Kesehatan Fisik

Susah Buang Air Besar? Ini Solusi Memperlancar Bab

Update terakhir: Mar 21, 2019 Waktu baca: 3 menit
Telah dibaca 261.148 orang

Susah Buang Air Besar? Ini Solusi Memperlancar Bab

Rutin buang air besar setiap hari begitu penting bagi kesehatan tubuh. Sayangnya, tak sedikit orang yang bermasalah terhadap kelancaran BAB-nya. Lantas menjadi ketergantungan terhadap obat pencahar yang justru berdampak tidak baik. Untuk Itu, ketahui beragam cara memperlancar BAB berikut ini dan jadikan kebiasaan baik sehari-hari.

Beragam cara memperlancar BAB yang alami dan mudah dipraktikkan

1. Perbanyak Asupan Serat

Dalam banyak kasus, masalah kesulitan buang air besar yang dialami kerap terkait dengan pola makan minim asupan serat. Sementara serat sendiri berperan besar dalam pergerakan usus, dimana segala macam bentuk bahan buangan dalam tubuh akan dikeluarkan.

Iklan dari HonestDocs
HonestDocs Health Shop - Pesan Obat Jadi Lebih Mudah!

GRATIS biaya antar obat ke seluruh Indonesia hingga Rp.30,000 (minimum transaksi Rp.50,000)

Medicine delivery 01

Maka dari itu, agar BAB lancar tambahkan lebih banyak serat ke dalam menu makanan sehari-hari, seperti sayuran, buah-buahan, kacang-kacangan juga biji-bijian. Batasi pula konsumsi makanan cepat saji dan segala bentuk makanan olahan yang penuh dengan lemak jahat.

Baca juga: 25 Jenis Makanan Pelancar BAB yang Lezat dan Sehat

2. Cukup Minum Air Putih

Cara memperlancar bab selanjutnya yang wajib diterapkan adalah dengan minum air putih secukupnya. Umumnya rata-rata 8 gelas/hari. Namun ini bukanlah angka mutlak, karena kecukupan air dalam tubuh bergantung pada mekanisme tubuh tiap individu dan aktivitas sehari-hari yang dilakukan. Sebagai parameter mudahnya, amatilah warna urine. Bila nampak bening transparan, artinya tubuh sudah terhidrasi lebih dari cukup.

Mulailah dengan 2 gelas air putih di pagi hari selepas bangun tidur. Kemudian selanjutnya, minumlah sesuai dengan sinyal tubuh - ketika tenggorokan terasa haus atau kering. Jangan terlalu banyak minum, karena justru dapat berisiko menyebabkan hiponatremia alias kekurangan natrium dalam tubuh.

3. BAB-lah dalam Posisi Jongkok

Berdasarkan sejumlah hasil studi, diketahui bahwa cara terbaik untuk buang air besar adalah dalam posisi jongkok. Alasannya, dengan cara ini sistem kerja usus menjadi lebih lancar dan otot-otot sekitarnya pun jauh lebih rileks sehingga kotoran pun akan mudah keluar. Mengenai hal ini telah dibawas dalam artikel: Toilet Duduk Vs Toilet Jongkok, Mana yang Lebih Sehat?

Hal yang perlu diperhatikan selanjutnya adalah dengan tidak berlama-lama saat BAB. Misalnya sembari memainkan gadget, membaca koran dan beragam aktivitas lainnya yang dapat memperlama waktu buang hajat. Pasalnya, kebiasaan buruk seperti ini bila terus dipertahankan dapat memicu terjadinya wasir atau ambeien.

Iklan dari HonestDocs
HonestDocs Health Shop - Pesan Obat Jadi Lebih Mudah!

GRATIS biaya antar obat ke seluruh Indonesia hingga Rp.30,000 (minimum transaksi Rp.50,000)

Medicine delivery 01

4. Kelola Stres Sebaik Mungkin

Pada hakikatnya, stres merujuk pada sebuah kondisi dimana seseorang mengalami tuntutan emosi berlebih sehingga mengubah fungsi fisik dan psikis yang normal. Kondisi ini dapat mengakibatkan cukup banyak gejala, tak terkecuali sembelit atau susah buang air besar.

Dalam keadaan stres, sistem saraf akan merespon kondisi tersebut sebagai ancaman. Akibatnya, tubuh akan masuk dalam mekanisme fight-or-flight. Hal inilah yang lantas membuat begitu banyak perubahan dalam tubuh, termasuk sistem pencernaan. Di mana pergerakan usus akan melambat sehingga BAB-pun menjadi tidak lancar.

Dengan demikian, solusi memperlancar BAB yang dapat dilakukan yaitu mengelola stres sebaik mungkin. Jangan justru semakin terjerembab pada masalah yang dialami. Cobalah berjalan-berjalan sembari melihat alam dan menghirup udara segar agar pikiran kembali jernih. Tentu, banyak lagi cara lain yang dapat dilakukan. Namun yang utama, dekat dan rekatkanlah jiwa raga ini pada Sang Pencipta.

5. Segera Tuntaskan

Jangan pernah mengabaikan keinginan untuk buang air besar. Ketika hasrat itu telah datang, tuntaskan segera. Semakin lama feses tertinggal di usus besar, maka kandungan air didalamnya akan terserap kembali. Akibatnya, feses pun akan mengeras dan mengering sehingga lebih sulit untuk dikeluarkan. Dalam jangka panjang, kebiasaan sering menahan BAB dapat memicu terjadinya ambeien bahkan meningkatkan risiko terhadap kanker usus.

Namun, jika situasinya sangat tidak memungkinkan untuk buang hajat, maka inilah solusinya: Cara Ampuh Menahan BAB Tanpa Menimbulkan Penyakit

Beberapa cara memperlancar BAB lainnya yang juga dapat diterapkan yakni dengan olahraga secara teratur setidaknya 3 kali seminggu, minum kopi tiap pagi dan melakukan pijat perineum - daerah yang terletak di bagian antara anus dan organ intim.

Hindari ketergantungan terhadap penggunaan obat pencahar, alih-alih membuat BAB lancar cara ini justru dapat menyebabkan ketidakseimbangan elektrolit serta melemahkan otot-otot usus dan mengurangi daya fungsinya sehingga justru akan semakin memperparah masalah ketidaklancaran BAB yang dialami.

Terima kasih sudah membaca. Seberapa bermanfaat informasi ini bagi Anda?
(1 Tidak bermanfaat / 5 Sangat bermanfaat)

Tanya Dokter

Kami tidak akan mengungkapkan nama dan informasi Anda


Lampirkan file (foto atau video)
Seperti riwayat pengobatan atau foto gejala (jika ada)
Seperti riwayat pengobatan atau foto gejala (jika ada)
* Jangan khawatir! Kami menjaga kerahasiaan file Anda. Hanya Anda dan dokter yang dapat melihat file tersebut.
Submit