Apakah Laki-Laki Perlu Mendapatkan Vaksinasi HPV?

Dipublish tanggal: Okt 1, 2019 Update terakhir: Okt 12, 2020 Waktu baca: 3 menit

Human papillomavirus (HPV) adalah virus yang dapat menyebabkan kanker serviks pada wanita dan kutil kelamin pada pria dan wanita. Vaksin HPV secara efektif dapat mencegah infeksi jenis virus HPV yang bertanggung jawab untuk sebagian besar kanker serviks dan juga dapat mencegah kutil kelamin. 

Vaksinasi HPV paling efektif dilakukan selama masa kanak-kanak atau remaja, tetapi orang dewasa juga dapat memperoleh manfaat dari vaksin HPV.

Iklan dari HonestDocs
Beli Onkologi via HDmall

Gratis Ongkir Seluruh Indonesia ✔️ Bisa COD ✔️ GRATIS Konsultasi Apoteker ✔️

Default internal ads 19

Mengapa Orang Dewasa Harus Mendapatkan Vaksin HPV

Saat ini, infeksi HPV sangat sering ditemukan dan memiliki dampak yang cukup buruk pada kehidupan. kebanyakan orang yang aktif secara seksual akan terinfeksi HPV di beberapa titik kehidupan. 

Infeksi HPV biasanya tidak menimbulkan gejala, tetapi dapat menyebabkan kutil kelamin dan kanker dubur pada wanita dan pria. Selain itu infeksi HPV juga dapat menyebabkan kanker tenggorokan.

Pada wanita, infeksi HPV dapat menyebabkan sel-sel pada leher rahim tumbuh secara tidak normal. Pada sebagian kecil wanita, perubahan yang diinduksi HPV ini akan berkembang menjadi kanker serviks. Sekitar 12.000 wanita didiagnosis menderita kanker serviks setiap tahun dan sekitar 4.000 wanita meninggal karena kondisi tersebut.

Sebagai informasi yang mungkin sudah Anda ketahui, pemberian vaksinasi HPV tidak dapat mengobati atau menyembuhkan infeksi HPV pada wanita atau pria yang sudah terinfeksi oleh salah satu jenis HPV ini. 

Vaksinasi HPV bertujuan untuk mencegah infeksi oleh tipe HPV yang bertanggung jawab pada sebagian besar kanker serviks. Hingga tahun 2017, ada dua jenis vaksin yang tersedia (Gardasil dan Gardasil 9). Hari ini, Gardasil 9 adalah satu-satunya vaksin HPV yang tersedia di AS.

Gardasil 9 mencegah infeksi oleh tipe HPV yang sama dengan Gardasil, ditambah HPV-31, HPV-33, HPV-45, HPV-52, dan HPV-58. Secara kolektif, jenis ini terlibat dalam 90% kanker serviks. Pada Oktober 2018, (Badan Pengelola Obat dan Makanan di Amerika) FDA menyetujui penggunaan Gardasil 9 untuk wanita dan pria berusia 27 hingga 45 tahun.

Iklan dari HonestDocs
Beli Onkologi via HDmall

Gratis Ongkir Seluruh Indonesia ✔️ Bisa COD ✔️ GRATIS Konsultasi Apoteker ✔️

Default internal ads 19

Vaksinasi HPV sangat efektif untuk mencegah infeksi sesuai dengan tipe HPV yang dicakupnya.  Mendapatkan vaksin HPV dapat mengurangi resiko seorang wanita terkena kanker serviks dan pertumbuhan pra kanker secara substansial. 

Walaupun seorang pria tidak dapat mengembangkan kanker serviks, tetapi vaksin HPV dapat mencegah kutil kelamin, kanker penis, kanker dubur, dan penyebaran HPV terhadap pasangan seksual. Gardasil 9 disetujui untuk diberikan pada pria berusia 9 hingga 26 tahun. 

Siapa Saja yang Perlu Mendapatkan Vaksinasi HPV?

