Fraktur Tibia - Penyebab, Gejala, dan Pengobatan

Update terakhir: Apr 6, 2019 Waktu baca: 3 menit
Telah dibaca 356.411 orang

Tibia, atau tulang kering, merupakan dua tulang terbesar di bagian kaki dan juga merupakan salah satu tulang yang paling sering patah di tubuh.

Gejala patah tulang pada tulang kering dapat berkisar dari memar hingga rasa sakit yang hebat di kaki bagian bawah, berdasarkan tingkat keparahan cedera

Iklan dari HonestDocs
HonestDocs Health Shop - Pesan Obat Jadi Lebih Mudah!

GRATIS biaya antar obat ke seluruh Indonesia hingga Rp.30,000 (minimum transaksi Rp.50,000)

Medicine delivery 01

Untuk mendiagnosis jenis cedera ini, dokter akan melakukan pemeriksaan fisik dan dapat melakukan beberapa tes untuk mendapat gambaran fraktur tibia.

Tergantung pada jenis fraktur tibia yang dialami, dokter dapat merekomendasikan operasi. Waktu pemulihan juga akan bergantung pada seberapa buruk fraktur tersebut dan dapat memakan waktu dari empat hingga enam bulan agar dapat sembuh total.

Apakah Penyebab Fraktur Tibia?

Penyebab
Penyebab paling umum yang dapat menyebabkan patah tulang tibia adalah:

  • Kecelakaan,  seperti melibatkan kecelakaan sepeda motor atau mobil dan dapat menyebabkan patah tulang yang sangat parah.
  • Jatuh, terutama dari ketinggian tinggi dan melibatkan permukaan keras.
  • Gerakan memutar, seperti olahraga snowboarding, ski, dan olahraga kontak adalah penyebab umum dari jenis cedera ini.

Beberapa kondisi kesehatan juga dapat mempengaruhi fraktur tibia termasuk diabetes tipe 2 dan kondisi gangguan tulang yang sudah ada sebelumnya seperti osteoartritis.

Tanda dan Gejala

Gejala akan bervariasi bergantung pada seberapa buruk fraktur itu. Gejala yang mungkin terjadi, termasuk:

  • nyeri hebat di kaki bagian bawah
  • kesulitan berjalan, berlari, atau menendang
  • mati rasa atau kesemutan kaki
  • ketidakmampuan untuk menanggung berat pada kaki yang terluka
  • kelainan bentuk di daerah kaki bagian bawah, lutut, tulang kering, atau pergelangan kaki
  • tulang yang menonjol
  • gerakan lentur terbatas sekitar lutut
  • bengkak di sekitar lokasi cedera
  • memar dan kebiruan pada kaki yang terluka

Ketika tulang tibia retak, tulang lain di kaki bagian bawah, yang disebut dengan fibula juga sering ikut terkena.

Iklan dari HonestDocs
HonestDocs Health Shop - Pesan Obat Jadi Lebih Mudah!

GRATIS biaya antar obat ke seluruh Indonesia hingga Rp.30,000 (minimum transaksi Rp.50,000)

Medicine delivery 01

Jenis Fraktur Tibia

Fraktur tibia dapat diklasifikasikan ke dalam kategori berikut:

  • Fraktur stabil - Ujung-ujung tibia yang patah berbaris dengan benar dan tetap pada tempatnya selama proses penyembuhan.
  • Fraktur transversal - Fraktur horizontal, dan tulang bisa menjadi tidak stabil jika fibula juga patah.
  • Fraktur displaced- Jenis fraktur ini cukup parah dan mungkin memerlukan pembedahan untuk pemulihan penuh.
  • Fraktur oblik- Fraktur tulang miring dan cukup stabil.
  • Fraktur kominutif - Tulang pecah menjadi tiga bagian atau lebih yang terpisah. Ini adalah jenis fraktur tibia yang paling tidak stabil dan parah.
  • Fraktur spiral- Sering disebabkan oleh tekanan memutar yang menyebabkan garis spiral muncul pada tulang dan mungkin menjadi tidak stabil dari waktu ke waktu.

Fraktur tibia juga dapat berupa fraktur tertutup atau terbuka. Dengan fraktur tertutup, tulang tidak menembus kulit. Jaringan lunak internal seperti tendon dan pembuluh darah dapat dipengaruhi oleh tipe fraktur ini.

