Ketahui Apakah Stress dan Sariawan Saling Berkaitan?

Dipublish tanggal: Feb 27, 2019 Update terakhir: Okt 12, 2020 Tinjau pada Jul 29, 2019 Waktu baca: 3 menit
Ketahui Apakah Stress dan Sariawan Saling Berkaitan?

Pernahkah Anda mengalami sariawan ? Ya, sariawan merupakan gangguan kesehatan pada rongga mulut yang sering sekali terjadi pada setiap orang baik dari anak -  anak hingga orang dewasa dan lanjut usia. 

Sariawan pun bukan merupakan suatu penyakit serius dan mengkhawatirkan namun kehadirannya dalam rongga mulut manusia biasanya akan sangat mengganggu mood dan keseluruhan aktivitas seseorang karena rasa sakit dan tidak nyaman yang ditimbulkan sehingga seseorang penderita sariawan akan merasa sakit ketika berbicara, membuka mulut, makan dan sebagainya. 

Iklan dari HonestDocs
Beli Obat Langung Dikirim!

Gratis Ongkir Seluruh Indonesia ✔️ Bisa COD ✔️ GRATIS Konsultasi Apoteker ✔️

Default internal ads sept20

Hal ini tentunya juga dapat mengganggu mood seseorang. Lalu apakah sariawan ada hubungannya dengan stress? Yuk simak lebih lanjut artikel satu ini untuk mengetahuinya. 

Apakah Stress dan Sariawan Berkaitan ?

Jawabanya ialah ya, stress dan sariawan berkaitan dan memiliki hubungan sebab akibat dimana stress dapat menjadi penyebab dari munculnya sariawan di rongga mulutmu.  

Selama ini Anda pasti berpikir sariawan yang timbul di rongga mulutmu ialah karena kurang minum vitamin C, panas dalam, kurang minum air putih, terlalu banyak makan goreng gorengan, terlalu banyak mengkonsumsi cabe dan makanan pedas, kurang makan buah buahan dan sayuran, serta faktor faktor yang tidak disengaja seperti kegigit atau terkena makanan keras seperti duri ikan dan sebagainya. 

Ya memang faktor faktor tersebut benar adanya. Namun ternyata stress pun bisa menjadi penyebab terjadinya sariawan pada rongga mulut kamu. 

Mengapa Kedua Hal Ini Berkaitan?

Hal ini dikarenakan bila Anda sedang stress atau banyak pikiran hingga depresi, tubuh akan memacu asam lambung naik ke atas sampai ke rongga mulut atau biasa disebut GERD (gastroesofageal reflux disease) sehingga mukosa di rongga mulut akan bereaksi dan menjadi rusak sehingga menyebabkan iritasi dinding mulut dan menimbulkan luka yang dikenal dengan sebutan sariawan.

Selain  itu, kondisi stress dan banyak pikiran yang dialami seseorang juga akan membuat orang tersebut menjadi kurang atau tidak sama sekali memerhatikan kebersihan dan kesehatan rongga mulutnya seperti gigi berlubang, bau mulut, kurang bersihnya menyikat gigi, akar gigi tertinggal, dan melukai dinding mulut, adanya gigi palsu yang tidak dirawat dengan baik, gigi yang dikawat, gigi yang di-crown dan berbagai macam permasalahan kebersihan rongga mulut lainnya. 

Iklan dari HonestDocs
Beli SP Troches Melon via Pengiriman Obat HonestDocs

Gratis Ongkir Seluruh Indonesia ✔️ Bisa COD ✔️ GRATIS Konsultasi Apoteker ✔️

Screen shot 2019 04 10 at 17.23.43

Hal ini juga dapat memicu timbulnya sariawan pada area rongga mulut karena sistem sanitasi dan kebersihan dalam mulut yang tidak terjaga. Sebaiknya sebanyak apapun dan seberat apapun stress dan pikiran yang sedang dialami, Anda tetap harus menjaga kesehatan rongga mulut walau dengan cara basic seperti rutin sikat gigi minimal 2 kali sehari setiap pagi dan malam sebelum tidur, berkumur dengan larutan cuci mulut atau air garam serta rutin check up kesehatan rongga mulut ke dokter terdekat.

Stress yang dihadapi oleh seseorang bisa juga menimbulkan sariawan yang disebabkan karena orang tersebut mengonsumsi obat-obat tertentu seperti antibiotika dalam jangka waktu lama, kemoterapi, dan steroid sehingga membuat hormon orang tersebut menjadi tidak seimbang. 

Perlu kamu ketahui saat Anda sedang stress, tubuh akan melepaskan suatu hormon dan hormon tersebut mampu merusak jaringan rongga mulut yang dilewatinya dan menyebabkan sariawan. 

Pada kaum perempuan, sariawan juga biasa terjadi menjelang masa pra menstruasi dimana adanya penurunan tingkat hormon estrogen yang akan menyebabkan suplai darah utama ke perifer menurun dan terjadi gangguan keseimbangan sel-sel termasuk rongga mulut sehingga memicu terjadinya sariawan.

Setelah membaca beberapa alasan diatas, tentunya kamu akan paham bahwa stress dan sariawan memiliki hubungan erat dimana stress berlebih akan mempengaruhi kesehatan tubuh manusia. 

Sariawan hanyalah contoh kecil dari hasil yang disebabkan oleh pikiran dan kondisi tubuh yang stress. Bila sariawan sudah terjadi, Anda dapat mengobatinya dengan membeli obat penyembuh sariawan yang dijual umum di pasarah hingga mengkonsumsi makanan sehat dan kaya akan vitamin C serta jangan lupa untuk selalu menjaga pola dan gaya hidup dengan rutin berolahraga dan istirahat yang cukup. 

Yang paling penting ialah jangan memikirkan sesuatu terlalu dalam sehingga pikiran tidak mudah stress karena stress ialah awal dari seluruh penyakit yang ada pada tubuh manusia.

5 Referensi
Tim Editorial HonestDocs berkomitmen untuk memberikan informasi yang akurat kepada pembaca kami. Kami bekerja dengan dokter dan praktisi kesehatan serta menggunakan sumber yang dapat dipercaya dari institusi terkait. Anda dapat mempelajari lebih lanjut tentang proses editorial kami di sini.

Artikel ini hanya sebagai informasi kesehatan, bukan diagnosis medis. HonestDocs menyarankan Anda untuk tetap melakukan konsultasi langsung dengan dokter yang ahli dibidangnya.

Terima kasih sudah membaca. Seberapa bermanfaat informasi ini bagi Anda?
(1 Tidak bermanfaat / 5 Sangat bermanfaat)

Tanya Dokter

Kami tidak akan mengungkapkan nama dan informasi Anda


Lampirkan file (foto atau video)
Seperti riwayat pengobatan atau foto gejala (jika ada)
Seperti riwayat pengobatan atau foto gejala (jika ada)
* Jangan khawatir! Kami menjaga kerahasiaan file Anda. Hanya Anda dan dokter yang dapat melihat file tersebut.

Periksa ke rumah sakit atau klinik untuk informasi lebih lanjut.

Submit
Buka di app