Manfaat Kacang Mete, Cara Penggunaan, Efek Samping

Dipublish tanggal: Feb 22, 2019 Update terakhir: Mar 21, 2022 Tinjau pada Jun 13, 2019 Waktu baca: 6 menit
Manfaat Kacang Mete, Cara Penggunaan, Efek Samping

Ringkasan

Buka

Tutup

  • Kacang mete mengandung mineral yang melimpah seperti mangan, potasium, tembaga, besi, magnesium, seng, dan selenium;
  • Kacang mete mengandung asam oleat dan palmitoleat yang dapat menurunkan kadar kolesterol jahat (LDL) sekaligus meningkatkan kadar kolesterol baik (HDL) dalam darah;
  • Manfaat kacang mete juga dapat dirasakan oleh para penderita hipertensi, karena mengandung magnesium yang dapat melancarkan aliran darah dan menurunkan tekanan darah;
  • Efek samping kacang mete yang dapat terjadi antara lain batu ginjal dan reaksi alergi;
  • Klik untuk membeli vitamin dan suplemen dari rumah Anda melalui HDmall. *Gratis ongkos kirim ke seluruh Indonesia dan bisa COD.

Berkat kelezatan rasanya, kacang mete begitu disukai dan populer di seluruh dunia. Namun, di samping kelezatan rasanya, ternyata kacang mete juga mampu menyuguhkan segudang manfaat bagi kesehatan. Apakah manfaat kacang mete bagi kesehatan selezat rasanya? Mari kita kupas lebih dalam!

Kandungan gizi kacang mete

Jambu monyet atau jambu mete (Anacardium occidentale) merupakan tanaman buah yang berasal dari Brasil Tenggara. Dari buah jambu monyet inilah kemudian didapati buah sejati yang dikenal dengan nama kacang mete.

Meskipun dinamakan jambu, sebenarnya secara botani jambu monyet bukanlah termasuk famili Myrtaceae atau suku jambu-jambuan maupun kacang-kacangan (Fabaceae). Melainkan lebih dekat dengan famili Anacardiaceae atau suku mangga.

Kacang mete sendiri dibekali dengan kandungan mineral yang melimpah seperti mangan, potasium, tembaga, besi, magnesium, seng, dan selenium. Tak hanya itu, ada juga berbagai nutrisi penting seperti karbohidrat, protein, lemak, folat, niasin, dan asam pantotenat yang semakin melengkapi manfaat kacang mete bagi kesehatan.

Berdasarkan USDA National Nutrient Data Base, kandungan gizi kacang mete sebanyak 100 gram adalah sebagai berikut: 

Kandungan Nilai Gizi Persentase RDA
Energi 553 Kcal 28%
Karbohidrat 30,19 g 23%
Protein 18,22 g 32,5%
Lemak total 43,85 g 146%
Kolesterol 0 mg 0%
Serat makanan 3,3 g 8,5%
Vitamin
Folat 25 mcg 6%
Niasin 1,062 mg 6,5%
Asam pantotenat 0,864 mg 17%
Piridoksin 0,417 mg 32%
Riboflavin 0,058 mg 4,5%
Thiamin 0,423 mg 35%
Vitamin A 0 IU 0%
Vitamin C 0,5 mg 1%
Vitamin E 5,31 mg 35%
Vitamin K 34,1 mcg 28%
Elektrolit
Sodium 12 mg 1%
Kalium 660 mg 14%
Mineral
Kalsium 37 mg 4%
Tembaga 2.195 mg 244%
Besi 6,68 mg 83,5%
Magnesium 292 mg 73%
Mangan 1,655 mg 72%
Fosfor 593 mg 85%
Selenium 19,9 mcg 36%
Seng 5,78 mg 52,5%
Fitokimia
Carotene-ß 0 mcg -
Crypto-xanthin-ß 0 mcg -
Lutein-zeaxanthin 22 mcg -

*RDA = recommended daily allowance, jumlah nutrisi harian yang direkomendasikan untuk kesehatan tubuh optimal.

Manfaat kacang mete bagi kesehatan

Berkat kandungan gizinya, ada banyak manfaat kacang mete bagi tubuh, antara lain:

1. Ampuh menurunkan kolesterol jahat

Kacang mete kaya akan asam lemak tak jenuh tunggal (MUFA) seperti asam oleat dan palmitoleat. Jenis asam lemak esensial ini terbukti ampuh dalam menurunkan kadar kolesterol jahat (LDL) sekaligus meningkatkan kadar kolesterol baik (HDL) dalam darah.

