Vaksin Varicella Dapat Diberikan untuk Anak dan Dewasa

Dipublish tanggal: Sep 27, 2019 Update terakhir: Okt 12, 2020 Waktu baca: 3 menit

Varicella atau chickenpox adalah istilah untuk penyakit cacar air. Gejala penyakit ini diawali dengan peningkatan suhu badan, lalu disusul dengan adanya ruam-ruam yang mirip bintil melepuh yang berisi cairan, dan bintil tersebut akan pecah pada saatnya. 

Yang beresiko mengidap penyakit ini biasanya adalah anak-anak. Akan tetapi, orang dewasa pun mempunyai resiko menderita penyakit ini. Supaya terhindar dari penyakit ini, seseorang akan diberi vaksin Varicella.

Seseorang yang sudah menerima vaksin varicella atau chicken pox ini mempunyai tingkat resiko yang lebih rendah dari yang lain. Jika terkena penyakit ini, umumnya akan mendapatkan skala ringan. Yang perlu diketahui adalah bahwa penyakit ini termasuk penyakit yang ringan, namun jika tidak ditangani dengan baik, akan menjadi penyakit yang serius. 

Berikan Vaksin Varicella Sesuai Jadwal

Penyakit cacar air ini disebabkan karena infeksi dari virus Variclella Zoster. Sewaktu seseorang diberi vaksin Varicella Zoster, anda akan dimasuki virus ini yang masih hidup tapi sudah dilemahkan. 

Hal ini bertujuan supaya virus ini tidak menyerang tubuh anda. Selanjutnya, tubuh akan memebntuk sistem kekebalan yang bisa melindungi badan. Jika nantinya terdapat virus yang sejenis atau sama, sistem kekebalan tubuh akan mengenali, merespon sehinggal dapat menangkal virus tersebut. 

Vaksin Varicella Zozter ini lebih efekti apabila diberikan sewaktu anak masih bayi hingga memasuki usia kanak-kanak. Penelitian yng sudah dilakukan membuktikan bahwa 90 persen anak yang sudah mendapatkan vaksin tersebut akan mempunyai sistem kekebalan tubuh terhadap serangan penyakit tersebut. 

Berdasar anjuran Ikatan Dokter Anak Indonesia, pemeberian vasin Varicella dilakukan pada anak yang berusia satu tahun ke atas dengan dosis sebanyak satu kali pemberian. Jika anak diberikan vaksin pada usia 13 tahu ke atas, maka pemberian vaksin tersebut dilakukan sebanyak dua kali dengan jarak sekitar 4 sampai 8 minggu. 

Vaksinasi ini sangat berguna untuk melindungi tubuh dari serangan penyakit cacar dan sejenisnya hingga 85 persen. Jika sudah mendapatkan vaksin ini, kemudian masih terkena penyakit cacar air, biasanya kondisinya tidak separah jika belium mendapatkan vaksin tersebut. 

Mengatasi Efek Samping Vaksin Varicella Zoster

Pemberian vaksin ini juga menimbulkan efek samping pada tubuh. Sebagian besar orang tua khawatir dengan pemberian vaksin ini pada anaknya. Sesudah mendapatkan vaksin, akan muncul kemungkinan anak akan merasa lelah, terkena demam, atau bahkan mengalami sakit seperti gejala cacar air. Jika terjadi demikian, orang tua bisa memberi anak obat penurun panas untuk mengurangi demam yang diderita dan rasa nyeri yang timbul. 

Bagian tubuh yang disuntik vaksin Varricella juga akan mengalami ruam/memar selama beberapa hari setelah pemberian vaksin. Ruam ini bisa saja terjadi selama beberapa hari hingga satu bulan. Perlu diperhatikan juga bahwa beberapa kasus anak akan mengalami kejang karena perubagahan suhu tubuh yang drastis dan signifikan. 

Jika anak menderita penyakit ringan lainnya, misal pilek, mereka juga masih bisa untuk mendapatkan vaksin tersebut. Akan tetapi, jika anak atau bayi sedang mengalami sakit yang lebih berat, lebih baik pemeberian vaksin ini ditunda terlebih dahulu. 

Anda sebaiknya berkonsultasi dengan dokter terlebih dulu sebelum pemberian vaksin pda anak anda. Biasanya, anak yang mempunyai alergi gelatin atau mempunyai alergi sebagai reaksi pada pemberian vaksin sebelumnya akan mendapatkan rekomendasi dan penangan khusus dam pemberian vaksin Varicella ini. 

Selain itu, anak yang baru saja menerima transfusi darah dan yang sedang menjalani terapi radiasi atau kemoterapi akan butuh saran dan tindakan lanjut dari dokter. Ibu hamil juga berhak mendapatkan pengawasan ketika akan mendapatkan vasin ini. 

Sebaiknya anda memperhatikan jadwal pemberianvaksin Varicella ini. Lakukan konsultasi dengan dokter keuarga tentan vaksin tersebut dan pemberiannya. Akan tepat jika pemberian vaksin ini tepat waktu dengan jadwal yang seharusnya, baik pemberian ke bayi, anak, dan orang dewasa. 

Bersiaplah juga dengan efek samping yang muncul setelah pemberian vaksin Varicella Zoster untuk mencegah terjangkit penyakit cacar air. Tidak ada salahnya jika anda menyiapkan obat yang diperlukan. 


9 Referensi
Tim Editorial HonestDocs berkomitmen untuk memberikan informasi yang akurat kepada pembaca kami. Kami bekerja dengan dokter dan praktisi kesehatan serta menggunakan sumber yang dapat dipercaya dari institusi terkait. Anda dapat mempelajari lebih lanjut tentang proses editorial kami di sini.
Chickenpox Vaccine Effective For A Long Time. Medical News Today. (https://www.medicalnewstoday.com/articles/258474.php)
Chickenpox (Varicella) Vaccine: Schedule and Side Effects. WebMD. (https://www.webmd.com/children/vaccines/chickenpox-varicella-vaccine)

Artikel ini hanya sebagai informasi kesehatan, bukan diagnosis medis. HonestDocs menyarankan Anda untuk tetap melakukan konsultasi langsung dengan dokter yang ahli dibidangnya.

Terima kasih sudah membaca. Seberapa bermanfaat informasi ini bagi Anda?
(1 Tidak bermanfaat / 5 Sangat bermanfaat)

Buka di app