HONESTDOCS EDITORIAL TEAM
Ditulis oleh
HONESTDOCS EDITORIAL TEAM
DR.VINA SETIAWAN
Ditinjau oleh
DR.VINA SETIAWAN

Penyebab Terbentuknya Kantung Mata

Dipublish tanggal: Agu 15, 2019 Update terakhir: Okt 12, 2020 Tinjau pada Feb 22, 2020 Waktu baca: 3 menit
Penyebab Terbentuknya Kantung Mata

Kantung mata merupakan permasalahan yang terjadi di bagian bawah mata. Biasanya hal ini akan cukup mengganggu penampilan bagi kaum wanita. Oleh sebab itu banyak wanita melakukan prosedur bedah plastik untuk menghilangkan kantung mata.

Kantung mata terjadi karena berpindahnya lemak ke bagian kelopak mata yang terjadi terus menerus dan terjadi penumpukan sehingga timbul pembengkakan. Selain lemak, cairan yang terdapat pada mata juga dapat memicu timbulnya pembengkakan pada kantung mata. 

Iklan dari HonestDocs
Beli IMBOOST FORCE 10TAB 1 STRIP via HDmall

Gratis Ongkir Seluruh Indonesia ✔️ Bisa COD ✔️ GRATIS Konsultasi Apoteker ✔️

Imboost force tablet 4

Penyebab terjadinya kantung mata

Faktor utama penyebab timbulnya kantung mata adalah usia. Semakin tua usia maka kulit akan semakin mengendur. Selain itu, kondisi jaringan dan otot yang menumpuk pun semakin melemah. Faktor-faktor lain yang menyebabkan timbulnya kantung mata adalah:

Penyimpanan cairan

Kantung mata terjadi karena adanya proses penyimpanan cairan yang terjadi di sekitar mata. Proses penyimpanan air ini dipengaruhi oleh perubahan cuaca, peningkatan produksi hormon, dan makanan asin.

Kurang tidur

Kebiasaan buruk yang sering dilakukan dan menyebabkan kantung mata adalah kurang tidur. Jika kebiasaan ini dilakukan secara berlanjut, maka kantung mata bisa muncul tak hanya pada usia senja saja tetapi juga di usia muda. 

Tidur

Tanpa Anda sadari, kebiasaan tidur pun dapat menjadi penyebab timbulnya kantung mata. Namuan hal ini wajar terjadi karena selama tidur produksi cairan akan semakin bertambah. 

Pada saat tidur, tubuh dan sirkulasi di dalam tubuh berjalan lambat sehingga terjadi kelebihan cairan. Namun, hal ini wajar terjadi dan kantung mata akan segera hilang setelah Anda beraktivitas normal.

Alergi

Jika kantung mata dibarengi dengan kondisi mata yang memerah dan membengkak, itu menandakan bahwa Anda mengalami alergi. Jika terjadi hal demikian, maka segeralah memeriksakan diri ke dokter. 

Iklan dari HonestDocs
Beli IMBOOST FORCE 10TAB 1 STRIP via HDmall

Gratis Ongkir Seluruh Indonesia ✔️ Bisa COD ✔️ GRATIS Konsultasi Apoteker ✔️

Imboost force tablet 4

Keturunan

Faktor terakhir penyebab kantung mata yang tidak bisa dihindari adalah faktor keturunan. Jika keluarga Anda memiliki kantung mata, maka kemungkinan Anda pun akan memiliki kantung mata. 

Mengatasi kantung mata

Trik untuk menutupi kantung mata dengan metode make up adalah dengan menggunakan concealer.  Concealer dapat menyamarkan dan menutupi lingkar hitam pada mata dan membuat tampilan wajah Anda lebih segar. Langkah lain untuk mengatasi kantung mata adalah:

Kompres dengan air dingin

Salah satu langkah mudah mengurangi dan menghilangkan kantung mata adalah dengan mengompres dengan air dingin. Kantung mata yang biasa terjadi saat bangun pagi dapat dikurangi dengan mengompres kantung mata dengan air dingin. 

Tidur dengan posisi yang tepat

Untuk mengurangi kantung mata, Anda dapat memilih posisi tidur dimana posisi kepala lebih tinggi daripada badan. Anda bisa menggunakan bantal tambahan atau bantal yang tebal. Dengan posisi kepala lebih tinggi dari badan, cairan tidak akan terkumpul di bagian wajah. 

