Sering Loyo? Inilah 10 Penyebab Tubuh Mudah Lelah

Dipublish tanggal: Feb 22, 2019 Update terakhir: Okt 12, 2020 Tinjau pada Jun 13, 2019 Waktu baca: 4 menit
Sering Loyo? Inilah 10 Penyebab Tubuh Mudah Lelah

Rasa mudah lelah yang kerap menghantui erat kaitannya dengan apa yang dikonsumsi, seberapa banyak aktivitas yang dilakukan dan kemampuan diri dalam mengelola stres. Ketahui lebih jauh seputar penyebab tubuh mudah lelah dan kemungkinan hadirnya penyakit serius didalamnya.

Kondisi tubuh yang bugar dan prima menjadi modal utama dalam menjalani berbagai rutinitas harian agar mampu memberikan hasil maksimal. Meski demikian, tak jarang rasa lelah kerap datang menghampiri dan merusak segala hal yang telah direncanakan.

Jika hanya dirasakan sesekali, kelelahan bisa dianggap sebagai suatu kewajaran. Namun bila datang begitu mudahnya dan berkepanjangan, maka bisa jadi kondisi tersebut merupakan suatu peringatan akan keberadaan kondisi medis serius seperti penyakit jantung dan diabetes.

Berikut berbagai penyebab tubuh mudah lelah selengkapnya:

1. Terlalu Banyak Mengonsumsi Karbohidrat Sederhana

Karbohidrat sederhana seperti nasi, mie, gula pasir dan sejenisnya dapat menyebabkan lonjakan gula darah yang begitu cepat. Merangsang pankreas untuk menghasilkan insulin dalam jumlah besar agar glukosa dari darah dapat segera berpindah ke dalam sel-sel tubuh dan menggunakannya sebagai energi.

Semakin banyak karbohidrat sederhana yang masuk, maka akan semakin keras juga kerja pankreas dalam memproduksi insulin. Alih-alih diubah menjadi energi, berlebihnya glukosa dalam darah justru akan ditumpuk sebagai lemak tubuh. Lantas akan timbul gejala mudah lelah, mengantuk dan suasana hati yang menurun.

Baca juga: Penyebab Sering Mengantuk dan Tips Mengatasinya

2. Kurang Aktif Secara Fisik

Jika dipikirkan secara sepintas, melakukan aktivitas fisik seperti olahraga memang dapat menguras energi. Namun jika ditilik lebih dalam, kebiasaan aktif bergerak atau berolahraga justru mampu mengoptimalkan kerja jantung dalam mendistribusikan darah yang kaya akan oksigen dan nutrisi ke seluruh organ tubuh. Hasilnya, tubuh pun menjadi lebih sehat dan jauh dari kata lelah.

3. Durasi dan Kualitas Tidur yang Buruk

Tak bisa dipungkiri, bahwa kurangnya jam tidur menjadi penyebab tubuh mudah lelah yang paling sering dijumpai. Di saat tidur, tubuh juga otak akan melakukan banyak hal termasuk menyimpan memori dan melepaskan hormon yang dibutuhkan untuk mengatur kembali tingkat metabolisme dan energi.

Itulah mengapa, seseorang dengan tidur malam yang cukup dan berkualitas (7-8 jam) akan nampak jauh lebih segar dan bersemangat dibandingkan mereka yang kurang tidur atau gemar begadang di malam hari. Ciptakanlah pola tidur yang tepat sesuai dengan ritme sirkadian, yakni di awal malam (jam 8 atau 9) hingga pukul 3 atau 4 pagi.

4. Mengalami Dehidrasi

Sekitar 70% tubuh manusia terdiri dari cairan. Sedikit saja kekurangan cairan, maka tubuh akan menunjukkan beragam reaksi. Salah satunya kelelahan, lantaran menurunnya pasokan oksigen dan volume darah pada tingkat jaringan.

Cukupi selalu kebutuhan cairan dalam tubuh dengan minum air putih rata-rata 8 gelas/hari. Jangan mengandalkan minuman berenergi dengan keragaman merk dan rasa uniknya, karena justru memiliki sejumlah efek negatif bagi kesehatan tubuh.

5. Stres yang Berkepanjangan

Terkadang, stres atau gangguan kecemasan berlebih yang dialami menjadi akar dari kelelahan kronis dan menurunnya kualitas hidup seseorang. Ada lebih dari selusin jalur fisiologis di tubuh yang dapat menjembatani keterkaitan antara stres dan timbulnya masalah kesehatan.

