Veneer Gigi, Ini yang Harus Anda Ketahui

Dipublish tanggal: Sep 19, 2019 Update terakhir: Okt 12, 2020 Waktu baca: 4 menit

Veneer gigi merupakan tindakan medis yang memiliki tujuan untuk memperbaiki penampilan gigi seseorang dengan cara menempelkan veneer di bagian depan gigi. 

Veneer dapat menutupi kecacatan pada gigi, seperti bentuk, warna, dan ukuran gigi yang dialami oleh pasien.

Iklan dari HonestDocs
Beli Obat Anestesi via HDmall

Gratis Ongkir Seluruh Indonesia ✔️ Bisa COD ✔️ GRATIS Konsultasi Apoteker ✔️

Default internal ads 22

Veneer pada umumnya terbuat dari resin atau porselen, yang mana bila dilakukan akan menempel pada gigi secara permanen. 

Veneer berbeda dengan implant gigi atau crown gigi, karena veneer hanya menutupi bagian depan gigi saja, tidak mengganti keseluruhan gigi. 

Sedangkan implant gigi akan mengganti gigi hingga ke akarnya dan crown gigi menutupi selurh bagian mahkota gigi, bukan hanya bagian depan saja.

Pemasangan veneer pada gigi pada pasien dapat dilakukan dengan prosedur secara prep maupun no-prep atau minimal prep

Untuk jenis pemasangan veneer gigi prep, bagian gigi yang akan dipasang veneer akan digerus atau dihancurkan terlebih dahulu hingga ke lapisan bawah enamel gigi agar veneer dapat terpasang dengan baik. 

Gigi yang digerus akan berubah bentuk secara permanen dan ini akan sangat menyakitkan sehingga membutuhkan anestesi atau bius lokal. 

Iklan dari HonestDocs
Beli Obat Anestesi via HDmall

Gratis Ongkir Seluruh Indonesia ✔️ Bisa COD ✔️ GRATIS Konsultasi Apoteker ✔️

Default internal ads 22

Untuk pemasangan veneer gigi no-prep hanya merubah sedikit enamel gigi dan tidak sampai menggerus bagian bawah gigi sehingga tidak memerlukan anestesi atau bius lokal.

Indikasi Veneer Gigi

Veneer gigi pada umumnya dijadikan sebagai alasan untuk memperbaiki penampilan, karena dengan melakukan veneer, warna gigi dapat menjadi cerah, serta dapat membuat senyum seseorang lebih simetris. 

Maka dari itu veneer gigi cukup popular di kalangan dunia kecantikan. Veneer gigi juga dapat dilakukan untuk memperbaiki:

  • Gigi patah atau rusak
  • Rongga antar gigi yang tidak sama
  • Gigi runcing atau berbentuk tidak wajar
  • Gigi yang lebih kecil dari gigi yang lainnya
  • Perubahan warna pada gigi yang tidak dapat dihilangkan dengan pemutih gigi.

Veneer gigi tidak bisa dipasang di setiap gigi orang, karena ada beberapa orang yang sebaiknya tidak menjalani veneer gigi, yaitu:

  • Orang yang menderita penyakit gusi, gigi tidak sehat
  • Orang yang enamel giginya sudah hancur atau tergerus, sehingga tidak bisa dipasang veneer
  • Orang yang giginya rapuh akibat pembusukan, patah, atau adanya tambahaln gigi yang cukup besar.

Peringatan Veneer Gigi

Perlu diingat, prosedur veneer gigi merupakan prosedur dengan adanya perubahan bentuk gigi, perubahan ini tidak dapat dikembalikan seperti semula. 

Akibat lain yang dapat terjadi yaitu ketika veneer ditempelkan maka gigi akan lebih sensitive, karena terjadi pengikisan pada gigi lapisa bawah. 

Iklan dari HonestDocs
Beli Obat Anestesi via HDmall

Gratis Ongkir Seluruh Indonesia ✔️ Bisa COD ✔️ GRATIS Konsultasi Apoteker ✔️

Default internal ads 22

Hilangnya enamel atua gigi lapisan bawah mengakibatkan gigi lebih sensitive bila mengalami gangguan seperti makan dan minum yang panas dan dingin,

Melakukan veneer juga mengakibatkan kerusakan gigi yang lainnya, bagi yang memiliki kebiasaan menggertak gigi, melakukan veneer gigi sangat tidak dianjurkan.

Persiapan Veneer Gigi

Bagi pasien yang ingin melakukan veneer gigi diharapkan untuk melakukan pengecekan awal terlebih dahulu kepada dokter gigi, setelah itu dokter akan merekap kondisi gigi dan mulut asien untuk memastikan tidak ada tanda-tanda penyakit gigi atau gusi, seperti gigi berlubang, penyakit gusi, pendarahan gusi, atau penyakit akar gigi. 

