Doctor men
Ditulis oleh
MELIANTY IPARDJO
Doctor men
Ditinjau oleh
SCIENTIA INUKIRANA
Kesehatan Fisik

Apa Saja Manfaat Mineral Bagi Tubuh?

Update terakhir: NOV 17, 2019 Tinjau pada NOV 17, 2019 Waktu baca: 3 menit
Telah dibaca 1.562.246 orang

Apa Saja Manfaat Mineral Bagi Tubuh?

Kita seringkali mendengar istilah “mineral” dalam kehidupan sehari-hari. Tetapi sebenarnya apakah mineral itu sendiri? Apakah fungsi mineral bagi tubuh? Sebenarnya, mineral adalah bagian penting dalam nutrisi manusia karena dapat membantu berbagai fungsi tubuh. 

Cari tau penjelasan lebih lengkapnya berikut ini.

Iklan dari HonestDocs
Mau Pesan Obat? Beli Aja via HonestDocs!

Klik di sini dan beli obat via HonestDocs, langsung dapat GRATIS ongkir* ke seluruh wilayah Indonesia!

Iklan obat

Mineral adalah kelompok mikronutrient bagi  tubuh dan hanya dibutuhkan dalam jumlah kecil. Namun, mineral ini sangat berguna  terutama untuk metabolisme tubuh. 

Sebagai contoh magnesium yang berperan sebagai kunci penting bekerjanya enzim-enzim tubuh terutama enzim penghasil energi tubuh.

Perbedaan Mineral dengan Vitamin

  • Mineral berbeda dengan vitamin, hal ini dikarenakan vitamin merupakan senyawa yang terdiri dari berbagai unsur seperti karbon, hidrogen, oksigen dan mudah rusak saat masuk ke dalam tubuh. Sedangkan mineral merupakan unsur kimia dan tidak dapat rusak. Pada tubuh manusia, mineral membentuk sekitar 4 persen dari berat badan orang dewasa.
  • Selain itu, vitamin termasuk dalam kelompok makronutrien, yang artinya dibutuhkan dalam jumlah yang besar dalam tubuh sedangkan mineral termasuk dalam kelompok mikronutrien, yang artinya dibutuhkan dalam jumlah yang kecil untuk tubuh
  • Vitamin tidak diserap oleh tubuh dalam bentuk aslinya, melainkan dalam bentuk vitamin yang belum aktif atau provitamin. Sehingga struktur vitamin akan berubah saat telah masuk ke dalam tubuh.  Sedangkan mineral akan masuk ke dalam tubuh dalam bentuk aslinya karena mineral tidak dapat berubah menjadi unsur lain.

Mineral yang dibutuhkan dalam tubuh

Kalsium (Ca) Ion kalsium merupakan mineral yang paling penting dibutuhkan tubuh untuk membantu proses biokimiawi. Kalsium berada di luar dan didalam sel. Fungsi kalsium dibutuhkan untuk membantu sinyal pada sel syaraf, proliferasi sel, fungsi pencernaan dan proses sekresi hormon tubuh.

Kalsium berfungsi sebagai pembentukan tulang dan gigi. Akibat dari kekurangan kalsium ini dapat menyebabkan kerapuhan gigi dan tulang. Kalsium dapat membantu mencegah osteoporosis dan kekurangan kalsium dapat menyebabkan osteoporosis.

Iklan dari HonestDocs
Mau Pesan Obat? Beli Aja via HonestDocs!

Klik di sini dan beli obat via HonestDocs, langsung dapat GRATIS ongkir* ke seluruh wilayah Indonesia!

Iklan obat

Fosfor (P) Fungsi fosfor adalah untuk pembentukan tulang dan gigi , mengatur keseimbangan asam basa dalam tubuh serta menjaga kesehatan fungsi saraf. Akibat jika kekurangan fosfor adalah tubuh menjadi lemah, pertumbuhan tulang dan gigi menjadi abnormal.

Besi (Fe) Fungsi zat besi adalah untuk pembentukan hemoglobin dalam darah. Kekurangan dari zat ini dapat menyebabkan penyakit anemia dan badan lesu.

Potassium atau Kalium (K+) Ion potassium berfungsi untuk meregulasi elektrolit bersama-sama dengan ion natrium (sodium).  Potasium merupakan mineral yang membantu dalam mengatur fungsi kerja jantung, tekanan darah, serta saraf, dan aktivitas kerja otot.

