Tambal Gigi atau Cabut Gigi? Pilih Sesuai Kondisi

Dipublish tanggal: Feb 22, 2019 Update terakhir: Okt 12, 2020 Tinjau pada Jun 13, 2019 Waktu baca: 5 menit
Tambal Gigi atau Cabut Gigi? Pilih Sesuai Kondisi

Ringkasan

Buka

Tutup

  • Jika mengalami sakit gigi atau gigi berlubang, ada beberapa perawatan gigi yang mungkin diperlukan, di antaranya adalah pilihan tambal gigi atau cabut gigi yang bisa dilakukan oleh seorang dokter gigi di klinik gigi
  • Kedua jenis perawatan gigi tersebut tentu memiliki metode dan biaya yang berbeda. Untuk biaya tambal gigi, umumnya bergantung pada jenis bahan tambalan yang digunakan, tingkat kerusakan gigi, serta tindakan lain selama metode tambal gigi
  • Metode tambal gigi umumnya dilakukan untuk memperbaiki gigi yang rusak tanpa perlu mencabutnya sehingga fungsi gigi bisa kembali seperti semula. Sementara cabut gigi dilakukan ketika gigi sudah rusak dan tidak dapat diperbaiki bahkan berpotensi menimbulkan infeksi serius
  • Untuk menentukan metode mana yang akan dipilih, tentu Anda harus berkonsultasi dengan dokter dan dicari tahu seberapa parah tingkat kerusakan gigi, apakah perlu tambal gigi atau cabut gigi

Bagi Anda yang pernah merasakan sakit gigi, pasti tidak ingin mengalaminya untuk kedua kali, bukan? Dengan pengobatan dan perawatan tepat Anda bisa terbebas dari masalah sakit gigi akibat gigi yang rusak. Ada dua pilihan perawatan, yaitu tambal gigi atau cabut gigi.

Tambal gigi dan cabut gigi adalah dua prosedur yang biasa digunakan dokter dalam merawat gigi yang rusak. Lalu, manakah yang lebih baik dari dua prosedur perawatan gigi ini? dan Anda harus pilih yang mana?

Iklan dari HonestDocs
Pencabutan Gigi Di Tooth's Kingdom Dental Care

Pencabutan gigi adalah tindakan di mana sebuah gigi atau beberapa gigi diangkat oleh ahli bedah mulut dan wajah-rahang (maksilofasial) menggunakan peralatan kedokteran gigi lengkap. Ini adalah teknik sederhana yang dikenal sebagai bedah mulut, biasanya membutuhkan bius lokal atau umum, dan obat penenang

Istock 181864178 %281%29

Pertanyaan ini cukup sulit dijawab, karena kedua metode ini punya kelebihan dan kekurangan masing-masing. Pastinya, peruntukan dari masing-masing prosedur tersebut memerlukan pertimbangan dari dokter berdasarkan kerusakan gigi yang Anda alami setelah dilakukan pemeriksaan.

Jadi harus tetap pergi ke dokter gigi? Ya iya, tidak ada pilihan lain yang lebih baik. Jadi jangan sampai Anda datang langsung meminta dokter untuk menambal atau mencabut gigi Anda padahal Anda tidak tahu benar akan kondisi gigi saat ini.

Agar lebih jelasnya, pelajari lebih dulu dua prosedur perawatan gigi ini sehingga Anda lebih merasa yakin akan keputusan untuk menambal atau mencabut gigi. Meskipun sekali lagi, keputusan terbaik akan direkomendasikan oleh dokter gigi yang merawat.

Kapan Diperlukan Tambal Gigi?

Tambal gigi bisa digunakan untuk menyelamatkan gigi dari kerusakan lebih lanjut. Gigi yang rusak akan diperbaiki tanpa perlu menghilangkannya, bahkan fungsinya bisa kembali seperti sedia kala. Prosedur penambalan gigi dilakukan jika struktur yang menyokong gigi masih dalam kondisi baik dan gigi hanya berlubang atau paling parah terdapat infeksi yang hanya mencapai pulpa-nya saja.

Pulpa gigi adalah lapisan paling dalam dari gigi yang terdiri dari pembuluh darah dan jaringan saraf. Struktur ini merupakan satu-satunya struktur gigi non-tulang yang diselimuti oleh tulang gigi itu sendiri. Pulpa inilah yang berfungsi mengalirkan darah untuk menjaga kesehatan gigi.

Jika gigi Anda berlubang dan lubang ini cukup dalam hingga menembus pulpa gigi, maka hal inilah yang menyebabkan bakteri dalam mulut masuk mencapai pulpa dan menyebabkan infeksi. Infeksi bakteri ini akan menyebabkan pembengkakan bahkan hingga kematian jaringan pulpa.