Saat ini, Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit Center for Disease Control (CDC) merekomendasikan semua orang yang berusia 26 tahun untuk vaksinasi HPV. 

Vaksin ini telah direkomendasikan untuk wanita dan gadis muda sejak tahun 2006 untuk mencegah infeksi genital yang dapat menyebabkan kanker serviks, dan bagi pria dan pria muda sejak 2011 untuk mencegah infeksi HPV genital dan anal.

Namun, kanker lain yang berhubungan dengan HPV tidak dapat diskrining, sehingga angka kejadiannya meningkat pada pria dan wanita. Lebih dari 90% kasus karsinoma dubur disebabkan oleh infeksi HPV, terutama HPV 16. 

Walaupun HPV jenis ini adalah kanker yang jarang terjadi, tetapi saat ini terjadi peningkatan angka kejadian di seluruh dunia. Wanita memiliki insiden yang lebih tinggi daripada pria dalam kelompok usia. Tetapi pria mendominasi kelompok usia 20-49 tahun dan insiden ini meningkat. 

Iklan dari HonestDocs
Beli Onkologi via HDmall

Gratis Ongkir Seluruh Indonesia ✔️ Bisa COD ✔️ GRATIS Konsultasi Apoteker ✔️

Default internal ads 19

Tingkat kanker dubur paling tinggi pada laki-laki yang berhubungan seks dengan laki-laki (LSL) dan kejadian dalam kelompok ini diperkirakan setara dengan kanker serviks pada populasi yang tidak diskrining dan bahkan lebih tinggi pada LSL yang terinfeksi HIV.

Apakah Seorang Pria Harus Mendapatkan Vaksinasi HPV?

Tentu saja vaksinasi HPV adalah pilihan untuk semua pria hingga usia 21 tahun. Di negara-negara barat seperti Eropa dan Amerika, vaksinasi HPV sangat direkomendasikan untuk pria yang berhubungan seks dengan pria, transgender, atau pria yang memiliki sistem kekebalan tubuh yang lemah (termasuk HIV) yang berusia 26 dan lebih muda.

Pedoman CDC merekomendasikan pemberian dua dosis vaksin HPV. Beberapa orang dewasa mungkin telah menerima dosis vaksin HPV di masa kanak-kanak atau remaja. Vaksinasi ulang pada usia dewasa dianjurkan jika jadwal vaksinasi tidak selesai.


13 Referensi
Tim Editorial HonestDocs berkomitmen untuk memberikan informasi yang akurat kepada pembaca kami. Kami bekerja dengan dokter dan praktisi kesehatan serta menggunakan sumber yang dapat dipercaya dari institusi terkait. Anda dapat mempelajari lebih lanjut tentang proses editorial kami di sini.
Gardasil (HPV Vaccine): Drug Facts, Side Effects and Dosing. MedicineNet. (Accessed via: https://www.medicinenet.com/gardasil_vaccine_hpv/article.htm)
HPV vaccine. MedlinePlus. (Accessed via: https://medlineplus.gov/ency/article/007436.htm)
HPV (Human Papillomavirus). Vaccines. (Accessed via: https://www.vaccines.gov/diseases/hpv)

Artikel ini hanya sebagai informasi kesehatan, bukan diagnosis medis. HonestDocs menyarankan Anda untuk tetap melakukan konsultasi langsung dengan dokter yang ahli dibidangnya.

Terima kasih sudah membaca. Seberapa bermanfaat informasi ini bagi Anda?
(1 Tidak bermanfaat / 5 Sangat bermanfaat)

Tanya Dokter

Kami tidak akan mengungkapkan nama dan informasi Anda


Lampirkan file (foto atau video)
Seperti riwayat pengobatan atau foto gejala (jika ada)
Seperti riwayat pengobatan atau foto gejala (jika ada)
* Jangan khawatir! Kami menjaga kerahasiaan file Anda. Hanya Anda dan dokter yang dapat melihat file tersebut.

Periksa ke rumah sakit atau klinik untuk informasi lebih lanjut.

Submit
Buka di app