Iodium  berfungsi sebagai pembentuk hormon tiroksin. Kekurangan dan kelebihan dari zat ini dapat menyebabkan penyakit gondok.

Magnesium Magnesium diperlukan karena digunakan dalam pembentukan protein, tulang, sel-sel baru, mengaktifkan vitamin B, asam lemak, merelaksasi otot, membekukan darah, serta membentuk adenosin trifosfat / ATP.

Tembaga Sumber tembaga dapat berasal dari padi-padian, kacang polong, dan lain-lainnya. Tembaga merupakan komponen enzim dan protein, yang membantu aktivitas saraf dan pembentukan eritrosit dan hemoglobin. Akibat kekurangan tembaga adalah anemia dan gangguan saraf dan tulang.

Iklan dari HonestDocs
Mau Pesan Obat? Beli Aja via HonestDocs!

Klik di sini dan beli obat via HonestDocs, langsung dapat GRATIS ongkir* ke seluruh wilayah Indonesia!

Iklan obat

Natrium (Na) Ion natrium di tubuh berkisar antara 2%. Ion ini bekerja sama dengan ion kalium untuk menjaga keseimbangan elektrolit di tubuh. Sumber natrium berasal dari daging, garam, mentega, dan produk peternakan. Natrium berfungsi sebagai transmisi saraf, menjaga tekanan osmotik darah, kontraksi otot dan mempertahankan iritabilitas sel otot. Kekurangan natrium dapat menyebabkan dehidrasi, kejang otot, gangguan pada jantung dan kelelahan.

Klorida (Cl) Klorida paling banyak terdapat di luar sel (ekstraselular), dengan jumlah total 3% dari elektrolit yang dibutuhkan tubuh. Fungsi zat ini adalah membantu pembentukan HCl dalam lambung yang berperan dalam penyerapan Fe dan emulsi lemak. Selain itu, sebagai aktivator enzim dan memelihara keseimbangan asam basa, elektrolit, dan tekanan osmosis. Akibat kekurangan zat ini dapat mengakibatkan kontraksi otot abnormal, hilang rambut dan gigi serta pencernaan terganggu. Klorida juga berfungsi untuk pertukaran ion terhadap sel syaraf  yang memiliki reseptor GABA. Garam, susu, daging, dan telur merupakan makanan yang mengandung zat klor.

Zat Seng (Zn) Sumber dapat berasal dari ikan laut, hati, daging, telur dan susu. Zat ini berfungsi membantu penyembuhan luka dan kesehatan kulit, pertumbuhan dan reproduksi serta membantu metabolime karbohidrat dalam tubuh. Kekurangan zat ini dapat mengakibatkan pertumbuhan dan penyembuhan luka terhambat.

Fungsi Mineral yang harus Anda ketahui

  • Membantu dan melindungi kesehatan otot, jantung, serta saraf
  • Mengatur tekanan osmotik pada tubuh
  • Menghasilkan beragam jenis enzim
  • Memelihara, mengeraskan, serta mengatur tulang
  • Kontraksi pada otot dan respon saraf
  • Melindungi fungsi otak
  • Pembentukan struktur jaringan lunak serta keras, dalam kerja sistem enzim
  • Membantu dalam pembuatan antibodi
  • Melindungi keseimbangan air serta asam basa dalam darah
  • Membuat kerangka tubuh, otot, dan gigi
  • Sebagai aktivator yang berperan dalam enzim serta hormon
  • Melindungi kesehatan tulang
  • Mencegah nyeri otot
  • Berperan dalam proses pembangunan sel

 

Terima kasih sudah membaca. Seberapa bermanfaat informasi ini bagi Anda?
(1 Tidak bermanfaat / 5 Sangat bermanfaat)

Tanya Dokter

Kami tidak akan mengungkapkan nama dan informasi Anda


Lampirkan file (foto atau video)
Seperti riwayat pengobatan atau foto gejala (jika ada)
Seperti riwayat pengobatan atau foto gejala (jika ada)
* Jangan khawatir! Kami menjaga kerahasiaan file Anda. Hanya Anda dan dokter yang dapat melihat file tersebut.
Submit