nervosa. Bulimia nervosa adalah gangguan makan yang ditandai dengan makan dengan porsi berlebih yang diikuti dengan upaya untuk mengeluarkan kembali makanan yang sudah dimakan.

Seseorang dengan bulimia olahraga tidak berupaya untuk memuntahkan kembali makanan yang mereka makan. Sebagai gantinya,  mereka berolahraga berlebihan untuk membakar lemak dan kalori.

Iklan dari HonestDocs
Mau Pesan Obat? Beli Aja via HonestDocs!

Klik di sini dan beli obat via HonestDocs, langsung dapat GRATIS ongkir* ke seluruh wilayah Indonesia!

Iklan obat

Dokter mengklasifikasikan bulimia olahraga sebagai salah satu jenis bulimia nervosa. Namun saat ini bulimia olahraga sulit untuk diklasifikasikan. Sehingga kondisi ini dapat jatuh ke dalam kategori lain, seperti gangguan dysmorphic tubuh, masalah spektrum OCD, atau kombinasi dari beberapa gangguan mental lainnya.

Apa penyebab seseorang mengalami Bulimia Olahraga ?

Bulimia olahraga adalah gangguan makan yang digunakan untuk menggambarkan pola latihan yang terlalu ekstrim untuk menurunkan berat badan. Seperti halnya bulimia nervosa, gangguan ini disebabkan oleh berbagai kombinasi faktor fisik, psikologis dan sosial, seperti:

  • Genetika
  • Tingkat abnormal zat kimia tertentu di otak seperti serotonin
  • Tingkat percaya diri yang rendah
  • Perfeksionis
  • Pengaruh lingkungan dan media mengenai bentuk tubuh yang ideal

Gejala Bulimia Olahraga

Olahraga adalah kegiatan yang menyehatkan dan perlu dilakukan oleh semua orang. Oleh karena itu,  sulit untuk mengatakan jika seseorang berolahraga secara berlebihan. Gangguan makan bulimia olahraga ditandai dengan terlalu khawatir tentang olahraga dan penurunan berat badan. 

Namun jika seseorang memprioritaskan berolahraga dibandingkan hal lainnya, maka orang tersebut tidak bisa disebut mengalami bulimia olahraga.

Gejala lain yang dapat Anda temukan pada orang yang menderita bulimia olahraga termasuk:

  • Selalu melacak dengan cermat berapa banyak kalori yang dibakar saat berolahraga.
  • Menjadi cemas dan marah atau merasa bersalah jika melewatkan latihan yang telah dijadwalkan.
  • Selalu mengukur diri untuk melihat seberapa kurus dan memiliki kebutuhan untuk berolahraga lebih banyak untuk mencapai berat badan yang diinginkan.
  • Memiliki pandangan terhadap tubuh sendiri yang berbeda dari orang lain.
  • Menjadi marah jika disarankan untuk tidak terlalu banyak berolahraga.

Seperti bulimia nervosa, bulimia olahraga juga dapat menimbulkan berbagai efek samping. Wanita yang menderita bulimia olahraga dapat mengalami amenore (tidak datang bulan) karena latihan berlebihan. 

Iklan dari HonestDocs
Mau Pesan Obat? Beli Aja via HonestDocs!

Klik di sini dan beli obat via HonestDocs, langsung dapat GRATIS ongkir* ke seluruh wilayah Indonesia!

Iklan obat

Jika berlangsung dalam jangka waktu yang lama, kondisi ini dapat menyebabkan masalah reproduksi pada wanita usia subur. Selain itu, kondisi ini dapat menyebabkan masalah pada jantung, tulang, sendi dan kesuburan.

Apakah Bulimia Olahraga dapat dicegah?

Karena penyebab utama terjadinya gangguan makan seperti bulimia olahraga tidak diketahui, hingga saat ini belum ada metode yang dapat digunakan untuk mencegah terjadinya gangguan ini. Namun ada beberapa hal yang dapat mengurangi resiko seseorang mengalami kelainan makan ini, yaitu :

  • Mengabaikan tekanan sosial
  • Sebagai orang tua, sekiranya tidak menuntut anak untuk memiliki tubuh yang sempurna.
  • Ikut berpartisipasi dalam kegiatan sosial

Bagaimana pengobatan yang dapat dilakukan untuk menangani Bulimia Olahraga?

Diagnosa

Seperti gangguan makan lainnya, Kondisi ini sulit untuk ditangani karena sebagian besar orang yang mengalami gangguan ini tidak merasa mengalami gangguan apapun.  

Oleh karena itu, jika Anda menemukan diri Anda atau orang terdekat Anda menunjukan gejala-gejala bulimia olahraga, langkah pertama yang dapat Anda lakukan dalam mengobati bulimia olahraga adalah dengan memeriksakan diri ke dokter.

Bicarakan dengan dokter mengenai kebiasaan olahraga dan kebiasaan makan Anda. Dokter dapat mendiagnosa apakah seseorang mengalami kelainan makan bulimia olahraga dengan memantau kebiasaan-kebiasaan tersebut.

Pengobatan

Seperti pada bulimia nervosa, seorang terapis atau psikiater dapat mengobati aspek psikologis dari seseorang yang mengalami bulimia olahraga. Dokter dapat mendiskusikan masalah mengenai citra tubuh dan menyarankan Anda untuk merubah pandangan negatif tentang diri Anda. 

Iklan dari HonestDocs
Mau Pesan Obat? Beli Aja via HonestDocs!

Klik di sini dan beli obat via HonestDocs, langsung dapat GRATIS ongkir* ke seluruh wilayah Indonesia!

Iklan obat

Dokter juga dapat menggunakan teknik seperti terapi perilaku kognitif untuk membantu Anda menyesuaikan sikap dan pandangan mengenai citra diri Anda.

Dokter atau terapis Anda mungkin meminta Anda untuk melacak kebiasaan olahraga, seperti berapa banyak waktu yang Anda habiskan untuk berolahraga. Untuk mendeteksi jika Anda kembali melakukan kebiasaan olahraga berlebihan. 

Bicarakan dengan terapis dan dokter tentang rutinitas olahraga yang sehat, yang dapat membantu Anda tetap bugar tanpa membahayakan kesehatan Anda.

Terima kasih sudah membaca. Seberapa bermanfaat informasi ini bagi Anda?
(1 Tidak bermanfaat / 5 Sangat bermanfaat)

Pertanyaan dan jawaban lain tentang kondisi ini

Punya pertanyaan? Tanyakan kepada dokter di bawah ini

Kami tidak akan mengungkapkan nama dan informasi Anda


Lampirkan file (foto atau video)
Seperti riwayat pengobatan atau foto gejala (jika ada)
Seperti riwayat pengobatan atau foto gejala (jika ada)
* Jangan khawatir! Kami menjaga kerahasiaan file Anda. Hanya Anda dan dokter yang dapat melihat file tersebut.
Submit