Pada fraktur terbuka, patah tulang menembus kulit. Ini biasanya hanya terjadi pada saat jatuh dan kecelakaan kendaraan. Ligamen, otot, tendon, dan jaringan lunak lain di sekitar lokasi fraktur memiliki risiko mengalami cedera.

Bagaimana Pengobatan Fraktur Tibia?

Diagnosa

Jika Anda mencurigai adanya patah tulang tibia, dokter mungkin akan merujuk Anda ke ahli ortopedi. Untuk menegakan diagnosis, dokter akan menanyakan riwayat gejala dan insiden spesifik yang mungkin menyebabkan patah tulang, seperti jatuh atau tabrakan. Selain itu,dokter juga akan meninjau riwayat medis Anda untuk melihat apakah Anda memiliki faktor risiko untuk fraktur tibia atau cedera sebelumnya.

Pemeriksaan fisik kemudian akan dilakukan untuk memeriksa adanya:

  • memar, terutama dengan banyak warna biru dan bengkak
  • ketidakstabilan saat berjalan
  • segala bentuk kelainan seperti bengkokan yang tidak normal atau pemendekan kaki
  • setiap cedera terkait dengan fibula

Setelah itu, dokter akan melakukan serangkaian tes untuk memeriksa kekuatan otot dan apakah Anda bisa merasakan sensasi pada tungkai bawah, kaki, dan pergelangan kaki. Beberapa pemeriksaan penunjang yang akan dilakukan adalah:

  • X-ray
  • CT scan
  • Pemindaian tulang
  • Pemindaian MRI

Tergantung pada sejauh mana cedera Anda, operasi darurat mungkin dapat dilakukan. Kondisi yang membutuhkan pembedahan termasuk tulang yang menembus kulit, beberapa patah tulang, atau cedera pada arteri atau saraf utama.

Pengobatan

  • Sebelum memberi pengobatan, dokter akan mempertimbangkan beberapa faktor ketika mengobati patah tulang tibia, termasuk:
  • tingkat cedera, dengan mempertimbangkan jumlah kerusakan pada jaringan lunak
  • alasan cedera
  • keseluruhan kesehatan dan riwayat medis
  • preferensi pribadi
  • fraktur lain, seperti fraktur fibula

Perawatan nonsurgical dari patah tulang kering termasuk:

  • gips
  • kawat fungsionall, yang memungkinkan gerakan kaki Anda
  • obat pereda nyeri, seperti obat anti-inflamasi
  • terapi fisik
  • latihan di rumah
  • splints

Dalam kasus tertentu, dokter dapat merekomendasikan operasi. Pilihan pengobatan ini akan dianjurkan jika Anda memiliki fraktur terbuka, fraktur kominutif, atau ketidakstabilan ekstrem pada tulang atau ekstremitas.

Pembedahan juga mungkin diperlukan jika kombinasi perawatan nonsurgical untuk patah tulang kering tidak bekerja dengan maksimal. Prosedur bedah yang paling sering digunakan untuk mengobati patah tulang tibia, termasuk:

  • fiksasi internal, yang menggunakan sekrup, dan alat khusus lainnya untuk menyatukan tibia
  • fiksasi eksternal, yang menghubungkan sekrup atau pin pada fraktur ke batang logam di luar kaki Anda untuk menambahkan stabilitas

Pada umumnya, metode bedah ini disertai dengan terapi fisik, latihan di rumah, dan obat pereda nyeri.

Terima kasih sudah membaca. Seberapa bermanfaat informasi ini bagi Anda?
(1 Tidak bermanfaat / 5 Sangat bermanfaat)

Pertanyaan dan jawaban lain tentang kondisi ini

Punya pertanyaan? Tanyakan kepada dokter di bawah ini

Kami tidak akan mengungkapkan nama dan informasi Anda


Lampirkan file (foto atau video)
Seperti riwayat pengobatan atau foto gejala (jika ada)
Seperti riwayat pengobatan atau foto gejala (jika ada)
* Jangan khawatir! Kami menjaga kerahasiaan file Anda. Hanya Anda dan dokter yang dapat melihat file tersebut.
Submit