Doctor men
Ditulis oleh
HONESTDOCS EDITORIAL TEAM
Doctor men
Ditinjau oleh
DR VINA SETIAWAN

Asetilkolin: Manfaat, Efek Samping, dan Dosis

Update terakhir: Jul 6, 2019 Tinjau pada Mei 17, 2019 Waktu baca: 4 menit
Telah dibaca 1.603.609 orang

Pengertian Asetilkolin

Tentu Anda sudah mengetahui bahwa otak manusia merupakan salah satu organ penting yang cukup rumit, dan kompleks. Ada banyak sekali bagian-bagian kecil di dalam otak yang fungsinya sangat berguna dan penting untuk tubuh. Misalnya bagian lobus, jaringan, neurotransmitter, sel, sinapsis, akson, dan lain bagian lainnya. Perlu diketahui, bagian otak yang paling rumit dan paling banyak di gunakan yaitu asetilkolin.

Perlu Anda ketahui Asetilkolin merupakan salah satu jenis neurotransmiter atau zat kimia penghantar rangsangan saraf yang paling umum dikenal. Senyawa neurotransmiter ini dapat ditemukan di dalam sistem saraf. Untuk itu pada artikel ini akan membahas lebih lanjut mengenai zat kimia penghantar rangsangan saraf atau biasa disebut dengan asetilkolin. Selamat membaca.

Iklan dari HonestDocs
Beli Obat GRATIS Ongkir via HonestDocs!

Klik di sini dan beli obat via HonestDocs, langsung dapat GRATIS ongkir minimal pembelanjaan Rp50.000.

Medicine delivery 01

Mengenai Asetilkolin

Golongan:

Obat resep

Kemasan:

Suntik

Kandungan:

Obat mata

Apa sih Asetilkolin itu?

Asetilkolin adalah salah satu neurotransmitter yang sangat berperan dalam fungsi sistem saraf otonom. Sistem saraf otonom adalah sistem involunter yang berfungsi untuk mengontrol kebutuhan dan aktivitas tubuh sehari-hari tanpa pengaruh kesadaran kita. Sistem ini terutama berperan pada sel saraf motorik visceral yang mempersarafi otot polos organ dalam, otot jantung dan kelenjar eksokrin. Dalam sistem asetilkolin saraf pusat diyakini terlibat dalam belajar, memori, dan suasana hati. Asetilkolin disintesis dari kolin dan asetil koenzim A melalui aksi dari enzim kolin asetiltransferase dan menjadi dikemas ke dalam vesikel membran-terikat.

Sistem saraf otonom terdiri dari sistem simpatis dan para simpatis. Susunan saraf simpatis disebut juga sebagai syaraf adrenegik karena bila dirangsang ujung sarafnya akan melepaskan adrenalin, sedangkan susunan saraf para simpatis disebut sebagai syaraf kolinergik karena bila dirangsang ujung sarafnya akan melepaskan asetilkolin. Sistem saraf parasimpatis adalah bagian saraf otonom yang berpusat dibatang otak dan bagian sum-sum belakang yang mempunyai dua reseptor terhadap reseptor muskarinik dan reseptor nikotik.

Asetilkolin termasuk dalam golongan parasimpatomimetik, sehingga menghasilkan beberapa efek seperti vasodilatasi atau pelebaran pembuluh darah dan pengecilan pupil mata atau miosis, penurunan tekanan dalam bola mata, serta penurunan kerja jantung. Asetilkolin adalah obat berbentuk cairan yang biasanya dilarutkan bersama dengan manitol, untuk kemudian disuntikkan ke bilik mata depan sebelum prosedur operasi mata dan prosedur lainnya. Penting untuk Anda ingat bahwa Obat ini hanya didapatkan melalui resep dokter.

Iklan dari HonestDocs
Beli Obat GRATIS Ongkir via HonestDocs!

Klik di sini dan beli obat via HonestDocs, langsung dapat GRATIS ongkir minimal pembelanjaan Rp50.000.

Medicine delivery 01

Apa saja Indikasi dan kontraindikasi dari obat Asetilkolin?

Indikasi pemberian obat asetilkolin biasanya untuk pengobatan simptomatik miastenia gravis. Manfaatnya yang paling besar adalah untuk terapi jangka panjang, dimana tidak terdapat kesulitan untuk menelan obat. Selain itu, obat ini berguna untuk memperlebar pupil, melebarkan pembuluh darah, dan menurunkan tekanan bola mata saat prosedur operasi mata dilakukan.