Iklan dari HonestDocs
Pencabutan Gigi Di Tooth's Kingdom Dental Care

Pencabutan gigi adalah tindakan di mana sebuah gigi atau beberapa gigi diangkat oleh ahli bedah mulut dan wajah-rahang (maksilofasial) menggunakan peralatan kedokteran gigi lengkap. Ini adalah teknik sederhana yang dikenal sebagai bedah mulut, biasanya membutuhkan bius lokal atau umum, dan obat penenang

Istock 181864178 %281%29

2 Jenis tambal gigi

Atas dasar ini, maka ada dua jenis penambalan gigi, yaitu penambalan dangkal dan penambalan dalam (perawatan saluran akar):

  • Penambalan dangkal atau tambal gigi biasa. Prosedur perawatan gigi ini berguna untuk lubang-lubang yang masih dangkal, di mana lubang tersebut tidak pernah menyebabkan sakit gigi yang berdenyut. Melainkan hanya ngilu saja saat menyantap makanan atau minuman dingin atau panas.
  • Perawatan saluran akar. Dilakukan beberapa kali perawatan, biasanya 4 kali tambal sementara lalu yang terakhir tambal gigi permanen. Prosedur perawatan gigi ini berguna untuk lubang gigi sudah menyebabkan sakit gigi berdenyut parah. Kondisi ini menandakan bahwa sudah terjadi infeksi atau peradangan pada pulpa. Pulpa gigi yang rusak atau mati harus dibersihkan. Selanjutnya rongga yang kosong diisi oleh material tembal gigi untuk mencegah masuknya makanan dan kuman-kuman.

Berapa biaya tambal gigi yang diperlukan?

Untuk biaya tambal gigi sendiri akan bergantung pada jenis bahan tambalan yang digunakan, tingkat kerusakan gigi, serta tindakan lain selama metode tambal gigi dilakukan oleh dokter gigi. Karena biaya tambal gigi umumnya bervariasi dan lebih bergantung pada bahan tambalan yang digunakan, maka berikut ini adalah perkiraan biaya tambal gigi berdasarkan bahan yang digunakan:

  • Amalgam (merkuri dan timah). Cenderung kuat untuk menahan tekanan dan harga tambal gigi ini relatif terjangkau. Tetapi warnanya tidak bisa sama dengan warna gigi bahkan bisa berubah menjadi hitam jika terjadi korosi pada gigi
  • Komposit. Waktu pemasangan tambal bahan ini umumnya memerlukan waktu sekitar 20 menit dan bisa bertahan hingga 5 tahun. Biaya tambal gigi sedikit lebih mahal dibandingkan dengan bahan amalgam tetapi cenderung memiliki warna yang mirip dengan warna gigi
  • Ionomer kaca (Glass ionomer cement/GIC). Dengan bahan tambal gigi jenis ini maka warna tambalan bisa disesuaikan dengan warna gigi dan pemasangannya cukup mudah. Tetapi selain biaya tambal gigi yang cukup mahal, bahan ionomer kaca juga tidak terlalu kuat
  • Porselen (keramik). Jenis tambal gigi ini cukup sering digunakan dan memiliki ketahanan yang cukup lama (sekitar 15 tahun), tetapi tetap bisa retak dan rapuh. Waktu pemasangannya juga harus beberapa kali dengan biaya tambal gigi yang tergolong mahal
  • Emas kuning. Dengan bahan emas, ketahanan tambal gigi yang satu ini termasuk kuat dan tahan lama serta aman dari korosi serta noda. Tetapi dengan harga tambal gigi yang mahal, warna emasnya tentu tidak mungkin sama dengan warna gigi

Selain kelima bahan tambal gigi yang biasa digunakan, ada pula bahan ionomer resin. Bahan ini lebih cocok digunakan pada penambalan gigi susu, tetapi jika tambal gigi permanen maka tidak disarankan menggunakan bahan ionomer resin.

Baca juga: 5 Jenis Bahan Tambal Gigi

Lalu Kapan Diperlukan Cabut Gigi?

Pencabutan gigi menjadi pilihan terakhir manakala gigi yang sudah rusak tidak dapat diperbaiki dan tidak dapat dipertahankan. Bahkan jika dibiarkan atau tidak dicabut berpotensi menimbulkan infeksi atau bahaya yang serius. Lebih lengkapnya, berikut ini beberapa alasan yang mengharuskan dokter melakukan prosedur cabut gigi:

  • Gigi berlubang parah. Jika lubang pada gigi sudah terlalu besar dan membahayakan struktur gigi lainnya serta membuat gigi menjadi terlalu rapuh dan sulit untuk diperbaiki, maka gigi seperti ini harus dicabut.
  • Patah gigi yang parah. Jika terjadi patah gigi yang cukup parah, misalnya hingga menghilangkan setengah bagian mahkota gigi, maka kemungkinan besar akan dilakukan cabut gigi.
  • Lubang gigi melebar ke bawah garis gusi. Garis gusi merupakan batas antara mahkota gigi yang keras dengan gusi, jika terdapat lubang gigi yang meluas hingga ke bawah garis gusi ini maka cara menyembuhkannya adalah dengan cabut gigi.

