10 Tips Membersihkan Kawat Gigi yang Efektif

Dipublish tanggal: Feb 28, 2019 Update terakhir: Agu 25, 2021 Waktu baca: 4 menit
10 Tips Membersihkan Kawat Gigi yang Efektif

Ringkasan

Buka

Tutup

  • Cara merawat gigi behel memang susah-susah gampang. Yang terpenting adalah selalu jaga kebersihan gigi dan mulut.
  • Gunakan sikat gigi berbulu halus dengan ukuran dan bentuk yang sesuai dengan mulut Anda.
  • Saat menyikat gigi, bagi area gigi Anda menjadi 4 bagian, yaitu atas, bawah, kanan, dan kiri. Ini akan membantu Anda memastikan setiap permukaan dibersihkan dengan benar dan menyeluruh.
  • Setelah menyikat gigi, gunakan bantuan benang (flossing) dan obat kumur untuk membantu membilas sisa-sisa makanan yang terselip di behel.
  • Hindari makanan yang teksturnya keras atau lengket, seperti permen, kacang-kacangan, atau popcorn, sebab bisa merusak kawat gigi.
  • Jika gigi terasa nyeri saat pasang behel, minumlah obat pereda nyeri atau konsultasikan ke dokter.
  • Dapatkan paket pemasangan behel dengan promo menarik dan dokter berpengalaman melalui HDmall.
  • Gunakan fitur chat untuk berkonsultasi dengan apoteker kami secara gratis seputar obat dan perawatan gigi yang kamu butuhkan.

Banyak orang menggunakan kawat gigi untuk membantu memperbaiki dan susunan gigi mereka. Akan tetapi, menjaga kebersihan gigi dan kawat gigi tentu akan menjadi tantangan tersendiri bagi Anda. Cara merawat gigi behel memang susah-susah gampang. Namun jika dilakukan dengan benar, maka memiliki gigi putih dan berkilau bisa segera terwujudkan. Yuk, simak tips membersihkan kawat gigi berikut ini.

Cara merawat gigi behel dan membersihkannya

1. Memilih sikat gigi yang tepat

Karena kawat gigi pada gigi Anda tidak bisa dibersihkan dengan sikat gigi biasa, gunakanlah sikat gigi yang sesuai. Selain dengan sikat gigi biasa, Anda dapat menambahkan proxabrush kawat gigi spesifik yang bisa membersihkan hingga ke sela-sela kawat gigi. 

Iklan dari HonestDocs
Scaling And Stain Removal (Pembersihan Karang Gigi Dan Noda Gigi) Dengan Ultrasonic Scaler Dan Polisher Di Airis Dental Clinic

Scaling merupakan prosedur untuk membersihkan dan menghilangkan karang gigi dengan cara melepaskan ikatan antara karang dengan permukaan gigi menggunakan ultrasonic scaler. Stain removal merupakan prosedur untuk menghilangkan noda gigi yang berwarna kuning-kehitaman dengan scaler dan polisher.

Scaling and stain removal %28pembersihan karang gigi dan noda gigi%29   dengan ultrasonic scaler dan polisher   di airis dental clinic

Jika ingin menggunakan sikat gigi biasa, pilihlah yang memiliki bulu lembut. Pastikan ukuran dan bentuk sikat sesuai dengan mulut Anda dan bisa membantu menjangkau semua area mulut Anda. Gantilah sikat gigi Anda secara berkala setiap 3-4 bulan sekali.

2. Bagi area gigi menjadi 4 bagian saat menyikat gigi

Cara merawat gigi behel ternyata dipengaruhi oleh cara Anda menyikat gigi. Triknya adalah bagi area gigi Anda menjadi 4 bagian, yaitu atas, kiri, kanan, dan bawah. 

Dengan membagi ara gigi menjadi 4 bagian, ini akan membantu Anda memastikan setiap permukaan dibersihkan dengan benar. Jangan lupa juga untuk menyikat lidah dan atap mulut Anda juga supaya mulut bersih dan segar secara menyeluruh.

