Aturan Asam Untuk Perawatan Kulit

Dipublish tanggal: Agu 7, 2019 Update terakhir: Okt 12, 2020 Tinjau pada Agu 2, 2019 Waktu baca: 3 menit

Penggunaan produk perawatan kulit yang berlapis-lapis saat ini menjadi tren di masyarakat. Banyak yang mulai mengombinasikan produk perawatan kulit yang terdiri dari serum, essence, losion, face oil, hingga pelembap yang memiliki kandungan AHA, BHA, Retinol, vitamin C, dan lainnya.

Termasuk mengombinasikan asam untuk perawatan kulit. 

Iklan dari HonestDocs
Mikrodermabrasi Facial 1 Kali Di Aveia Clinic

Facial berfungsi untuk mengangkat komedo, mencerahkan, mengangkat sel kulit mati, merangsang pembentukan kulit baru tanpa rasa sakit, mendinginkan, dan melembabkan kulit juga. Paket ini termasuk facial treatment dan masker, tetapi belum termasuk biaya konsultasi dokter dan obat.​

Mikrodermabrasi facial 1 kali di aveia clinic

Sebenarnya mengombinasikan asam dari berbagai produk perawatan kulit tidak boleh dilakukan dengan sembarangan. Terlebih jika Anda memiliki kulit wajah yang lebih sensitif daripada kulit dibagian tubuh yang lain. Mengapa Anda harus memperhatikan kombinasi asam dalam produk perawatan? 

Campuran asam dari dua produk sangatlah penting untuk diperhatikan karena campuran dua bahan yang tidak tepat dapat menyebabkan iritasi pada kulit. Bahkan membuat kombinasi dua bahan yang ada menjadi tidak bermanfaat bagi kulit karena sifatnya saling menghambat satu sama lain.

Nah, kira-kira kombinasi seperti apa yang perlu Anda lakukan? Simak penjelasan dari dr. Joshua Zeichner, spesialis kulit dari Mount Sinai Hospital dan dr. Michele Faber, spesialis kulit yang juga seorang peneliti dari Schweiger Dermatology Group di Amerika Serikat. 

Jenis asam yang dapat dikombinasikan untuk perawatan kulit 


  • AHA (Alpha Hydroxy Acids) + BHA (Beta Hydroxy Acids) 

Dua jenis asam ini memiliki sifat sebagai pengangkat sel kulit mati. Apabila dikombinasikan, maka akan sangat efekif karena AHA dan BHA memiliki kandungan dan cara kerja yang berbeda sehingga tidak saling menghambat satu sama lain.

Umumnya, penggunaan AHA dengan sifat yang larut dalam air ditujukan kepada Anda yang memiliki kulit kering. Sedangkan BHA dengan komponen yang larut dalam minyak ditargetkan bagi Anda yang memiliki kulit berminyak sehingga meresap lebih dalam dan mampu mengatasi masalah jerawat dan komedo. 

Iklan dari HonestDocs
Standard Facial 1 Kali Di Reface Clinic

Sudah termasuk cuci wajah, peeling, ekstrak komedo, dan masker.

Standard facial 1x di reface clinic

Selain itu, AHA juga berguna untuk membantu mencerahkan kulit, sedangkan BHA membantu mengurangi produksi minyak pada wajah. Akan tetapi, Anda juga harus memperhatikan beberapa hal ketika menggunakan dua asam ini seperti fungsinya yang efektif pada pH tertentu.

Kondisi asam kulit wajah seseorang berkisar antara 4,2 sampai 5,6, pH asam seperti ini dapat membantu menurunkan risiko berkembang bakteri pada saat kulit wajah dalam keadaan basa. 


Kombinasi vitamin C sama seperti AHA dan BHA, dimana asam harus diformulasikan pada kadar pH tertentu agar dapat bekerja dengan baik. Selain itu, karena memiliki karakteristik yang mudah teroksidasi dan rusak, maka vitamin C yang Anda punyai harus dikemas dengan baik. 

Vitamin C akan sangat efektif apabila menetap pada kadar pH kurang dari 3,5. Jadi, ketika Anda ingin mengombinasikan asam untuk kulit wajah, sebaiknya Anda mulai dari vitamin C karena memiliki kadar pH yang rendah, kemudian dilanjutkan dengan BHA, dan yang terakhir AHA.

Namun, Anda tetap harus berhati-hati dalam mengombinasikan ketiga zat tersebut karena dapat membuat kulit Anda iritasi. 

Iklan dari HonestDocs
Standard Facial 1 Kali Di Reface Clinic

Sudah termasuk cuci wajah, peeling, ekstrak komedo, dan masker.

