Apa yang Perlu Anda Ketahui Mengenai Operasi Kelopak Mata

Dipublish tanggal: Agu 31, 2019 Update terakhir: Okt 12, 2020 Tinjau pada Mar 26, 2020 Waktu baca: 3 menit
Apa yang Perlu Anda Ketahui Mengenai Operasi Kelopak Mata

Seiring bertambahnya usia, kelopak mata bisa menjadi kendur. Kelopak mata yang kendur, tidak hanya dapat membuat seseorang terlihat lebih tua, tetapi juga dapat membuat kelopak mata terasa sangat berat. 

Jika Anda mengalami kondisi ini, Anda mungkin bertanya-tanya apakah, operasi kelopak mata (blepharoplasty) tepat untuk Anda.

Penuaan di sekitar kelopak mata sebagian besar ditentukan oleh faktor keturunan. Kemungkinannya, jika orangtua memiliki kelopak mata yang kendur, Anda juga akan mengalami kondisi ini di kemudian hari. 

Pada tahun 2012, operasi kelopak mata adalah prosedur bedah kosmetik ketiga yang paling sering dilakukan. Faktanya, jumlah orang yang menjalani blepharoplasty terus bertambah setiap tahun, dengan peningkatan empat persen dari 2011 hingga 2012. 

Prosedur ini mengoreksi kelopak mata yang terkulai dan pembentukan kantong mata di bawah mata dengan menghilangkan kelebihan lemak, kulit, dan otot. 

Operasi ini sangat membantu dalam mengembalikan penampilan muda dengan biaya, risiko, dan waktu pemulihan yang minimal. Bahkan, banyak orang memilih blepharoplasty daripada prosedur facelift lengkap.

Pada Kondisi Apa Biasanya Seseorang Memutuskan Untuk Melakukan Operasi Kelopak Mata?

Beberapa kondisi yang seringkali dapat ditangani melalui prosedur blepharoplasty, meliputi :

  • Pembengkakan kelopak mata bagian atas yang disebabkan oleh timbunan lemak berlebih
  • Kulit pada kelopak mata yang mengendur yang menciptakan lipatan atau mengganggu kontur alami kelopak mata atas, terkadang juga dapat mengganggu penglihatan.
  • Kelebihan kulit yang menyebabkan munculnya kerutan halus pada kelopak mata bagian bawah.
  • Munculnya kantung mata di bawah mata
  • Kelopak mata bagian bawah tampak kendur

Bagaimana prosedur Blepharoplasty berlangsung?

Operasi kelopak mata biasanya akan dilakukan sebagai prosedur rawat jalan dan dapat dilakukan di bawah anestesi lokal atau di bawah anestesi umum, tergantung pada kebutuhan khusus seseorang. 

Prosedur ini biasanya akan menyebabkan munculnya luka memar, bengkak, dan ketidaknyamanan ringan yang terjadi segera setelah menjalani operasi. 

Diperlukan waktu berminggu-minggu untuk melihat hasilnya setelah operasi selesai, karena pembengkakan dan memar perlu waktu untuk sembuh. 

Namun, sebagian besar pasien akan senang melihat perbaikan estetika pasca operasi, terutama jika mereka memiliki kulit kelopak mata yang sangat kendor atau longgar sebelumnya. 

Ada tiga jenis operasi kelopak mata yang berbeda, dan prosedur yang Anda perlukan dapat bervariasi tergantung pada bentuk mata Anda dan kondisi kesehatan lainnya. 

Salah satu dari tiga jenis ini akan direkomendasikan oleh spesialis Anda:

  • Pembedahan Kelopak Mata Atas: Blepharoplasty jenis ini digunakan terutama untuk mengatasi gangguan kehilangan penglihatan dan penampilan mata karena penuaan atau genetika. Seperti namanya, prosedur ini berfokus pada kelopak mata atas. Jenis operasi ini dapat mengembalikan fungsi mata atau memberikan penampilan yang lebih bulat dan terbuka.
  • Pembedahan Kelopak Mata Bawah: Prosedur ini didasarkan pada kelopak mata bagian bawah dan mata. Prosedur ini bertujuan untuk menghilangkan kerutan pada kulit dan memperbaiki kantung mata untuk memperbaiki penampilan.
  • Operasi Kelopak Mata Ganda: Dalam operasi kelopak mata ganda, lipatan dibuat di kelopak mata atas, menciptakan mata yang lebih luas dan tampak lebih besar. Prosedur ini adalah prosedur yang paling sering dilakukan di Asia Timur.

Apa efek samping yang dapat muncul terkait dengan operasi Kelopak Mata?

Komplikasi potensial dan efek samping dapat terjadi pada semua jenis operasi, tidak terkecuali dengan prosedur blepharoplasty. Aspek pertama dan paling penting dari operasi yang perlu diingat adalah bahwa untuk mendapatkan hasil yang Anda inginkan, akan membutuhkan waktu. 

Seperti hampir semua operasi kosmetik, perlu waktu berbulan-bulan hingga satu tahun pasca operasi untuk melihat manfaat penuh dari operasi pengangkatan kelopak mata.

Efek samping lain yang mungkin muncul mungkin termasuk pembentukan jaringan parut, memar atau bengkak pada area mata. Penglihatan ganda dan kebutaan sementara juga dapat terjadi, tetapi kondisi ini biasanya akan membaik dengan sendirinya dalam sehari. 

Gejala lain yang dapat muncul meliputi gatal pada mata, kekeringan dan ketidaknyamanan lainnya yang dapat diobati dengan obat tetes mata atau penanganan sederhana lainnya.

Selain itu, operasi blepharoplasty juga dapat menimbulkan sensitivas mata terhadap cahaya, iritasi mata serta kesulitan dalam membuka kelopak mata untuk sementara waktu. Perlu diketahui bahwa efek samping ini dapat atau tidak dapat terjadi pada setiap orang dengan efek samping yang bervariasi pada setiap orang.

Pastikan untuk meneliti prosedur ini sebanyak mungkin sebelum Anda mengambil keputusan. 

Kami harap tips ini telah menghilangkan beberapa ketidakpastian yang datang dengan operasi.


3 Referensi
Tim Editorial HonestDocs berkomitmen untuk memberikan informasi yang akurat kepada pembaca kami. Kami bekerja dengan dokter dan praktisi kesehatan serta menggunakan sumber yang dapat dipercaya dari institusi terkait. Anda dapat mempelajari lebih lanjut tentang proses editorial kami di sini.

Artikel ini hanya sebagai informasi kesehatan, bukan diagnosis medis. HonestDocs menyarankan Anda untuk tetap melakukan konsultasi langsung dengan dokter yang ahli dibidangnya.

Terima kasih sudah membaca. Seberapa bermanfaat informasi ini bagi Anda?
(1 Tidak bermanfaat / 5 Sangat bermanfaat)

Buka di app