HONESTDOCS EDITORIAL TEAM
Ditulis oleh
HONESTDOCS EDITORIAL TEAM
DR VINA SETIAWAN
Ditinjau oleh
DR VINA SETIAWAN

Ciclesonide: Manfaat, Dosis, & Efek Samping

Dipublish tanggal: Feb 22, 2019 Update terakhir: Okt 25, 2020 Tinjau pada Jun 20, 2019 Waktu baca: 4 menit

Asma menimbulkan masalah yang cukup berat bagi masyarakat dalam hal morbiditas, mortalitas, kualitas hidup, dan biaya kesehatan. Tingkat asma pada anak-anak di Amerika Serikat saat ini mencapai rekor tertinggi, dengan angka kejadian nasional sekitar 9%.

Sedangkan dilihat dari segi biaya, biaya yang dihabiskan oleh negara (di Amerika) untuk mengatasi penyakit ini mencakup sekitar $ 4-6 miliar setiap tahun. Biaya tersebut meliputi biaya perawatan kesehatan dan hari kerja yang hilang bagi pengasuh dan pasien secara keseluruhan.

 Kortikosteroid inhalasi (ICS) adalah obat yang direkomendasikan sebagai terapi lini pertama sebagai pengobatan asma. Penggunaan kortikosteroid inhalasi dapat meredakan asma dan menurunkan penanda peradangan saluran napas. 

Namun, meskipun dinobatkan sebagai terapi pengontrol yang cukup efektif, masih ada kekhawatiran mengenai potensi efek samping yang terkait dengan pengobatan menggunakan ICS dalam jangka waktu lama. 

Secara khusus, beberapa molekul ICS telah terbukti menyebabkan penurunan kecepatan pertumbuhan dan kepadatan mineral tulang yang menyebabkan pertumbuhan anak menjadi kurang optimal dan juga berpotensi menyebabkan kandidiasis oral.

Ciclesonide (Alvesco®; Sepracor, Inc., Nycomed, Inc.) adalah obat golongan kortikosteroid baru yang dikembangkan untuk pengobatan asma persisten ringan sampai berat. 

Obat ini digunakan menggunakan inhaler dosis-terukur (MDI) sekali sehari atau dua kali sehari (dosis berbeda pada tiap-tiap pasien). Untuk lebih jelasnya mengenai informasi penggunaan pada obat ini, mari disimak lebih lanjut artikel berikut.

Indikasi penggunaan Ciclesonide

Selain digunakan untuk indikasi Asma, Ciclesonide digunakan untuk mengobati gejala-gejala musiman (hanya terjadi pada waktu-waktu tertentu dalam setahun), dan rinitis alergi perennial (terjadi sepanjang tahun). Gejala-gejala ini meliputi bersin dan hidung tersumbat, pilek atau hidung gatal.

Bagaimana cara menggunakan obat ini?

Ciclesonide tersedia dalam bentuk larutan (cair) yang digunakan menggunakan inhaler dan digunakan 2 kali sehari. Gunakan ciclesonide secara teratur pada waktu yang sama setiap hari. Ikuti petunjuk pemakaian obat ini dengan hati-hati, 

dan tanyakan kepada dokter atau apoteker Anda untuk menjelaskan bagian apa pun yang tidak Anda pahami. Gunakan ciclesonide persis seperti yang diarahkan. Jangan mengambil lebih banyak atau lebih sedikit atau lebih sering daripada yang ditentukan oleh dokter Anda.

Ciclesonide mengontrol gejala rinitis tetapi tidak menyembuhkannya. Gejala Anda mungkin tidak akan membaik setidaknya 24-48 jam setelah dosis pertama Anda dan mungkin lebih lama sebelum Anda merasakan manfaat penuh dari penggunaan ciclesonide.