Standard facial 1x di reface clinic

  • Hyaluronic acid + AHA/ BHA 

Berfungsi untuk melembapkan serta menjaga jumlah air dalam kulit, hyluronic acid atau asam hialuronat merupakan bahan aktif yang mulai beredar di pasaran. Apabila dikombinasikan dengan AHA/ BHA, asam ini dapat membantu mengurangi iristasi yang disebabkan oleh AHA/ BHA.

AHA/ BHA dapat menyebabkan iritasi karena keduanya merupakan jenis asam yang cukup kuat. Selain mengurangi iritasi, asam hialuronat juga berfungsi untuk mempertahankan kelembapan kulit. Oleh karena itu, Anda akan sangat aman ketika memakai kombinasi asam ini karena efektif saat digunakan bersamaan.


  • Hyaluronic acids + retinol 

 

Meskipun terbilang cukup efektif falam mengurangi tanda-tanda penuaan, retinol sering menyebabkan kulit menjadi kering dan iritasi. Oleh karena itu, retinol sangat cocok dikombinasikan dengan hyaluronic acids.

Mengapa cocok? Karena selain meningkatkan hidrasi kulit, asam hialuronic juga dapat meningkatkan efektivitas retinol dengan sifat anti-aging yang dimilikinya. 

Yang tidak boleh digunakan secara bersamaan 


  • Hydroxy acids (AHA/ BHA) dan retinol 

Kombinasi dari ketiga asam ini dapat membuat kulit Anda iritasi karena sifat AHA/ BHA dan retinol sangat kuat. Gunakanlah ketiganya secara bergantian, misalnya malam pertama gunakan AHA/ BHA, dan malam kedua gunakan retinol. 

Untuk retinol, jangan gunakan kurang setiap hari. Mulailah dengan 2-3 hari sekali, ketika wajah Anda sudah terbiasa dengan retinol, tingkatkan penggunaannya menjadi setiap malam. Selain itu, gunakan retinol dari kadar pH yang paling rendah dan selalu gunakan sunscreen sebelum mengaplikasikannya pada kulit Anda. 


Anda tidak disarankan untuk menggunakan Benzoyl peroxide dan salicylic acid (asam salisilat) pada waktu yang bersamaan karena dapat menyebabkan iritasi dan kulit kering.

Apabila Anda ingin mencampur kedua asam tersebut dengan produk perawatan kulit yang lain, ada baiknya untuk berkonsultasi dahulu dengan dokter kulit. 

3 Referensi
Tim Editorial HonestDocs berkomitmen untuk memberikan informasi yang akurat kepada pembaca kami. Kami bekerja dengan dokter dan praktisi kesehatan serta menggunakan sumber yang dapat dipercaya dari institusi terkait. Anda dapat mempelajari lebih lanjut tentang proses editorial kami di sini.
Black skin care: 5 tips for a great skin care routine. Medical News Today. (https://www.medicalnewstoday.com/articles/325458.php)
How to Take Care of Your Skin. Healthline. (https://www.healthline.com/health/beauty-skin-care/skin-types-care)
Building Your Perfect Skin Care Routine With Pictures. WebMD. (https://www.webmd.com/beauty/glowing-skin-18/slideshow-skincare-routine)

Artikel ini hanya sebagai informasi kesehatan, bukan diagnosis medis. HonestDocs menyarankan Anda untuk tetap melakukan konsultasi langsung dengan dokter yang ahli dibidangnya.

Terima kasih sudah membaca. Seberapa bermanfaat informasi ini bagi Anda?
(1 Tidak bermanfaat / 5 Sangat bermanfaat)

Tanya Dokter

Kami tidak akan mengungkapkan nama dan informasi Anda


Lampirkan file (foto atau video)
Seperti riwayat pengobatan atau foto gejala (jika ada)
Seperti riwayat pengobatan atau foto gejala (jika ada)
* Jangan khawatir! Kami menjaga kerahasiaan file Anda. Hanya Anda dan dokter yang dapat melihat file tersebut.

Periksa ke rumah sakit atau klinik untuk informasi lebih lanjut.

Submit
Artikel selanjutnya
Penjelasan Medis tentang Luka Gatal Segera Sembuh
Penjelasan Medis tentang Luka Gatal Segera Sembuh

Penyembuhan luka dapat memicu mechanical stress yang menyebabkan rasa gatal tersebut. Selama fase penyembuhan, sel-sel di sekeliling luka akan bertumbuh dan bermigrasi ke bagian dasarnya. Sel-sel ini akan bersatu di bagian tengah, terikat satu sama lain, dan berusaha untuk menutup luka tersebut. Proses inilah yang menyebabkan mechanical stress yang dapat mengaktivasi rasa gatal dan menginstruksikan pada otak kita untuk “menggaruknya”.

Buka di app