3. Gunakan benang gigi (dental floss)

Ssisa-sisa makanan dapat dengan mudah terjebak di antara sela-sela gigi maupun kawat gigi, sehingga memperbesar kemungkinan terjadinya pembentukan karang gigi. Untuk menyiasatinya, Anda dapat menggunakan bantuan benang gigi (flossing) untuk membantu menghilangkan sisa kotoran di sela-sela gigi.

Mintalah pendapat ahli ortodontik Anda jika ada jenis benang khusus yang harus Anda gunakan. Bulu yang digunakan sebagai dental floss mungkin merupakan pilihan yang baik karena memiliki ujung yang lembut antara gigi dan gusi Anda.

4. Gunakan obat kumur antiseptik

Setelah selesai menyikat gigi, bilas mulut dengan obat kumur. Studi menunjukkan bahwa menggunakan obat kumur bisa menurunkan risiko pembentukan karang gigi, salah satu masalah yang umum dialami orang-orang dengan kawat gigi. 

Iklan dari HonestDocs
Paket Scalling dan Vitamin C Shot di Medizen Clinic

Pembersihan karang gigi dilakukan untuk seluruh permukaan gigi baik rahang atas maupun rahang bawah.

Paket scalling dan vitamin c shot di medizen clinic

Penggunaan obat kumur juga bisa membersihkan sisa partikel makanan atau bakteri yang menempel di rongga mulut. Gunakanan obat kumur yang mengandung chlorhexidine, karena direkomendasikan oleh banyak profesional perawatan mulut.

Ada baiknya, hindari menggunakan obat kumur beralkohol karena bisa mengeringkan mulut Anda dan menyebabkan bau mulut. 

5. Gunakan obat pereda nyeri

Pertama kali Anda memasang kawat gigi, mungkin Anda akan mengalami sakit gigi saat sedang menyikat gigi. Hal ini terkadang membuat Anda menjadi malas untuk membersihkan gigi Anda sebagaimana mestinya. 

Jangan biarkan masalah ini menghalangi Anda dari menyikat gigi. Sebagai solusinya, gunakan obat penghilang rasa sakit untuk mengurangi ketidaknyamanan saat menggosok gigi. 

Ada beberapa jenis obat sakit gigi yang bisa didapatkan di apotek, misalnya aspirin, ibuprofen, naproxen sodium, atau paracetamol. Jika sakit gigi tak kunjung mereda, segera konsultasikan dengan dokter gigi Anda.

6. Bersihkan gigi dan behel setelah makan

Cara merawat gigi behel tergantung dari seberapa sering Anda membersihkan gigi. Semenjak pakai kawat gigi, Anda harus lebih rajin lagi dalam menyikat gigi, khususnya setelah makan. Hal ini dapat meminimalkan pembentukan karang gigi dan menghilangkan kotoran sisa-sisa makanan dan bakteri.

Iklan dari HonestDocs
Pembersihan Karang Gigi, Polishing dan Pemeriksaan Intraoral Camera At Tooth's Kingdom Dental Care

Karang Gigi merupakan penumpukkan plak yang sifatnya keras dan menempel pada gigi, bahkan akibat plak yang terlalu keras bisa melapisi gigi dengan lapisan berwarna kuning coklat hingga hitam . Pembersihan Karang Gigi biasanya di lakukan pada waktu 6 bulan sekali atau dalam 1 tahun 2 kali

Pembersihan karang gigi   polishing   pemeriksaan intraoral camera at tooth's kingdom dental care

7. Biasakan makan makanan yang sehat

Mengontrol apa yang Anda makan dapat meningkatkan kesehatan mulut dan gigi secara keseluruhan. Makanlah makanan seimbang yang rendah gula untuk meminimalkan pembentukan karang gigi atau noda di sekitar kawat gigi Anda.  