Untuk menggunakan aerosol, ikuti langkah-langkah berikut:

  • Pastikan inhaler berada pada suhu kamar.
  • Lepaskan penutup mouthpiece.
  • Pastikan tabung terhubung dengan mouthpiece. Anda tidak perlu mengocok inhaler Anda sebelum digunakan.
  • Jika Anda menggunakan inhaler untuk pertama kalinya atau jika Anda belum menggunakan inhaler dalam waktu lebih dari 10 hari, tes inhaler Anda dengan menyemprotkannya ke udara sebelum digunakan. Berhati-hatilah untuk tidak menyemprotkan obat ini ke mata atau wajah Anda.
  • Hembuskan napas melalui mulut Anda.
  • Pegang inhaler yang menghadap Anda dengan mouthpiece di bagian bawah. Tempatkan ibu jari Anda di bawah mouthpiece dan jari telunjuk Anda di tengah-tengah indikator dosis di bagian atas canister. Tempatkan corong di mulut Anda danpastikan tidak ada udara yang bocor di sekitarnya, jauhkan lidah Anda di bawahnya.
  • Tarik napas dalam-dalam dan perlahan melalui mulut Anda. Pada saat yang sama, tekan dengan kuat pada pusat indikator dosis di bagian atas tabung dengan jari telunjuk Anda.Lepaskan jari telunjuk Anda begitu semprotan dilepaskan.
  • Ketika Anda telah menghirup penuh, keluarkan inhaler dari mulut Anda dan tutup mulut Anda.
  • Cobalah menahan nafas selama sekitar 10 detik, lalu bernapas perlahan.
  • Pasang kembali tutupnya pada mouthpiece.
  • Berkumurlah dengan air. Jangan ditelan.
  • Bersihkan inhaler Anda seminggu sekali. Untuk membersihkan inhaler Anda, gunakan sesuatu yang bersih, tisu kering atau kain. Jangan mencuci atau memasukkan bagian apapun dari inhaler Anda ke dalam air.

Apa efek samping yang ditimbulkan dari penggunaan obat ini?

Penggunaan inhaler Ciclesonide dapat menyebabkan berbagai efek samping. Segera pergi ke dokter jika gejala-gejala ini tidak hilang atau malah bertambah parah. Gejala yang umum terjadi meliputi :

  • sakit kepala
  • hidung tersumbat atau berair
  • sakit tenggorokan atau iritasi
  • pembengkakan hidung, tenggorokan, dan sinus
  • muncul bercak putih di mulut atau tenggorokan (jamur)
  • suara serak
  • nyeri sendi
  • sakit di lengan, punggung, dan kaki

Inhalasi Ciclesonide dapat menghambat pertumbuhan anak-anak. Bicaralah dengan dokter anak Anda tentang risiko pemberian obat ini kepada anak Anda.

Dalam kasus yang jarang terjadi, orang yang menggunakan inhalasi ciclesonide untuk waktu yang lama mengembangkan glaukoma atau katarak

Bicarakan dengan dokter Anda tentang risiko penggunaan inhalasi ciclesonide dan seberapa sering Anda harus memeriksakan mata Anda selama Anda menggunakan Ciclesonide.

Inhalasi Ciclesonide dapat meningkatkan risiko Anda terkena osteoporosis. Bicarakan dengan dokter Anda tentang risiko menggunakan obat ini. 

Informasi di atas bukanlah informasi pengganti konsultasi Dokter. Selalu bicarakan dengan dokter Anda mengenai kondisi kesehatan Anda untuk mendapatkan hasil yang maksimal.

Inhaler Ciclesonide dapat menyebabkan efek samping lain. Hubungi dokter Anda jika Anda memiliki masalah kesehatan lain dari yang terdaftar di atas saat menggunakan obat ini.


3 Referensi
Tim Editorial HonestDocs berkomitmen untuk memberikan informasi yang akurat kepada pembaca kami. Kami bekerja dengan dokter dan praktisi kesehatan serta menggunakan sumber yang dapat dipercaya dari institusi terkait. Anda dapat mempelajari lebih lanjut tentang proses editorial kami di sini.
Ciclesonide Nasal Spray Drug Information. MedlinePlus. (https://medlineplus.gov/druginfo/meds/a607008.html)
Ciclesonide - C32H44O7. U.S. National Library of Medicine National Center for Biotechnology Information. (https://pubchem.ncbi.nlm.nih.gov/compound/Ciclesonide)
Ciclesonide Inhalation : Uses, Side Effects, Interactions, Pictures, Warnings & Dosing. WebMD. (https://www.webmd.com/drugs/2/drug-151033/ciclesonide-inhalation/details)

Artikel ini hanya sebagai informasi obat, bukan anjuran medis. HonestDocs menyarankan Anda untuk tetap melakukan konsultasi langsung dengan dokter atau apoteker mengenai informasi akurat seputar obat.

Terima kasih sudah membaca. Seberapa bermanfaat informasi ini bagi Anda?
(1 Tidak bermanfaat / 5 Sangat bermanfaat)

Buka di app