Tidur cukup

Begadang merupakan kebiasaan buruk yang dapat memperparah kantung mata. Oleh sebab itu, agar terhindar dari kantung mata, istirahatlah dengan cukup. Penuhilah porsi istirahat ideal yaitu 8 jam sehari. Tidur cukup juga dapat menghindarkan Anda dari stres.

Kurangi garam

Anda sebaiknya mengurangi konsumsi garam guna menghindari munculnya kantung mata. Gunakan garam seperlunya pada makanan Anda. 

Iklan dari HonestDocs
Beli Obat Mata via HDmall

Gratis Ongkir Seluruh Indonesia ✔️ Bisa COD ✔️ GRATIS Konsultasi Apoteker ✔️

Default internal ads 12

Atasi alergi

Jika Anda memiliki alergi yang mempengaruhi kantung mata, maka sebaiknya Anda segera berkunjung ke dokter untuk mendapatkan penanganan yang tepat. Hal ini untuk mencegah peradangan pada mata Anda.

Hapus make-up

Jagalah kebersihan wajah dengan selalu membersihkan make up sebelum tidur. Kondisi wajah yang bersih tentunya akan membuat wajah terhindar dari kantung mata, jerawat, dan lain sebagainya.

Gunakan sunblock

Paparan sinar matahari terbukti dapat mengurangi elastisitas kulit sehingga kulit mudah mengendur. Jika Anda ingin beraktivitas di luar ruangan, gunakanlah sunblock dan kacamata hitam. 

Terapi

Kantung mata dapat dikurangi dan dihilangkan dengan melakukan beberapa perawatan seperti laser resurfacing, peeling, dan filler dengan bahan kimia. Terapi aman jika dilakukan oleh tenaga ahli profesional yang terlatih. 

Operasi kelopak mata (blepharoplasty)

Langkah terakhir yang kini diminati adalah dengan melakukan operasi kelopak mata. Dengan operasi, kantung mata akan lebih cepat hilang walaupun biaya yang dikeluarkan tidak sedikit. Namun, Anda sebaiknya berkonsultasi dengan dokter ahli sebelum melakukan tindakan operasi kelopak mata ini. 

Hal ini untuk mencegah timbulnya efek setelah operasi nanti. Efek samping yang mungkin muncul dari operasi ini antara lain infeksi mata, mata kering, hingga masalah penglihatan.


9 Referensi
Tim Editorial HonestDocs berkomitmen untuk memberikan informasi yang akurat kepada pembaca kami. Kami bekerja dengan dokter dan praktisi kesehatan serta menggunakan sumber yang dapat dipercaya dari institusi terkait. Anda dapat mempelajari lebih lanjut tentang proses editorial kami di sini.
Just M, et al. Effect of smoking on skin elastic fibres: Morphometric and immunohistochemical analysis. British Journal of Dermatology. 2007;156:85.
Vrcek I, et al. Infraorbital dark circles: A review of the pathogenesis, evaluation and treatment. Journal of Cutaneous and Aesthetic Surgery. 2016;9:65.
Patient education: Allergic rhinitis. American Academy of Family Physicians. https://www.clinicalkey.com/#!/content/patient_handout/5-s2.0-pe_AAFP_allergic-rhinitis_en.

Artikel ini hanya sebagai informasi kesehatan, bukan diagnosis medis. HonestDocs menyarankan Anda untuk tetap melakukan konsultasi langsung dengan dokter yang ahli dibidangnya.

Terima kasih sudah membaca. Seberapa bermanfaat informasi ini bagi Anda?
(1 Tidak bermanfaat / 5 Sangat bermanfaat)

Tanya Dokter

Kami tidak akan mengungkapkan nama dan informasi Anda


Lampirkan file (foto atau video)
Seperti riwayat pengobatan atau foto gejala (jika ada)
Seperti riwayat pengobatan atau foto gejala (jika ada)
* Jangan khawatir! Kami menjaga kerahasiaan file Anda. Hanya Anda dan dokter yang dapat melihat file tersebut.

Periksa ke rumah sakit atau klinik untuk informasi lebih lanjut.

Submit
Buka di app