Pada krisis miastenia akut, dimana timbul kesulitan untuk bernapas dan menelan, maka harus digunakan bentuk parenteral. 

Sedangkan kontraindikasinya yaitu dapat mengakibatkan insufisiensi jantung, angina pektoris, asma bronkus dan hipertireosis.

Bagaimana cara pemberian obat dan dosis dari Asetilkolin?

Pemberian obat asetilkolin ini biasanya diberikan melalui infus secara IV atau intravena dalam dosis besar. Efek asetilkolin yang diberikan dalam bentuk bolus besar IV diperoleh selama 5-20 detik, sedangkan suntikan IM (intramuscular) dan SC(subkutan) hanya memberikan efek lokal.

Sedangkan untuk pemberian dosis obat yang dibutuhkan untuk menghasilkan efek optimal berkisar antar 15-375mg sehari. Untuk beberapa keadaan dosis perlu ditingkatkan melebihi dosis ini, tetapi kemungkinan menimbulnya krisis kolinergik harus dipertimbangkan. Dosis rata-ratanya adalah 10 tablet (150mg) yang diberikan selama 24 jam. Interval waktu antara pemberian dosis sangat penting. Dosis perlu disesuaikan tiap pasien dan dilakukan perubahan jika perlu.

Agar pemakaian obat ini sesuai dan benar ikuti anjuran dokter dan baca informasi yang tertera pada kemasan asetilkolin sebelum menggunakannya. Obat ini juga harus diberikan oleh seorang dokter atau petugas medis profesional. 

Apa saja efek samping dari obat Asetilkolin?

Terdapat beberapa efek samping dari obat asetilkolin yaitu sebagai berikut:

  • Dapat menimbulkan banyak keringat
  • Pengeluaran air liur yang berlebih
  • Nyeri perut
  • Sakit kepala
  • Pelebaran pembuluh darah
  • Mual dan muntah
  • Diare yang merupakan tanda naiknya tonus parasimpatikus.

Pemakain obat ini tidak dapat diberikan secara per-oral karena obat tersebut dihidrolisis oleh asam lambung, karena cara kerjanya terlalu singkat sehingga segera dihancurkan oleh asetilkolinestrase atau outirilkolinestrase.

Interaksi Asetilkolin

Obat ini dapat berinteraksi dengan obat-obatan lainnya termasuk:

Peringatan

  • Beritahukan dokter bila memiliki riwayat penyakit jantung, PPOK, asma, tekanan darah rendah, epilepsi, penyakit Parkinson, tukak lambung, dan infeksi saluran kemih.
  • Beritahukan dokter jika sedang menggunakan obat-obatan lain.
  • Jika terjadi reaksi alergi atau overdosis, segera periksakan diri ke dokter untuk penanganan lebih lanjut.

Referensi

Drugs (2018). Acetylcholine.

Drugs (2018). Cholinesterase Inhibitors.

Electronic Medicines Compendium (2014). Miochol-E, 20mg, Powder and Solvent fos Solution for Intraocular Irigation.

Terima kasih sudah membaca. Seberapa bermanfaat informasi ini bagi Anda?
(1 Tidak bermanfaat / 5 Sangat bermanfaat)

Punya pertanyaan? Tanyakan kepada dokter di bawah ini

Kami tidak akan mengungkapkan nama dan informasi Anda


Lampirkan file (foto atau video)
Seperti riwayat pengobatan atau foto gejala (jika ada)
Seperti riwayat pengobatan atau foto gejala (jika ada)
* Jangan khawatir! Kami menjaga kerahasiaan file Anda. Hanya Anda dan dokter yang dapat melihat file tersebut.
Submit

Pesan Pengiriman Obat Ini

Ingin beli obat ini? Chat dengan kami di WhatsApp! Kami dapat membantu mengantarkan obat ke rumah Anda se-Indonesia dengan pembayaran via bank transfer, kartu kredit, COD (di sebagian besar kota), Alfamart, dan OVO. Catatan: Kami bukanlah apotek atau toko obat dan kami tidak menjual obat secara langsung. Jasa pengiriman kami bertujuan untuk memberikan kenyamanan kepada pasien dengan pengambilan pesanan obat Anda di apotek. Perlu diketahui bahwa ada obat-obatan tertentu yang tidak dapat dikirimkan sesuai dengan ketentuan hukum.

Chat di WhatsApp