Selain itu, dokter juga akan melakukan Rontgen panoramic gigi untuk memastikan kesehatan gigi. Setelah prosedur pemeriksaan awal, gigi pasien harus digerus terlebih dahulu untuk menghilangkan lapisan enamel gigi dan proses ini dapat menggunakan bius lokal atau tanpa bius tergantung jenis veneer yang diinginkan oleh pasien. 

Dokter gigi akan memastikan kerapian gigi yang akan di veneer agar dapat dipasang dengan serasi dengan gigi yang lain. 

Untuk membuat gigi rapi sementara dapat dipasang menggunakan kawat sementara, karena pembuatan veneer gigi membutuhkan waktu kurang lebi 2-4 minggu di laboratorium.

Prosedur Pemasangan Veneer Gigi

Untuk pemasangan veneer gigi, dokter gigi akan memberikan jadwal kepada pasien. Langkap pertama yang diperlukan dalam pemasangan veneer yaitu dengan mencocokkan ukuran, bentuk, dan warna gigi dengan veneer gigi yang hendak dipasang. 

Bila perlu, veneer gigi akan dikikis sehingga terlihat sesuai. Tahap selanjutnya, dokter akan membersihkan permukaan gigi yang akan dipasang veneer dan memastikan seluruh permukaan gigi bersih dari bakteri dan terhindar dari kerusakan.

Enamel gigi akan digerus kembali agar permukaan gigi menjadi kasar dan memudahkan veneer menempel di permukaan gigi dan tahan lama. 

Kemudian veneer akan ditempelkan pada gigi menggunakan zat semen khusu agar lebih kuat saat menempel. Dengan menggunakan sinar ultraviolet membantu untuk mengeringkan zat semen dan proses pemasangan veneer membutuhkan waktu sekitar 30 menit.

Setelah veneer menempel dengan baik di gigi, dokter akan melakukan tahap terakhir yaitu dengan memastikan bahwa veneer yang tertempel di gigi tidak mudah lepas dan membuang zat semen yang tertinggal. 

Kemudian dokter akan menguji kekuatan gigi pasien untuk menggigit sesuatu setelah dipasang veneer dan juga dokter akan memberikan jadwal control untuk memastikan veneer yang dipasang dengan baik.

Setelah Pemasangan Veneer Gigi

Pasien yang sudah menjalani pemasangan veneer dapat langsung makan dan minum karena masa pemulihan pemasangan veneer gigi tidak lama dari pada tindakan medis gigi lainnya. 

Ada beberapa kasus saat gigi yang baru dipasang veneer akan terasa aneh dan kasar, biasanya ini berasal dari sisa-sisa semen gigi yang menempel dan mongering di permukaan gigi. 

Sisa-sisa semen ini akan tergerus atau menghilang dengan sendirinya, tetapi jika masih ada sisa semen yang tidak hilang setelah menunggu berhari-hari, Anda dapat meminta dokter untuk menghilangkannya.

Veneer memiliki dua jenis yang dapat bertahan dengan lama, yaitu veneer porselen yang dapat bertahan hingga 10-15 tahun, sedangkan veneer komposit dapat bertahan selama 5-7 tahun. 

Bila Anda ingin menjaga veneer agar tetap bagus, pasien dapat melakukan beberapa langkah pemeliharaan, seperti:

  • Saat membuka bungkus jajan plastic jangan menggunakan gigi
  • Jangan mengunyah benda keras, seperti es
  • Usahakan untuk tidak mengunyak makanan menggunakan gigi depan
  • Hilangkan kebiasaan buruk suka menggigit gigi pada saat berolahraga dengan mengenakan pelindung mulut

8 Referensi
Tim Editorial HonestDocs berkomitmen untuk memberikan informasi yang akurat kepada pembaca kami. Kami bekerja dengan dokter dan praktisi kesehatan serta menggunakan sumber yang dapat dipercaya dari institusi terkait. Anda dapat mempelajari lebih lanjut tentang proses editorial kami di sini.
Porcelain veneers — Procedure, costs, and recovery. (n.d.). (https://www.yourdentistryguide.com/veneer-procedure/)

Artikel ini hanya sebagai informasi kesehatan, bukan diagnosis medis. HonestDocs menyarankan Anda untuk tetap melakukan konsultasi langsung dengan dokter yang ahli dibidangnya.

Terima kasih sudah membaca. Seberapa bermanfaat informasi ini bagi Anda?
(1 Tidak bermanfaat / 5 Sangat bermanfaat)

Tanya Dokter

Kami tidak akan mengungkapkan nama dan informasi Anda


Lampirkan file (foto atau video)
Seperti riwayat pengobatan atau foto gejala (jika ada)
Seperti riwayat pengobatan atau foto gejala (jika ada)
* Jangan khawatir! Kami menjaga kerahasiaan file Anda. Hanya Anda dan dokter yang dapat melihat file tersebut.

Periksa ke rumah sakit atau klinik untuk informasi lebih lanjut.

Submit
Buka di app