Doctor men
Ditulis oleh
MELIANTY IPARDJO
Doctor men
Ditinjau oleh
SCIENTIA INUKIRANA
Kesehatan Fisik

Apakah Diabetes Merupakan Penyakit Keturunan?

Update terakhir: NOV 13, 2019 Tinjau pada NOV 13, 2019 Waktu baca: 3 menit
Telah dibaca 1.712.685 orang

Apakah Diabetes Merupakan Penyakit Keturunan?

Diabetes adalah penyakit dimana organ pankreas yang memproduksi hormon insulin dalam tubuh manusia kurang efektif untuk menyerap glukosa dari dalam tubuh menjadi energi. 

Hal tersebut karena tingginya kadar gula darah dalam tubuh penderitanya. Penyebabnya bisa karena pola hidup yang tidak sehat, dan ternyata juga bisa karena faktor turunan.

Iklan dari HonestDocs
Mau Pesan Obat? Beli Aja via HonestDocs!

Klik di sini dan beli obat via HonestDocs, langsung dapat GRATIS ongkir* ke seluruh wilayah Indonesia!

Iklan obat

Seseorang yang keluarganya memiliki riwayat mengidap penyakit diabetes, berpotensi untuk mengidap penyakit diabetes turunan, baik diabetes tipe 1 dan juga tipe 2. 

Mungkin masyarakat mengira hanya diabetes tipe 1 yang merupakan penyakit keturunan, tetapi ternyata diabetes tipe 2 juga dipengaruhi oleh faktor genetik.

Meskipun begitu, belum tentu semua anak yang memiliki orangtua pengidap diabetes, dapat mengembangkan penyakit yang sama di masa depan. Walaupun diketahui adanya pengaruh keturunan dalam risiko seseorang menderita diabetes, namun mekanismenya sendiri sulit untuk diketahui dan diteliti oleh para ahli di bidang kesehatan.

Hal tersebut tergantung dari bagaimana gaya hidup yang dijalani dan bagaimana lingkungan yang berada di sekitar anak tersebut. Diabetes keturunan ini sangat memiliki persentase besar untuk tertular. Maka mulai sekarang periksakanlah kadar gula anda, dan ketahui apakah anda mengidap diabetes atau tidak.

Risiko penurunan Diabetes tipe 2

Lain halnya dengan diabetes tipe 1, diabetes tipe ini bisa terjadi pada kalangan usia berapapun dan lebih dipengaruhi oleh faktor lingkungan dan gaya hidup yang sudah dijelaskan pada bagian sebelumnya di atas. 

Mayoritas penderita diabetes tipe 2 memiliki masalah kelebihan berat abdan (obesitas). Faktor keturunan pun juga mendukung risiko teridapnya seseorang terhadap penyakit diabetes tipe 2. 

Iklan dari HonestDocs
Mau Pesan Obat? Beli Aja via HonestDocs!

Klik di sini dan beli obat via HonestDocs, langsung dapat GRATIS ongkir* ke seluruh wilayah Indonesia!

Iklan obat

Hal ini disinyalir karena terlibatnya beberapa gen yang diidentifikasi dapat memperburuk kondisi penderita diabetes tipe 2.

Diabetes tipe 2 dan faktor genetik

Diabetes adalah suatu kondisi yang kompleks. Diabetes tipe 2 tidak hanya dipengaruhi oleh gaya hidup atau faktor genetik, tetapi untuk seseorang bisa terkena diabetes tipe 2, pasti ada kombinasi dari keduanya. 

Misalnya ada orang dengan obesitas dan gaya hidup yang buruk, tidak menjaga pola makan, tetapi ia tidak menderita diabetes. Contoh lainnya adalah orang dengan garis keturunan diabetes, tetapi menerapkan pola hidup sehat dan juga tidak menderita diabetes.

Jika Anda telah didiagnosis menderita diabetes tipe 2, ada kemungkinan besar Anda bukan orang pertama yang menderita diabetes di keluarga Anda dan kemungkinan besar Anda menerapkap pola hidup yang kurang baik. Menurut American Diabetes Association, risiko Anda terkena diabetes tipe 2 adalah:

  • 1 dari 7 jika salah satu orang tua Anda didiagnosis menderita diabetes sebelum usia 50 tahun
  • 1 dari 13 jika salah satu orang tua Anda didiagnosis menderita diabetes setelah usia 50 tahun
  • 1 dalam 2, atau 50 persen, jika kedua orang tua Anda menderita diabetes

Pada tubuh penderita diabetes tipe 2, diduga banyak sekali mutasi yang terjadi dalam gen dalam tubuhnya. Salah satu cara yang digunakan ahli kesehatan untuk menemukan hubungan antara gen dengan rentannya seseorang menderita diabetes adalah dengan melakukan studi yang menghubungkan semua genom dari anggota keluarga yang pernah dan sedang menderita diabetes. 

Sampai sekarang, para ahli baru menemukan beberapa gen yang teridentifikasi menggunakan metode ini, yaitu Calpain 10 (CAPN10) dan hepatosit faktor nuklir 4 alpha (HNF4A / Hepatocyte Nuclear Factor 4 Alpha), HLRA-DR3 dan HLRA-DR4 berperan pada pasien Diabetes tipe 1 kulit putih; HLRA-DR7 untuk orang amerika dan afrika; HLRA-DR9  pada orang asia.

Iklan dari HonestDocs
Mau Pesan Obat? Beli Aja via HonestDocs!

Klik di sini dan beli obat via HonestDocs, langsung dapat GRATIS ongkir* ke seluruh wilayah Indonesia!

Iklan obat

Jika bisa diibaratkan, diabetes keturunan ini seperti sebatang lilin dalam tubuh manusia. Dimana lilin tersebut baru akan menyala bila ada seseorang yang memantik apinya. 

Lilin ini diibaratkan sebagai faktor keturunan diabetes yang berada dalam tubuh seseorang, sedangkan pemantik apinya merupakan faktor lingkungan dan gaya hidup seseorang yang berisiko terkena diabetes.

Tes genetik untuk diabetes tipe 2

Diabetes tipe 2 bisa dideteksi dengan mendeteksi mutasi gen yang terkait dengan diabetes tipe 2. Namun tes ini relatif sulit dilakukan untuk orang awam. Untuk mendeteksi kemungkinan apakah Anda memiliki resiko menderita diabetes tipe 2, ada faktor-faktor resiko yang dapat Anda periksa. 

Hal-hal tersebut meliputi :

  • Indeks massa tubuh
  • sejarah keluarga
  • tekanan darah tinggi
  • kadar trigliserida dan kolesterol tinggi
  • riwayat diabetes kehamilan
  • menjadi etnis tertentu, seperti Hispanik, Afrika-Amerika, atau Asia-Amerika
  • penyakit pankreas
  • infeksi pada pankreas
  • riwayat wanita dengan Sindroma Ovarian Polikistik (PCOS)


Terima kasih sudah membaca. Seberapa bermanfaat informasi ini bagi Anda?
(1 Tidak bermanfaat / 5 Sangat bermanfaat)

Tanya Dokter

Kami tidak akan mengungkapkan nama dan informasi Anda


Lampirkan file (foto atau video)
Seperti riwayat pengobatan atau foto gejala (jika ada)
Seperti riwayat pengobatan atau foto gejala (jika ada)
* Jangan khawatir! Kami menjaga kerahasiaan file Anda. Hanya Anda dan dokter yang dapat melihat file tersebut.
Submit