2. Mampu melawan pertumbuhan sel kanker

Mungkin tak ada yang pernah menduga sebelumnya bahwa kacang mete ternyata memiliki khasiat yang mampu melawan pertumbuhan sel kanker dan tumor agar tidak berkembang lebih jauh lagi.

Para peneliti menyimpulkan bahwa manfaat kacang mete ini tercipta berkat kandungan senyawa antioksidan di dalamnya seperti proanthocyanidins, asam anakardat, kardol dan kardanol. Antioksidan tersebut telah teruji dalam melawan pertumbuhan sel kanker juga tumor.

3. Baik untuk kesehatan jantung

Kacang mete merupakan sumber lemak baik yang sangat penting bagi perkembangan otak dan proses pembekuan darah. Konsumsi kacang mete diperlukan untuk membantu tubuh menyerap vitamin A, D, E dan vitamin K yang larut dalam lemak.

Selain membantu mengurangi kolesterol jahat, kandungan asam lemak tak jenuh tunggal (MUFA) dan asam lemak tak jenuh ganda (PUFA) dalam kacang mete juga dapat diandalkan untuk menjaga kesehatan jantung. Manfaat kacang mete ini tentu bisa didapatkan selama dikonsumsi dalam jumlah tepat. 

4. Baik untuk penderita hipertensi

Manfaat kacang mete juga dapat dirasakan oleh para penderita hipertensi, lho! Sebab, kacang mete mengandung mineral magnesium yang dapat melancarkan aliran darah dan menurunkan tekanan darah.

5. Membantu pertumbuhan rambut sehat

Ingin memiliki rambut sehat hitam berkilau? Cobalah konsumsi kacang mete setiap hari. Kacang mete mengandung mineral tembaga yang dapat membantu terwujudnya rambut sehat, lebat, dan hitam berkilau.

6. Menjaga kesehatan tulang

Tentunya siapa pun mendambakan tulang yang sehat dan kuat sampai di usia senja. Nah, harapan ini bisa diwujudkan salah satunya dengan rutin mengonsumsi kacang mete setiap hari.

Kacang mete kaya akan berbagai mineral penting yang berperan dalam menjaga kesehatan tulang, di antaranya seperti kalsium, magnesium, fosfor, zinc, dan tembaga. Berbagai mineral tersebut sudah terbukti dapat mencegah berbagai gangguan kesehatan tulang, salah satunya osteoporosis .

Baca juga: Makanan untuk Melawan Osteoporosis

7. Mencegah terbentuknya batu empedu

Batu empedu merupakan endapan keras yang terbentuk dari kolesterol dan menumpuk di kantung empedu. Konsumsi kacang-kacangan seperti kacang mete secara rutin diketahui dapat menurunkan risiko terbentuknya batu empedu hingga 25%.

8. Membantu menurunkan berat badan

Lemak yang terdapat pada kacang mete tergolong lemak baik. Berdasarkan hasil penelitian, seseorang yang mengonsumsi kacang mete setidaknya 2 kali seminggu akan mengalami penurunan berat badan yang lebih cepat dibandingkan mereka yang tidak mengonsumsinya.

9. Kaya akan antioksidan

Kacang mete tinggi akan kandungan antioksidan yang bertindak sebagai kofaktor bagi banyak enzim, membantu tubuh memanfaatkan zat besi secara optimal dan menangkal efek buruk dari radikal bebas. Selain itu, manfaat kacang mete ini juga dapat dirasakan oleh ibu hamil agar terhindar dari kondisi pre-eklampsia dan eklampsia yang dapat membahayakan ibu dan janin.

10. Memperkuat sistem kekebalan tubuh

Kacang mete mengandung seng yang penting dalam sintesis protein, proses, penyembuhan luka, dan memperkuat sistem kekebalan tubuh dalam melawan infeksi virus atau bakteri. Untuk bayi yang masih berada di dalam kandungan, seng sangat dibutuhkan dalam membantu pertumbuhan dan perkembangan otak bayi.

11. Baik untuk pencernaan

Berkat kandungan seratnya, manfaat kacang mete baik untuk membantu pergerakan usus guna mempermudah proses pembuangan. Dengna begitu, hal ini dapat mencegah terjadinya gangguan pencernaan seperti sembelit atau konstipasi.

12. Mencegah anemia

Kandungan zat besi dalam kacang mete bersama dengan sejumlah vitamin seperti riboflavin, asam pantotenat, thiamin, dan niasin berperan dalam membantu mencegah terjadinya anemia dan menurunkan tingkat kerentanan tubuh terhadap berbagai infeksi.