Salah satunya sistem endocannabinoid yang memainkan peran besar dalam membangun homeostasis atau keseimbangan internal tubuh. Terganggunya keseimbangan sistem ini akibat stres berlebih/berkepanjangan dapat menimbulkan beragam masalah mulai dari kelelahan sepanjang waktu hingga menurunnya sistem imun.

6. Mengidap Penyakit Jantung

Bila akhir-akhir ini kerap merasakan mudah lelah meski hanya bergulat dengan aktivitas harian yang terbilang ringan seperti menaiki anak tangga atau membersihkan rumah maka waspadalah. Bisa jadi kondisi tersebut dipicu oleh kondisi jantung yang tak lagi optimal. Hal ini akan semakin dipertegas bila saja disertai dengan gejala lainnya seperti yang dijelaskan berikut: Tanda-tanda Jantung Tidak Sehat yang Perlu Diwaspadai

7. Anemia

Anemia adalah suatu kondisi dimana tubuh kekurangan sel darah merah atau hemoglobin sehat yang berfungsi untuk mengikat oksigen. Kelelahan menjadi gejala anemia yang paling menonjol, baik itu disebabkan oleh kekurangan zat besi, vitamin, penyakit kronis, kelainan darah, perdarahan hebat atau obat-obatan.

8. Mengalami Hipotiroidisme

Hipotiroidisme adalah suatu kelainan pada kelenjar tiroid yang menyebabkan terjadinya penurunan hormon tiroid dalam aliran darah. Hormon tiroid sendiri memegang peranan penting dalam proses regulasi metabolisme tubuh termasuk mengubah oksigen dan kalori menjadi energi.

Maka tak heran, ketika tubuh kekurangan hormon ini biasanya akan ditandai dengan sejumlah gejala yang mampu memengaruhi produktivitas sehari-hari seperti kelelahan, kesulitan berpikir dan rasa kantuk yang terus mendera.

9. Menderita Diabetes Tanpa Disadari

Lebih dari satu juta orang didiagnosis diabetes tipe 2 setiap tahunnya. Kondisi yang disebabkan oleh bermasalahnya hormon insulin ini dapat dikenali dengan melihat gejala-gejala awalnya seperti mudah lelah, rasa haus yang berlebih, sering buang air kecil terutama di malam hari, penglihatan kabur dan semakin meningkatnya rasa lapar.

10. Memiliki Alergi atau Intoleransi Makanan

Baik alergi atau intoleransi makanan, keduanya sama-sama dapat menyebabkan timbulnya reaksi tubuh yang terkait dengan gastrointestinal, respiratorius dan kulit seperti diare, mual, mengi, bersin-bersin, kelelahan dan ruam serta gatal-gatal pada kulit.

Selengkapnya baca: Alergi Makanan : Gejala, Penyebab, Pengobatan

Beragam kondisi medis lainnya yang dapat menjadi penyebab tubuh mudah lelah diantaranya ialah rhinitis alergi, fibromyalgia, rheumatoid arthritis dan obstructive sleep apnea (OSA).

Kelelahan yang tak terkait dengan penyakit serius dapat diatasi dengan mengubah gaya hidup seperti rajin berolahraga, menerapkan diet sehat dan tidur yang cukup. Berikan waktu sekitar 2 hingga 3 minggu untuk memaksimalkan perubahan gaya hidup ini.

Apabila gejala kelelahan tak jua pergi atau tetap bertahan hingga melampaui waktu tersebut, maka ada baiknya untuk segera memeriksakan diri ke dokter guna memastikan kemungkinan adanya kondisi medis serius yang diderita.


14 Referensi
Tim Editorial HonestDocs berkomitmen untuk memberikan informasi yang akurat kepada pembaca kami. Kami bekerja dengan dokter dan praktisi kesehatan serta menggunakan sumber yang dapat dipercaya dari institusi terkait. Anda dapat mempelajari lebih lanjut tentang proses editorial kami di sini.

Artikel ini hanya sebagai informasi kesehatan, bukan diagnosis medis. HonestDocs menyarankan Anda untuk tetap melakukan konsultasi langsung dengan dokter yang ahli dibidangnya.

Terima kasih sudah membaca. Seberapa bermanfaat informasi ini bagi Anda?
(1 Tidak bermanfaat / 5 Sangat bermanfaat)

Buka di app