Tips Kulit Mulus Bebas Keloid

Dipublish tanggal: Mei 31, 2019 Update terakhir: Okt 12, 2020 Waktu baca: 2 menit
Tips Kulit Mulus Bebas Keloid

Kulit manusia terbentuk oleh serangkaian sistem tubuh terbaik. Kulit Anda memiliki keseimbangan tubuh dan perlindungan terhadap segala sesuatu yang merugikan kulit dari luar. 

Salah satu contohnya Anda dapat terluka kapan saja. Hal itu terjadi akibat kontak kulit secara langsung dengan benda-benda tertentu sehingga menimbulkan luka, mulai dari tingkat luka ringan sampai dengan berat.

Iklan dari HonestDocs
Booking Klinik Keloid Removal via HonestDocs

Dapatkan diskon hingga 70% paket keloid removal hanya dari HonestDocs. Klik dan booking sekarang!

Keloid sebagai salah satu reaksi tubuh melalui kulit dalam usahanya untuk memperbaiki kulit yang terluka. Biasanya keloid akan timbul setelah luka pulih dan tidak terjadi lagi reaksi kulit seperti darah dan cairan lainnya.

Apakah Anda Memiliki Keloid Pada Tubuh?

Terdapat karakteristik tertentu yang menandakan bahwa Anda menjadi salah satu orang yang memiliki keloid pada kulit tubuh. Ciri-ciri spesifiknya adalah terjadi pembentukan kulit baru di area luka yang Anda alami sebelumnya. Kemudian permukaan kulit tersebut memperlihatkan warna yang lebih kontras dari kulit tubuh lainnya seperti merah muda atau bahkan merah kecokelatan.

Selain warna lebih kontras, kulit bekas luka tersebut cenderung lebih menonjol dibandingkan permukaan kulit lainnya. Bahkan dalam beberapa kasus keloid ditemukan bahwa permukaan kulit pasien tersebut terus tumbuh dan berkembang lebih besar dari waktu ke waktu.

Apakah Keloid Berbahaya?

Meskipun pada beberapa kasus, keloid pada kulit tubuh dapat menimbulkan rasa gatal dan bahkan terjadi iritasi akibat kontak langsung dengan pakaian yang dikenakan. Juga dapat menjadikan bagian kulit yang kaku sehingga sedikit menyulitkan ruang gerak. Kemudian proses penyempurnaan kulit ini juga memakan waktu yang cukup lama, sampai kulit merasa cukup untuk memperbaiki dirinya sendiri.  

Sebenarnya keloid pada kulit tubuh tidak akan menimbulkan penyakit atau berbahaya pada kesehatan. Akan tetapi lebih karena alasan estetika dan penampilan. Anda akan merasa terganggu ketika berurusan dengan penampilan. Apalagi jika keloid yang Anda miliki berada di area yang biasa terekspos dalam kegiatan sehari-hari, seperti pada lengan, kaki atau bahkan di bagian wajah tertentu.

Kenapa Bisa Timbul Keloid?

Bekas luka atau keloid bisa timbul apabila Anda pernah mengalami berbagai sakit pada kulit, seperti disebabkan karena:

Iklan dari HonestDocs
Booking Klinik Keloid Removal via HonestDocs

Dapatkan diskon hingga 70% paket keloid removal hanya dari HonestDocs. Klik dan booking sekarang!

  • Jerawat
  • Pernah Melakukan Operasi
  • Luka Bakar
  • Pernah Suntik Vaksin
  • Penyakit Cacar
  • Jarum Tindik
  • Luka Gores

Risiko Memiliki Keloid

Selain dapat timbul karena luka-luka yang pernah dialami sebelumnya, terdapat beberapa penyebab lain yang memperbesar risiko timbulnya keloid pada kulit tubuh.

Menurut American Osteopathic College Of Dermatology berpendapat bahwa keloid dapat muncul pada 10% persen populasi manusia. Risiko kemungkinan timbulnya keloid yang lebih tinggi bagi orang-orang dengan warna kulit hitam.

Selain itu keloid seringkali menimpa orang-orang dengan ras Asia dan latin, kemudian kepada orang-orang yang belum genap berusia 30 tahun dan bagi ibu hamil.

Bagaimana Membebaskan Kulit dari Keloid?

Anda dapat segera berkonsultasi dengan dokter apabila berencana menghilangkan keloid. Berikut ini beberapa proses yang bisa Anda tempuh untuk mengatasi keloid dengan penanganan secara medis, antara lain:

  • Setelah luka terjadi, maka dokter akan menyarankan gel silikon.
  • Melunakkan jaringan kulit menggunakan minyak pelembab.
  • Mengurangi peradangan keloid dengan injeksi kortikosteroid.
  • Terapi laser agar jaringan parut lebih berkurang, kemudian dilakukan pembekuan jaringan untuk menghilangkan sel kulit dalam keloid.
  • Atau Anda bisa menggunakan radiasi untuk mengecilkan ukuran dan bentuk keloid pada kulit tubuh.

16 Referensi
Tim Editorial HonestDocs berkomitmen untuk memberikan informasi yang akurat kepada pembaca kami. Kami bekerja dengan dokter dan praktisi kesehatan serta menggunakan sumber yang dapat dipercaya dari institusi terkait. Anda dapat mempelajari lebih lanjut tentang proses editorial kami di sini.
Viera MH, et al. (2010). Innovative therapies in the treatment of keloids and hypertrophic scars. (https://www.ncbi.nlm.nih.gov/pmc/articles/PMC2922716/)
Syed F, et al. (2013). Superior effect of combination vs. single steroid therapy in keloid disease: A comparative in vitro analysis of glucocorticoids. DOI: (http://onlinelibrary.wiley.com/doi/10.1111/j.1524-475X.2012.00862.x/full)

Artikel ini hanya sebagai informasi kesehatan, bukan diagnosis medis. HonestDocs menyarankan Anda untuk tetap melakukan konsultasi langsung dengan dokter yang ahli dibidangnya.

Terima kasih sudah membaca. Seberapa bermanfaat informasi ini bagi Anda?
(1 Tidak bermanfaat / 5 Sangat bermanfaat)

Artikel selanjutnya
Penyebab Keloid pada Kulit dan Cara Mencegah
Penyebab Keloid pada Kulit dan Cara Mencegah

Penyebab keloid ini bisa terjadi karena banyak jenis luka. Anda harus hati-hati dan segera melakukan penanganan agar tidak menimbulkan keloid. Ketika sudah terjadi keloid jangan hanya dibiarkan saja karena keloid tidak akan hilang begitu saja tanpa perawatan yang baik.

Mengatasi Keloid Bekas Luka dirumah
Mengatasi Keloid Bekas Luka dirumah

Awalnya, dokter mungkin merekomendasikan pengobatan yang lebih tidak invasif, seperti silicone pads, pemberian tekanan, atau suntikan, terutama jika luka keloid relatif baru terbentuk. Pengobatan ini memerlukan aplikasi yang sering dan hati-hati agar efektif, setidaknya memerlukan waktu tiga bulan untuk memberi efek.

Buka di app