Baca selengkapnya: Makanan Penambah Darah yang Efektif Atasi Anemia

12. Menjaga kesehatan gigi dan gusi

Magnesium tidak hanya baik untuk menjaga kesehatan tulang, lho! Mineral ini juga sangat dibutuhkan dalam menjaga kesehatan gigi dan gusi. 

Oleh karena itu, konsumsi kacang mete yang kaya akan magnesium dapat dijadikan kebiasaan baik guna menciptakan gigi dan gusi yang sehat.

13. Membantu mencegah degenerasi makula

Kacang mete memiliki kemampuan dalam menyaring radiasi sinar ultraviolet sekaligus melindungi penglihatan dari degenerasi makula yang dapat menyebabkan terjadinya kebutaan.

Cara mengolah kacang mete

Mengolah kacang mete mentah dapat dilakukan dengan cara digoreng. Adapun langkah-langkah yang dapat diikuti yakni sebagai berikut:

  1. Siapkan wadah berisi air hangat. Banyaknya air disesuaikan dengan jumlah kacang yang akan diolah;
  2. Masukkan garam sebanyak 2-3 sendok makan dan aduk perlahan hingga garam larut;
  3. Masukkan kacang mete, lalu diamkan selama 5 menit;
  4. Aduk-aduk perlahan hingga air berubah menjadi keruh atau kehitaman;
  5. Tiriskan kacang mete. Buang air bekas rendamannya, lalu ulangi langkah 1-3 sekali lagi;
  6. Bilas kacang mete dengan air kran, lalu keringkan;
  7. Goreng kacang mete di atas minyak panas hingga berwarna kuning keemasan;
  8. Tiriskan dan letakkan di atas tisu atau kertas agar minyak terserap;
  9. Kacang mete goreng pun siap dinikmati.

Adakah efek samping kacang mete

Manfaat kacang mete bisa didapatkan secara maksimal jika dikonsumsi dalam jumlah yang tepat. Meski begitu, dalam beberapa kasus, kacang mete juga dapat menyebabkan beberapa efek samping, khususnya bagi mereka yang memiliki alergi terhadap kacang mete.

Beberapa efek samping kacang mete yang dapat terjadi antara lain: 

  • Batu ginjal. Kandungan asam oksalat dalam kacang mete dicurigai dapat mengganggu penyerapan kalsium dalam tubuh sehingga memicu terjadinya penumpukan dan pembentukan butiran kristal di saluran kemih maupun ginjal;
  • Reaksi alergi. Seseorang yang memiliki alergi terhadap kacang seperti kacang mete dapat mengalami reaksi alergi yang ringan hingga berat. Reaksi alergi yang timbul dapat berupa gatal dan kemerahan pada kulit, pembengkakan di sekitar mulut atau wajah, mual, muntah, diare, kram perut, kesulitan bernapas, hingga reaksi anafilaksis yang dapat mengancam nyawa.

Dengan kelezatan rasanya dan manfaatnya yang begitu besar bagi kesehatan, menyertakan kacang mete dalam menu makanan sehari-hari menjadi pilihan tepat. Bagi seorang vegetarian yang menghindari daging, kacang mete dan jenis kacang lainnya juga dapat dijadikan alternatif untuk mencukupi kebutuhan nutrisi harian.

Jadi, apakah kita semua sependapat bahwa manfaat kacang mete selezat rasanya?


3 Referensi
Tim Editorial HonestDocs berkomitmen untuk memberikan informasi yang akurat kepada pembaca kami. Kami bekerja dengan dokter dan praktisi kesehatan serta menggunakan sumber yang dapat dipercaya dari institusi terkait. Anda dapat mempelajari lebih lanjut tentang proses editorial kami di sini.
11. CASHEW NUT NUTRITIONAL ASPECTS - B.K.Nandi[11] (http://www.fao.org/docrep/005/ac451e/ac451e0b.htm)
Cashews: Nutrition, health benefits, and diet (https://www.medicalnewstoday.com/articles/309369.php)

Artikel ini hanya sebagai informasi kesehatan, bukan diagnosis medis. HonestDocs menyarankan Anda untuk tetap melakukan konsultasi langsung dengan dokter yang ahli dibidangnya.

Terima kasih sudah membaca. Seberapa bermanfaat informasi ini bagi Anda?
(1 Tidak bermanfaat / 5 Sangat bermanfaat)

Artikel selanjutnya
Cara Meningkatkan Kepadatan Tulang
Cara Meningkatkan Kepadatan Tulang

Kepadatan tulang dipengaruhi oleh beberapa hal, seperti nutrisi, olahraga, usia, jenis kelamin, hormon, dan lain-lain. Berikut ini ada beberapa cara untuk meningkatkan kepadatan tulang :

Buka di app