Perbanyaklah asupan makanan yang mengandung protein, buah dan sayuran tanpa lemak, dan kacang polong. Jika Anda makan sesuatu yang manis, jangan lupa untuk selalu menyikat gigi saat Anda setelah selesai makan.

Beberapa contoh makanan dan minuman bergula yang perlu dihindari adalah minuman ringan, permen, dan bahkan minuman beralkohol.

8. Hindari makanan yang bisa merusak kawat gigi secara langsung

Makanan dan minuman tertentu dapat menempel atau merusak kawat gigi Anda. Beberapa makanan yang harus dihindari adalah:

  • Popcorn
  • Jagung rebus
  • Mengunyah permen karet
  • Makanan lengket, seperti karamel

Menghindari berbagai jenis makanan tersebut dapat membantu Anda menghindari masalah dengan gigi dan behel.

Baca selengkapnya: Pantangan Makanan Setelah Pasang Behel

9. Hindari menggertakkan gigi

Jika Anda memiliki kebiasaan menggertakkan gigi Anda, maka hati-hati dengan risiko kerusakan gigi bahkan pada behel Anda. Pasalnya, kebiasaan ini dapat menyebabkan retakan kecil pada gigi dan lama-kelamaan bisa membesar seiring berjalannya waktu. 

Tanyakan pada dokter gigi atau orthodontist tentang penggunaan pelindung mulut agar terhindar dari kebiasaan menggertakkan gigi. Selain itu, hindari kebiasaan menggigit kuku, membuka botol, atau menyimpan barang di mulut Anda dengan cara digigit, karena dapat secara langsung merusak gigi ataupun kawat gigi Anda.

10. Periksakan behel Anda ke dokter gigi dan orthodontist secara teratur

Kunjungan ke dokter gigi juga menjadi salah satu cara merawat gigi behel Anda agar tetap rapi dan awet. Hal ini juga penting untuk menjaga kesehatan gigi dan mulut. Anda juga harus melakukan pemeriksaan rutin ke orthodontist Anda secara teratur untuk membantu memperbaiki gigi Anda. 

Baca juga: Apa Bedanya Dokter Gigi dan Ortodontis? Cek di Sini!

Kunjungi dokter gigi Anda setidaknya setiap 6 bulan sekali dan dokter ortodontik Anda sesering yang dia sarankan. Pertimbangkan untuk menggunakan dokter gigi dan orthodontist yang bekerja sama.

2 Referensi
Tim Editorial HonestDocs berkomitmen untuk memberikan informasi yang akurat kepada pembaca kami. Kami bekerja dengan dokter dan praktisi kesehatan serta menggunakan sumber yang dapat dipercaya dari institusi terkait. Anda dapat mempelajari lebih lanjut tentang proses editorial kami di sini.
How to Clean Your Medical or Sports Brace — and Why It Matters. Health Essentials from Cleveland Clinic. (https://health.clevelandclinic.org/clean-medical-sports-brace-matters/)
Braces and Retainers: Tooth Care and Cleaning. WebMD. (https://www.webmd.com/oral-health/guide/care-of-braces-retainers)

Artikel ini hanya sebagai informasi kesehatan, bukan diagnosis medis. HonestDocs menyarankan Anda untuk tetap melakukan konsultasi langsung dengan dokter yang ahli dibidangnya.

Terima kasih sudah membaca. Seberapa bermanfaat informasi ini bagi Anda?
(1 Tidak bermanfaat / 5 Sangat bermanfaat)

Tanya Dokter

Kami tidak akan mengungkapkan nama dan informasi Anda


Lampirkan file (foto atau video)
Seperti riwayat pengobatan atau foto gejala (jika ada)
Seperti riwayat pengobatan atau foto gejala (jika ada)
* Jangan khawatir! Kami menjaga kerahasiaan file Anda. Hanya Anda dan dokter yang dapat melihat file tersebut.

Periksa ke rumah sakit atau klinik untuk informasi lebih lanjut.

Submit
Buka di app