Keluarga Berencana

Waspadai Efek Samping KB Suntik 3 Bulan

Update terakhir: Mar 22, 2019 Waktu baca: 2 menit
Telah dibaca 609.533 orang

Waspadai Efek Samping KB Suntik 3 Bulan

Ada begitu banyak metode Kontrasepsi atau KB untuk mencegah kehamilan, salah satu yang cukup populer dan banyak digunakan adalah suntik KB 3 bulan, karena praktis dan tidak perlu repot-repot minum pil yang sering kali kelupaan.

Di samping banyaknya keuntungan, tenyata ada beberapa efek samping KB suntik 3 bulan ini yang perlu ibu-ibu ketahui agar nantinya tidak kaget ketika mengalaminya dan tentunya agar penanganannya terarah sehingga cepat teratasi.

Iklan dari HonestDocs
HonestDocs Health Shop - Pesan Obat Jadi Lebih Mudah!

GRATIS biaya antar obat ke seluruh Indonesia hingga Rp.30,000 (minimum transaksi Rp.50,000)

Medicine delivery 01

Perlu diketahui, KB suntik 3 bulan mengandung Depo Provera yang merupakan suspensi cairan yang terdiri dari kristal-kristal mikro medroksiprogesteron asetat (DMPA). Sedangkan DMPA ini merupakan keturunan progesteron, hormon yang memang sudah ada dalam tubuh wanita. Disuntikkan dengan dosis 150 mg setiap 3 bulan sekali. Di sinilah cara kerja KB suntik 3 bulan, karena hormon ini memiliki efek mengentalkan lendir rahim, sehingga sel sperma akan terperangkap dan sulit bergerak ke rahim dan seterusnya. Hormon ini juga mencegah ovulasi atau pengeluaran sel telur dan membuat dinding rahim tidak siap menerima hasil pembuahan.

Apa sajakah efek samping KB Suntik 3 Bulan itu?

  • Gangguan menstruasi atau haid. Baik berupa pemendekan siklus haid atau malah memanjang, perdarahan yang banyak saat menstruasi atau malah sedikit, spotting (ngeflek), bahkan ada yang tidak mengalami haid sama sekali (amenore).
  • Cendrung mudah gemuk, efek samping penambahan berat badan ini yang paling sering ditakuti oleh ibu-ibu.
  • Setelah suntikan dihentikan, kesuburan akan kembali dengan lambat.
  • Perubahan lipid serum (kolesterol) menjadi tinggi pada penggunaan jangka panjang.
  • Dapat menurunkan densitas atau kepadatan tulang pada penggunaan jangka panjang.
  • Pada penggunaan jangka panjang juga dapat menurunkan libido, pengeringan vagina, gangguan emosi, sakit kepala, sering gemetar, dan timbulnya jerawat.

KB suntik 3 bulan tidak boleh diberikan pada wanita yang mengalami hal-hal berikut:

  • Hamil
  • Kanker payudara
  • Karsinoma atau kanker organ resproduksi
  • Pendarahan uterus abnormal
  • Darah tinggi
  • Memiliki penyakit jantung, stroke, dan migrain
  • Merokok lebih dari 15 batang per hari dan berumur diatas 35 tahun

Hal-hal yang perlu diketahui berkenaan dengan efek samping KB suntik 3 bulan

  • KB suntik seringkali menimbulkan gangguan haid (amenore) gangguan haid ini biasanya bersifat sementara dan jarang sekali mengganggu kesehatan.
  • Efek samping seperti peningkatan berat badan, sakit kepala, dan nyeri payudara. Sebenarnya jarang terjadi, tidak berbahaya, dan akan cepat hilang.
  • Karena kembalinya kesuburan terjadi lambat, maka sebelum penggunaan berkonsultasilah terlebih dahulu jika ingin merencanakan kehamilan dalam waktu dekat.
  • Ketika suntikan dihentikan, menstruasi tidak segera datang. Umumnya haid datang setelah 6 bulan. Selama tidak haid itu, bisa saja terjadi kehamilan. Oleh karena itu, jika setelah 3-6 bulan tidak haid juga, maka harus kembali ke dokter untuk mencari penyebabnya.

Apapun efek samping yang dialami selama penggunaan KB suntik 3 bulan dan membuat Anda khawatir sebaiknya langsung saja konsultasikan dengan bidan atau dokter Anda. Semoga bermanfaat.

Terima kasih sudah membaca. Seberapa bermanfaat informasi ini bagi Anda?
(1 Tidak bermanfaat / 5 Sangat bermanfaat)

Tanya Dokter

Kami tidak akan mengungkapkan nama dan informasi Anda


Lampirkan file (foto atau video)
Seperti riwayat pengobatan atau foto gejala (jika ada)
Seperti riwayat pengobatan atau foto gejala (jika ada)
* Jangan khawatir! Kami menjaga kerahasiaan file Anda. Hanya Anda dan dokter yang dapat melihat file tersebut.
Submit