Doctor men
Ditinjau oleh
DR SCIENTIA INU KIRANA

Erysanbe (Erythromycin)

Update terakhir: Jul 6, 2019 Tinjau pada Agu 3, 2019 Waktu baca: 3 menit
Telah dibaca 1.291.527 orang

Ini adalah review terhadap obat dengan merk erysanbe. di bagian akhir review ini juga disertakan tautan untuk mengetahui merk obat-obat lain dengan kandungan yang sama dengan erysanbe.

pabrik                 : sanbe farma

Iklan dari HonestDocs
Beli Obat GRATIS Ongkir via HonestDocs!

Klik di sini dan beli obat via HonestDocs, langsung dapat GRATIS ongkir minimal pembelanjaan Rp50.000.

Medicine delivery 01

golongan           : obat keras

kemasan            : dos 10 x 10 kapsul 250 mg, filocap 500 mg, tablet kunyah 200 mg, botol 60 ml syrup

kandungan       : eritromisin 250 mg, 500 mg/ kapsul; 200 mg/ tablet kunyah, 200 mg/ 5 ml syrup

Sekilas tentang zat aktif (nama generik)

eritromisina (Erythromycin ) adalah antibiotik golongan makrolidum yang mempunyai spektrum luas, aktif terhadap bakteri gram negatif maupun gram positif. eritromisina (Erythromycin ) biasanya digunakan untuk pasien yang alergi terhadap antibiotik golongan penicillin. eritromisina (Erythromycin ) adalah bakteriostatik yang bekerja dengan cara mengikat sub unit 50s dan 70s dari ribosom bakteri sehingga menghambat translasi mRNA. Dengan demikian sistesis protein akan terganggu sehingga pertumbuhan bakteri akan terhambat.

Indikasi erysanbe      

Iklan dari HonestDocs
Beli Obat GRATIS Ongkir via HonestDocs!

Klik di sini dan beli obat via HonestDocs, langsung dapat GRATIS ongkir minimal pembelanjaan Rp50.000.

Medicine delivery 01

kegunaan erysanbe (Erythromycin ) adalah untuk infeksi saluran nafas, whooping cough, penyakit legionnaire dan enteritis karena kampilobakter. Juga aktif terhadap klamidia dan mikoplasma. Erythromycin  juga digunakan untuk infeksi kulit dan jaringan lunak dan profilaksis demam rheumatik yang sering kambuh.

kontra indikasi 

erysanbe (Erythromycin ) harus dihindari pada pasien hipersensitifitas pada erysanbe (Erythromycin ) dan antibiotika makrolidum lainnya. erysanbe (Erythromycin ) dikontraindikasikan untuk pasien dengan fungsi hati yang rusak.

Efek Samping erysanbe

Kebanyakan efek samping erysanbe (Erythromycin ) yang muncul adalah mual, muntah, diare, kembung, flatulensi, palpitasi, nyeri dada, dispepsia, dan nyeri pada perut. Gugup, ruam kulit, melena dan jaundice kolestatik, monilia, vaginitis dan nefritis, pusing, sakit kepala, vertigo, somnolence, letih, fotosensitifitas dan shock anafilaksis juga dilaporkan terjadi pada pemakaian erysanbe (Erythromycin ). erysanbe (Erythromycin ) dapat mempengaruhi sistem saraf pusat , menyebabkan reaksi psikotik , mimpi buruk dan berkeringat di malam hari. Pernah dilaporkan kasus gangguan pendengaran yang reversible setelah pemberian dosis besar dan gangguan jantung seperti aritmia dan nyeri dada.

perhatian  

jangan memberikan erysanbe (Erythromycin ) pada penderita dengan fungsi hati yang rusak

Toleransi terhadap kehamilan

KATEGORI B Penelitian reproduksi hewan tidak menunjukkan risiko pemakaian eritromisina (Erythromycin ) pada janin dan tidak ada studi yang memadai dan terkendali dengan baik pada wanita hamil / Penelitian pada hewan telah menunjukkan efek buruk , namun studi yang memadai dan terkendali dengan baik pada ibu hamil tidak menunjukkan risiko untuk janin pada trimester berapapun.

interaksi obat 

deksametason menghambat kerja enzim dalam metabolisme erysanbe (Erythromycin ) sehingga meningkatkan levelnya dalam plasma darah. Obat-obatan seperti simvastatin, lovastatin, atau atorvastatin jika diberikan bersamaan dengan erysanbe (Erythromycin ), level substratnya meningkat dalam plasma darah, sehingga meningkatkan efek samping. Hal yang sama juga terjadi pada obat-obat seperti ergotamine dan dihydroergotamine. erysanbe (Erythromycin ) tidak boleh diberikan kepada orang-orang yang menggunakan obat yang memperpanjang metabolisme erysanbe (Erythromycin ) seperti verapamil atau diltiazem, atau obat-obatan yang juga memperpanjang interval QT. Contoh lain termasuk terfenadine, astemizol, cisapride dan pimozide. Theophylline yang digunakan terutama untuk obat asma, juga kontraindikasi jika diberikan bersamaan erysanbe (Erythromycin ).

Dosis erysanbe

erysanbe (Erythromycin ) diberikan dengan dosis : 

DEWASA dan ANAK di atas 8 tahun, 250-500 mg tiap 6 jam atau 0,5-1 g tiap 12 jam; pada infeksi berat dapat dinaikkan sampai 4 g/hari.

ANAK :

  • < 2 tahun, 125 mg tiap 6 jam
  • 2-8 tahun 250 mg tiap 6 jam. Untuk infeksi berat dosis dapat digandakan.

Akne: 250 mg dua kali sehari, kemudian satu kali sehari setelah 1 bulan.

Sifilis stadium awal, 500 mg 4 kali sehari selama 14 hari.

Infus intravena: infeksi berat pada dewasa dan anak, 50 mg/kg bb/hari secara infus kontinu atau dosis terbagi tiap 6 jam. Infeksi ringan 25 mg/kg bb/hari bila pemberian per oral tidak memungkinkan

Terkait

Merk-merk obat dengan kandungan eritromisina (Erythromycin )merk-merk obat yang termasuk antibiotik makrolidum, derivat

 

Terima kasih sudah membaca. Seberapa bermanfaat informasi ini bagi Anda?
(1 Tidak bermanfaat / 5 Sangat bermanfaat)

Punya pertanyaan? Tanyakan kepada dokter di bawah ini

Kami tidak akan mengungkapkan nama dan informasi Anda


Lampirkan file (foto atau video)
Seperti riwayat pengobatan atau foto gejala (jika ada)
Seperti riwayat pengobatan atau foto gejala (jika ada)
* Jangan khawatir! Kami menjaga kerahasiaan file Anda. Hanya Anda dan dokter yang dapat melihat file tersebut.
Submit

Pesan Pengiriman Obat Ini

Chat dengan kami di WhatsApp! Kami dapat membantu mengantarkan obat ke rumah Anda se-Indonesia dalam waktu 3 hari atau lebih cepat dalam 24 jam di wilayah DKI Jakarta dengan pembayaran melalui transfer bank atau Go-Pay. Catatan: Kami bukanlah apotek atau toko obat dan kami tidak menjual obat secara langsung. Jasa pengiriman kami bertujuan untuk memberikan kenyamanan kepada pasien dengan pengambilan pesanan obat Anda di apotek. Perlu diketahui bahwa ada obat-obatan tertentu yang tidak dapat dikirimkan sesuai dengan ketentuan hukum

Chat di WhatsApp