Doctor men
Ditulis oleh
HONESTDOCS EDITORIAL TEAM
Doctor men
Ditinjau oleh
DR AHMAD MUHLISIN

Eperisone HCl: Kegunaan, dosis, efek samping

Update terakhir: SEP 13, 2019 Tinjau pada SEP 13, 2019 Waktu baca: 3 menit
Telah dibaca 1.354.938 orang

Eperisone HCl adalah obat relaksan atau antispamodik untuk mengatasi kejang otot dan pembuluh darah. Obat ini bertindak dengan merelaksasikan baik otot rangka maupun otot polos pembuluh darah, sehingga memunculkan berbagai efek seperti mengurangi kejang otot, memperbaiki sirkulasi darah, dan meringankan refleks nyeri.

Mengenal Obat Eperisone HCl

Di apotek, obat ini tersedia dalam bentuk tablet 50 mg dan hanya bisa diperoleh dengan resep dokter. Salah satu merek yang terkenal adalah Myonal, Eprinoc, Epry, Zonal, Estalex, dll.

Obat Eperisone hidroklorida (HCl ) bekerja dengan cara menghambat lingkaran setan myotonia dengan mengurangi rasa sakit, iskemia, dan hypertonia dari otot rangka, sehingga mengurangi kekakuan dan nyeri, serta memfasilitasi gerakan otot.

Eperison juga berguna dalam mengurangi pusing dan tinnitus (telinga berdenging) yang terkait dengan gangguan serebrovaskular atau spondylosis serviks.

Beberapa keunggulan Eperison dibanding antispasmodik lainnya:

  • Tidak menyebabkan ngantuk berlebihan; tentu hal ini akan pilihan yang menarik bagi pasien yang memerlukan terapi antispasmodic tanpa mengurangi kewaspadaan.
  • Tidak mengurangi kekuatan otot. Memungkinkan gerakan bebas otot-otot tubuh; oleh karena itu berguna selama tahap awal rehabilitasi dan sebagai obat pendukung selama terapi rehabilitatif berikutnya.

Indikasi atau Kegunaan

Eperisone HCl obat apa? Dengan mekanisme kerja seperti itu, maka secara lebih sepisifik berikut kegunaan obat Eperisone HCl:

  • Paralisis spastik akibat penyakit serebrovaskular (pembuluh darah otak)
  • Kelumpuhan tulang belakang spastik
  • Spondylosis serviks
  • Gejala sisa (sequelae) pasca operasi (misalnya akibat tumor serebrospinal)
  • Gejala sisa (sequelae) pasca trauma (misalnya akibat cedera tulang belakang atau cedera kepala )
  • Amyotrophic lateral sclerosis
  • Cerebral palsy
  • Degenerasi spinocerebellar
  • Penyakit pembuluh darah spinal dan encephalomyelopathies lainnya
  • Perbaikan gejala myotonic pada sindrom serviks, periarthritis bahu dan sakit pinggang, serta nyeri kepala tipe tegang.

Kontraindikasi

Obat ini tidak boleh digunakan oleh mereka yang memiliki alergi terhadap Eperison dan komponen-komponen lain yang terkandung dalam obat.

Iklan dari HonestDocs
Beli Obat GRATIS Ongkir via HonestDocs!

Klik di sini dan beli obat via HonestDocs, langsung dapat GRATIS ongkir minimal belanja Rp50.000.

Iklan obat

Dosis Eperisone dan Cara Pemakaian

Dosis yang tepat disesuaikan dengan resep dokter tergantung pada faktor-faktor seperti tingkat keparahan gejala, usia pasien dan respon. Adapaun dosis lazim yang direkomendasikan adalah:

  • Dosis Dewasa: Dosis Eperisone HCl adalah 50-150 mg per hari, dalam dosis terbagi, setelah makan.
  • Dosis Anak-anak: Belum diketahui keamanan penggunaan obat ini untuk anak-anak, sehingga tidak direkomendasikan untuk anak-anak tanpa studi lebih lanjut.
  • Pada lansia perlu dilakukan pengurangan dosis, dan pasien harus dipantau secara ketat untuk tanda-tanda hipofungsi psikologis selama pengobatan.
( ! ) Obat Eperisone harus dikonsumsi bersama dengan makanan atau segera setelah makan.

Efek Samping Eperisone HCl

Seperti halnya obat-obatan lain, Eperisone juga bisa menimbulkan efek samping (tidak selalu):

Peringatan dan Perhatian

Sebelum dan selama menggunakan obat Eperisone perhatikan beberapa hal penting di bawah ini:

  • Obat eperisone harus diberikan dengan hati-hati pada pasien dengan riwayat hipersensitif terhadap obat apapun, atau dengan gangguan fungsi hati (mungkin efek obat dapat memperburuk disfungsi hati).
  • Kelemahan, pusing, mengantuk atau gejala lainnya mungkin terjadi selama pengobatan. Pada kondisi ini, maka dosis harus dikurangi atau pengobatan dihentikan.
  • Pengguna sebaiknya menghindari kegiatan yang berpotensi berbahaya karena memerlukan kewaspadaan tinggi, seperti menoperasikan mesin atau mengendarai kendaraan.
  • Eperison belum diketahui keamanannya untuk wanita hamil. Oleh karena itu obat hanya boleh digunakan pada wanita hamil, atau wanita yang mungkin hamil, jika diharapkan manfaat terapi akan lebih besar daripada risikonya.
  • Produsen obat Myonal merekomendasikan bahwa obat eperisone tidak digunakan selama menyusui. Jika memang diperlukan, maka pasien disarankan untuk berhenti menyusui selama pengobatan.

Referensi

BPOM RI (2018). Cek Produk. Eperisone.

Cabitza, P. Randelli P. (2008). Efficacy and safety of eperisone in patients in low back pain: a double blind randomized study. Eur Rev Med Pharmacol Sci, 12(4), pp. 229-35.

Drugs.com (2018). Tizanidine.

Terima kasih sudah membaca. Seberapa bermanfaat informasi ini bagi Anda?
(1 Tidak bermanfaat / 5 Sangat bermanfaat)

Punya pertanyaan? Tanyakan kepada dokter di bawah ini

Kami tidak akan mengungkapkan nama dan informasi Anda


Lampirkan file (foto atau video)
Seperti riwayat pengobatan atau foto gejala (jika ada)
Seperti riwayat pengobatan atau foto gejala (jika ada)
* Jangan khawatir! Kami menjaga kerahasiaan file Anda. Hanya Anda dan dokter yang dapat melihat file tersebut.
Submit

Pesan Pengiriman Obat Ini

Ingin beli obat ini? Chat dengan kami di WhatsApp! Kami dapat membantu mengantarkan obat ke rumah Anda se-Indonesia dengan pembayaran via bank transfer, kartu kredit, COD (di sebagian besar kota), Alfamart, dan OVO. Catatan: Kami bukanlah apotek atau toko obat dan kami tidak menjual obat secara langsung. Jasa pengiriman kami bertujuan untuk memberikan kenyamanan kepada pasien dengan pengambilan pesanan obat Anda di apotek. Perlu diketahui bahwa ada obat-obatan tertentu yang tidak dapat dikirimkan sesuai dengan ketentuan hukum.

Chat di WhatsApp