8 Jenis Makanan Penyebab Perut Gendut

Dipublish tanggal: Jun 19, 2019 Update terakhir: Okt 12, 2020 Waktu baca: 2 menit
8 Jenis Makanan Penyebab Perut Gendut

Tidak ada yang ingin memiliki perut gendut. Karena selain mengganggu penampilan, ternyata perut buncit juga bisa menjadi sarang penyakit. Perut buncit dapat disebabkan karena kurangnya olahraga dan mengkonsumsi jenis makanan yang salah. 

Meskipun Anda sudah benar-benar menjaga pola makan Anda namun perut tetap buncit, Anda harus menyimak 8 jenis makanan berikut ini yang dapat menimbulkan perut buncit.

Iklan dari HonestDocs
Beli Fungiderm CR 5G via HonestDocs

Gratis Ongkir Seluruh Indonesia ✔️ Bisa COD ✔️ GRATIS Konsultasi Apoteker ✔️

Fungiderm cr 5g 1

Ada 8 jenis makanan yang dapat menimbulkan perut gendut dan sebaiknya Anda kurangi jika memang Anda tidak ingin memiliki perut buncit, diantaranya yaitu:

Makanan yang memiliki kandungan banyak lemak

Pada biasanya, Anda bisa menemukan lemak jenuh pada daging, minyak dan tata cara dalam mengolahnya. Kebutuhan lemak dalam tubuh akan berlebih jika Anda mengkonsumsi dalam jumlah yang lebih banyak. 

Makanan yang mengandung lemak jenuh yaitu seperti nugget dan sosis. Makana cepat saji pun juga disarankan untuk tidak sering Anda konsumsi.

Margarin, jenis lemak jenuh dan lemak trans

Lemak trans adalah hasil sampingan dari pengolahan minyak, yaitu dari bentuk cair menjadi padat. Terlalu banyak makan makanan yang mengandung lemak trans dapat menimbulkan perut buncit. Untuk itu, Anda harus melakukan pencegahan dengan mengurangi jumlah lemak trans yang Anda konsumsi.

Terlalu banyak mengkonsumsi biji-bijian yang telah diolah

Mengkonsumsi makanan berupa biji-bijian yang telah diolah dalam jumlah yang banyak dapat membuat perut buncit. Sedangkan orang yang lebih banyak mengkonsumsi biji-bijian cenderung mengalami penurunan pada kadar C-Reactive protein yang cukup signifikan. 

Untuk menghindari obesitas atau lemak yang berlebihan pada area perut, Anda harus menghindari makanan biji-bijian yang telah diolah.

Iklan dari HonestDocs
Beli Obat Langung Dikirim!

Gratis Ongkir Seluruh Indonesia ✔️ Bisa COD ✔️ GRATIS Konsultasi Apoteker ✔️

Default internal ads sept20

Soda dapat meningkatkan lingkar pinggang

Lingkar pinggang akan Anda rasakan perubahan yang semakin lebar apabila Anda terlalu sering mengkonsumsi soda. Selain membuat perut buncit, soda juga dapat menimbulkan obesitas, sakit gigi, diabetes maupun yang lainnya. untuk menghindari prot buncit dan pinggang yang semakin lebar, maka batasi soda yang Anda konsumsi.

Whole milk menjadi penumpukan sarang lemak

Mengkonsumsi susu memang dibutuhkan untuk tubuh, jamun tidak semua susu baik untuk kesehatan tubuh. Salah satu susu yang bisa memicu penumpukan lemak dan menjadikan perut buncit yaitu whole milk. Selain whole milk, kandungan gula yang terlalu tinggi dalam susu ketal manis pun juga bisa menimbulkan perut semakin maju ke depan.

Junk Food yang sulit dicerna oleh usus

Junk food cenderung mempunyai kandungan minyak yang berlebihan, bahkan junk food juga memiliki serat yang rendah, sehingga dapat menjadikan perut menjadi buncit karena usus mengalami kesulitan dalam mencerna nya. 

Junk food juga akan mempengaruhi pada bagian metabolisme maupun kondisi perut Anda. Sebaiknya, hindari mengkonsumsi junk food terlalu sering.

Potato Chips dengan kandungan lemak jahat yang berlebih

Dibalik dari rasanya yang renyah, gurih dan sangat enak untuk dijadikan teman ngemil, ternyata potato chips memiliki kandungan berupa lemak jahat yang berlebih. Selain membuat perut menjadi buncit, ternyata potato chip juga dapat menyebabkan serangan jantung, kolesterol, maupun timbunan lemak dalam tubuh semakin banyak.

Makanan dengan kandungan tepung tinggi

Makanan dengan kandungan tepung yang tinggi dapat membuat perut menjadi buncit apabila dikonsumsi secara terus menerus.

Untuk menjauhi perut buncit, Anda haruslah lebih teliti dalam melakukan pemilihan jenis makanan yang tepat. Hindari ke-8 jenis makanan yang ada di atas untuk menjauhkan Anda dari lingkar pinggang dan perut yang semakin melebar.

12 Referensi
Tim Editorial HonestDocs berkomitmen untuk memberikan informasi yang akurat kepada pembaca kami. Kami bekerja dengan dokter dan praktisi kesehatan serta menggunakan sumber yang dapat dipercaya dari institusi terkait. Anda dapat mempelajari lebih lanjut tentang proses editorial kami di sini.
Davey RC. The obesity epidemic: too much food for thought? British Journal of Sports Medicine 2004;38:360-363. British Journal of Sports Medicine (BJSM). (Accessed via: https://bjsm.bmj.com/content/38/3/360)
Obesity: What is it and what causes it?. Medical News Today. (Accessed via: https://www.medicalnewstoday.com/articles/323551)
BA, S., I, C., JC, S., & WPT, J. (2004). Diet, nutrition and the prevention of excess weight gain and obesity. Public Health Nutrition, 7(1a), 123-146. https://doi.org/10.1079/phn2003585. World Health Organization (WHO). (Accessed via: https://www.who.int/nutrition/publications/public_health_nut3.pdf)

Artikel ini hanya sebagai informasi kesehatan, bukan diagnosis medis. HonestDocs menyarankan Anda untuk tetap melakukan konsultasi langsung dengan dokter yang ahli dibidangnya.

Terima kasih sudah membaca. Seberapa bermanfaat informasi ini bagi Anda?
(1 Tidak bermanfaat / 5 Sangat bermanfaat)

Tanya Dokter

Kami tidak akan mengungkapkan nama dan informasi Anda


Lampirkan file (foto atau video)
Seperti riwayat pengobatan atau foto gejala (jika ada)
Seperti riwayat pengobatan atau foto gejala (jika ada)
* Jangan khawatir! Kami menjaga kerahasiaan file Anda. Hanya Anda dan dokter yang dapat melihat file tersebut.

Periksa ke rumah sakit atau klinik untuk informasi lebih lanjut.

Submit
Buka di app