Kebiasaan Sehat

Tips Cara Membuat Rumah Sehat yang Bebas Dari Tungau

Dipublish tanggal: Feb 14, 2019 Update terakhir: Mar 11, 2020 Waktu baca: 1 menit
Tips Cara Membuat Rumah Sehat yang Bebas Dari Tungau

Tidak ada tempat senyaman rumah. Begitulah harusnya sebuah rumah, menjadi tempat yang menjadi yang paling nyaman bagi semua orang. Agar selalu nyaman, rumah harus selalu bersih, rapi, tidak lembap, dan cukup udara segar dan sinar matahari.

Rumah yang lembap akibat kurang cahaya, dapat menjadi tempat jamur berkembang biak. Jamur penyebab alergi di dalam rumah, umumnya berukuran sangat kecil dan hanya bisa dilihat dengan bantuan mikroskop. Di dalam rumah, biasanya jamur tumbuh di kamar mandi, di bawah tempat cuci piring, di ruang cuci dan di gudang.  Gejala alergi jamur meliputi bersin-bersin, hidung tersumbat, mata gatal dan berair, pilek, dan batuk.

Satu lagi hewan penyebab alergi yang hobi hidup di rumah yang kotor dan berdebu adalah tungau debu. Tungau termasuk  keluarga laba-laba, berukuran kurang dari setengah milimeter dan berwarna putih. Kebanyakan tungau berkembang biak di area gelap dan bersuhu 25 derajat Celsius.

Dimana tungau debu sering bersembunyi?

Tungau sangat suka makan sel kulit mati manusia. Itulah sebabnya, hewan mikroskopis ini suka bersembunyi di kasur, bantal, pakaian, karpet, kursi, dan boneka. Kotoran tungau mengandung protein dan ketika dihirup atau disentuh seseorang yang alergi mendorong produksi antibodi. Hal ini menyebabkan pelepasan bahan kimia yang disebut histamin dalam jumlah yang sangat banyak. Dampaknya terjadi pembengkakan dan iritasi pada saluran pernapasan sehingga penderita sulit bernapas. 

Gejala alergi tungau debu mirip dengan alergi serbuk sari, tetapi sering terjadi sepanjang tahun, bukan hanya musiman. Pengobatannya mungkin termasuk obat-obatan seperti antihistamin, dekongestan, atau semprotan hidung.

Cara melindungi rumah dari tungau debu

Untuk mencegah rumah menjadi  sumber penyebab alergi, berikut langkah yang bisa Anda lakukan.

  1. Buka jendela setiap pagi dan sore agar udara berganti dan sinar matahari bebas masuk. Kelembapan rumah harus dijaga di bawah 45%.
  2. Perbanyak lubang udara ventilasi yang dapat menangkap sinar matahari secara langsung. Memasang genteng kaca di beberapa bagian juga bisa menjadi solusi agar ruangan menjadi terang dan tidak lembap.
  3. Sapu dan pel bersih-bersih rumah Anda setiap hari. Jangan lupa untuk membersihkan perabot dari debu-debu yang menempel. 
  4. Cuci atau bersihkan sprei, karpet, sarung bantal, selimut dan sofa minimal seminggu sekali. 
  5. Gunakan pembersih debu dengan teknologi terbaru.

3 Referensi
Tim Editorial HonestDocs berkomitmen untuk memberikan informasi yang akurat kepada pembaca kami. Kami bekerja dengan dokter dan praktisi kesehatan serta menggunakan sumber yang dapat dipercaya dari institusi terkait. Anda dapat mempelajari lebih lanjut tentang proses editorial kami di sini.
Dust Mite Allergies: Symptoms, Treatment and Prevention. Healthline. (https://www.healthline.com/health/allergies/dust-mites)
Dust mite allergy: Symptoms, treatment, and prevention. Medical News Today. (https://www.medicalnewstoday.com/articles/318419.php)
Dust Mite-Proof Mattress And Pillow Covers For Allergies. WebMD. (https://www.webmd.com/allergies/dust-mite-mattress-and-pillow-covers-for-allergy-relief)

Terima kasih sudah membaca. Seberapa bermanfaat informasi ini bagi Anda?
(1 Tidak bermanfaat / 5 Sangat bermanfaat)

Tanya Dokter

Kami tidak akan mengungkapkan nama dan informasi Anda


Lampirkan file (foto atau video)
Seperti riwayat pengobatan atau foto gejala (jika ada)
Seperti riwayat pengobatan atau foto gejala (jika ada)
* Jangan khawatir! Kami menjaga kerahasiaan file Anda. Hanya Anda dan dokter yang dapat melihat file tersebut.
Submit
Buka di app