Doctor men
Ditulis oleh
HONESTDOCS EDITORIAL TEAM
Seks dan Hubungan

Senam Kegel Untuk Mengencangkan Otot Vagina

Update terakhir: NOV 14, 2019 Waktu baca: 2 menit
Telah dibaca 997.979 orang

Senam Kegel Untuk Mengencangkan Otot Vagina

Dinding vagina terdiri dari otot-otot yang bersifat elastis. Bagi wanita yang sudah pernah melahirkan, kondisi otot gampang mengendur. Kondisi ini tentu membuat hubungan seks dengan pasangan menjadi tidak nikmat. 

Untuk mengembalikan keelastisan otot vagina, ada banyak cara yang bisa Anda tempuh. Dan salah satu yang cukup direkomendasikan adalah melakukan senam kegel. Lantas apa itu senam kegel dan apa saja manfaatnya? Temukan jawabannya dibawah ini.

Iklan dari HonestDocs
Mau Pesan Obat? Beli Aja via HonestDocs!

Klik di sini dan beli obat via HonestDocs, langsung dapat GRATIS ongkir* ke seluruh wilayah Indonesia!

Iklan obat

Sekilas Mengenai Senam Kegel

Senam kegel adalah gerakan untuk mengencangkan otot panggul bagian bawah. Jadi hanya bagian panggul saja yang bergerak. Sementara bagian tubuh lainnya tidak ikut bergerak. Senam ini awalnya dikembangkan untuk mengatasi masalah inkontinensia urine pada wanita setelah melahirkan. Namun faktanya, senam ini juga memiliki manfaat kompleks. Selain mengencangkan otot panggul juga bisa mengatasi masalah di area intim.

Sehabis melahirkan, wanita biasanya mengalami masalah otot vagina mengendur. Untuk menuntaskannya, melakukan senam kegel menjadi cara tepat. Jika dipraktikkan secara teratur, otot vagina akan kembali menjadi kencang.

Manfaat Senam Kegel untuk Wanita

Ada banyak manfaat yang bisa Anda dapatkan jika rajin melakukan senam kegel. Tidak hanya menjaga kesehatan vagina, masih banyak lagi fungsi dari gerakan tersebut. Beberapa diantaranya adalah:

Mengencangkan vagina
Saat memasuki usia menapouse, wanita akan mengalami masalah vagina mengendur. Tentu saja hal tersebut membuat aktivitas seks tidak memuaskan. Dengan melakukan senam kegel, kondisi vagina akan kembali kencang.

Merapatkan vagina
Vagina yang mengendur usai melahirkan menjadi masalah besar bagi wanita. Untuk merapatkan otot vagina, gerakan pada senam kegel bisa membantu. Sirkulasi darah ke vagina kembali lancar. Selain itu, senam kegel juga bisa meregenerasi sel dan jaringan pada vagina yang sudah rusak. Kondisi otot akan kembali kencang seperti semula.

Menyembuhkan wasir
Ambeien atau wasir juga sering dialami oleh wanita sehabis melahirkan. Peredaran darah yang tidak lancar menjadi penyebabnya. Untuk mengatasi wasir, Anda bisa melakukan senam kegel. Dengan mempraktikkan gerakan panggul bawah secara teratur, aliran darah akan kembali normal.

Iklan dari HonestDocs
Mau Pesan Obat? Beli Aja via HonestDocs!

Klik di sini dan beli obat via HonestDocs, langsung dapat GRATIS ongkir* ke seluruh wilayah Indonesia!

Iklan obat

Praktik Senam Kegel

Gerakan senam kegel bisa dilakukan sembari duduk atau berbaring. Jika Anda belum pernah melakukan senam ini sebelumnya, sebaiknya lakukan dengan berbaring. Atur posisi lutut dengan cara ditekuk agar posisi tubuh lebih rileks. Sebelumnya, tentukan dulu posisi otot dasar panggul. Kencangkan otot area vagina seperti saat menahan kencing untuk mengetahui letaknya. Setelah itu, ikuti beberapa gerakan dibawah ini.

  • Mengencangkan otot panggul bagian bawah selama 3 hingga 5 detik, jangan menahan napas
  • Mengencangkan otot perut, paha, serta patat selama 3 hingga 5 detik dan jangan menahan napas.
  • Melemaskan otot panggul bawah selama 3 detik
  • Mengulangi gerakan diatas kurang lebih 10 kali
  • Jika ingin mendapatkan hasil maksimal, lakukan senam kegel 3 kali sehari

Jika Anda sudah terbiasa melakukan senam kegel, bisa menambah intensitasnya. Yang mulanya menahan otot panggul hanya 5 detik, naikkan menjadi 6-10 detik.

Tetap Menjaga Organ Intim

Tidak cukup hanya dengan melakukan senam kegel. Untuk mengembalikan kekencangan otot vagina, Anda juga harus menjaga kebersihan area intim. Rajinlah mengganti celana dalam sebanyak 2-3 kali dalam sehari. Gunakan pembersih kewanitaan yang mengandung povidone-iodine untuk mencegah infeksi di area vagina. Saat menstruasi, seringlah mengganti pembalut setiap 4-6 jam.

Terima kasih sudah membaca. Seberapa bermanfaat informasi ini bagi Anda?
(1 Tidak bermanfaat / 5 Sangat bermanfaat)

Tanya Dokter

Kami tidak akan mengungkapkan nama dan informasi Anda


Lampirkan file (foto atau video)
Seperti riwayat pengobatan atau foto gejala (jika ada)
Seperti riwayat pengobatan atau foto gejala (jika ada)
* Jangan khawatir! Kami menjaga kerahasiaan file Anda. Hanya Anda dan dokter yang dapat melihat file tersebut.
Submit