Prosedur dan Perawatan Pasca Cabut Gigi

Jika pada akhirnya Anda diharuskan untuk mencabut gigi, dokter gigi pastinya akan melakukan anastesi untuk memastikan Anda tidak mengalami sakit saat prosedur ini dilakukan. Selanjutnya, dokter akan menggunakan alat yang bentuknya seperti tuas yang biasa disebut elevator untuk melonggarkan gigi Anda saat masih berada pada tempatnya. Setelah itu, tang pencabut khusus akan digunakan untuk mencabut gigi.

Iklan dari HonestDocs
Booking Klinik Perawatan Saluran Akar via HonestDocs

Dapatkan diskon hingga 70% paket perawatan saluran akar hanya dari HonestDocs. Klik dan booking sekarang!

Ia d09 perawatan saluran akar

Mungkin Anda membayangkan rasa ngilu luar biasa jika gigi Anda diperlakukan seperti ini, namun tenang saja karena prosedur ini sangat aman jika dilakukan oleh ahlinya dengan benar.

Setelah gigi Anda dicabut, Anda diharuskan menggigit sepotong kasa selama kurang lebih 45 menit untuk menghentikan darah dan merangsang pembentukan bekuan darah pada soket atau lubang bekas gigi. Pendarahan ringan selama 24 jam setelah proses ini masih dianggap normal. Di samping itu, bisa pula terjadi pembengkakan pada wajah, namun tak perlu khawatir Anda bisa meringankannya dengan kompres es pada pipi yang bengkak.

Umumnya proses cabut gigi dan penyembuhannya memakan waktu kurang lebih dua minggu. Selama proses ini ada baiknya Anda menggunakan sikat gigi yang lebih lembut dan menyikat gigi dengan lebih perlahan untuk menghindari kemungkinan iritasi. Dan konsumsilah makanan lunak terlebih dahulu.

Lantas Pilih Tambah Gigi atau Cabut Gigi?

Setelah mengetahui kegunaan dan prosedur tambal gigi dan cabut gigi, Anda tentu akan lebih bisa menentukan mana yang lebih pas untuk mengatasi masalah gigi Anda. Namun untuk lebih pastinya konsultasikan juga dengan dokter gigi.

Bicarakan dengan dokter gigi Anda jika ada hal-hal yang masih dikhawatirkan berkaitan dengan tambal gigi atau cabut gigi. Kebanyakan timbul rasa khawatir jangan-jangan kedua prosedur tersebut akan terasa menyakitkan atau menimbulkan kecacatan setelahnya. Jangan berasumsi tanpa konsultasi terlebih dahulu.

Baca juga: Penyebab, Gejala, dan Pengobatan Gigi Berlubang

3 Referensi
Tim Editorial HonestDocs berkomitmen untuk memberikan informasi yang akurat kepada pembaca kami. Kami bekerja dengan dokter dan praktisi kesehatan serta menggunakan sumber yang dapat dipercaya dari institusi terkait. Anda dapat mempelajari lebih lanjut tentang proses editorial kami di sini.
Signs of a Cavity: What Are the Symptoms of Tooth Decay?. Healthline. (https://www.healthline.com/health/signs-of-a-cavity)
Cavities/tooth decay - Symptoms and causes. Mayo Clinic. (http://www.mayoclinic.com/health/cavities/DS00896/DSECTION=symptoms)
Tooth Decay Prevention: 8 Daily Dental Care Tips. WebMD. (https://www.webmd.com/oral-health/guide/tooth-decay-prevention)

Artikel ini hanya sebagai informasi kesehatan, bukan diagnosis medis. HonestDocs menyarankan Anda untuk tetap melakukan konsultasi langsung dengan dokter yang ahli dibidangnya.

Terima kasih sudah membaca. Seberapa bermanfaat informasi ini bagi Anda?
(1 Tidak bermanfaat / 5 Sangat bermanfaat)

Tanya Dokter

Kami tidak akan mengungkapkan nama dan informasi Anda


Lampirkan file (foto atau video)
Seperti riwayat pengobatan atau foto gejala (jika ada)
Seperti riwayat pengobatan atau foto gejala (jika ada)
* Jangan khawatir! Kami menjaga kerahasiaan file Anda. Hanya Anda dan dokter yang dapat melihat file tersebut.

Periksa ke rumah sakit atau klinik untuk informasi lebih lanjut.

Submit
Buka di app