Doctor men
Ditulis oleh
HONESTDOCS EDITORIAL TEAM
Kebiasaan Sehat

Penyebab Infeksi Saluran Kencing Sering Menyerang Wanita

Update terakhir: NOV 17, 2019 Waktu baca: 2 menit
Telah dibaca 1.578.729 orang

Penyebab Infeksi Saluran Kencing Sering Menyerang Wanita

Jika dibandingkan dengan pria, serangan penyakit infeksi saluran kencing cenderung menyerang pada wanita. Meskipun pria juga bisa mengalami serangan penyakit semacam ini, namun kemungkinannya pun jauh lebih kecil dibandingkan wanita.

Hal ini dikarenakan ada beberapa faktor yang mempengaruhinya, sehingga para wanita selalu diharapkan untuk mengetahui faktor penyebabnya dan cara untuk mengatasinya.

Iklan dari HonestDocs
Mau Pesan Obat? Beli Aja via HonestDocs!

Klik di sini dan beli obat via HonestDocs, langsung dapat GRATIS ongkir* ke seluruh wilayah Indonesia!

Iklan obat

Infeksi saluran kencing adalah infeksi yang terjadi pada bagian sistem kemih yang dapat menyerang pada bagian ureter ginjal, uretra, kandung kemih dan bagian yang lainnya. 

Apabila Anda saat ini sedang bertanya-tanya alasan yang menjadikan wanita lebih mudah terserang infeksi saluran kencing, maka Anda dapat mengetahui faktor penyebabnya seperti berikut ini:

1. Aktivitas seksual yang dilakukan wanita

Masing-masing wanita memiliki aktivitas seksual yang tidaklah sama. Untuk wanita yang aktif dalam seks, maka akan memberikan peluang yang lebih tinggi terhadap adanya infeksi saluran kencing dibandingkan dengan wanita yang memiliki aktivitas seksual tidak terlalu aktif. Selain memicu adanya serangan infeksi kencing, terlalu aktif melakukan hubungan seks pun juga bisa menimbulkan perpindahan bakteri atau kuman dari vagina menuju uretra. Hal inilah yang dapat menyebabkan infeksi pada bagian saluran kemih.

2. Anatomi tubuh yang dimiliki wanita

Uretra atau saluran terakhir untuk membuang urine keluar dari tubuh memiliki ukuran yang jauh lebih pendek dibandingkan dengan pria. Hal inilah yang menyebabkan bakteri atau kuman jauh lebih mencapai pada bagian kandung kemih pada wanita. 

Ditambah lagi dengan uretra terletak di dekat anus, sehingga wanita disarankan untuk menjaga kesehatan dan kebersihannya dengan membilasnya dari depan ke belakang.

3. Penggunaan alat kontrasepsi tertentu

Infeksi pada saluran kencing akan lebih menyerang wanita karena adanya penggunaan alat kontrasepsi tertentu yang digunakannya. Terutama bagi wanita yang menggunakan alat KB diafragma maupun spermisida, karena diafragma bisa menekan uretra dan bisa memperlambat pada pengosongan kandung kemih.

Iklan dari HonestDocs
Mau Pesan Obat? Beli Aja via HonestDocs!

Klik di sini dan beli obat via HonestDocs, langsung dapat GRATIS ongkir* ke seluruh wilayah Indonesia!

Iklan obat

4. Adanya faktor menopause

Setelah wanita mengalami masa menopause, maka wanita akan memiliki kadar hormon estrogen yang jauh lebih rendah, oleh karena itu, menimbulkan adanya perubahan yang ada di saluran kemih wanita. Sehingga hal inilah yang menjadikan wanita rentan terhadap serangan infeksi saluran kencing.

Cara mencegah infeksi saluran kandung kemih

Setelah Anda mengetahui penyebab dari infeksi saluran kencing seperti yang ada di atas, barulah Anda mengetahui cara melakukan pencegahan agar infeksi saluran kandung kemih dapat terhindarkan, di antaranya yaitu:

  • Apabila Anda merasa ingin ke kamar mandi untuk buang air kencing, maka jangan menahannya, segera pergi ke kamar mandi. Ketika Anda buang air kecil, maka pastikan bahwa kandung kemih sudah kosong sepenuhnya.
  • Ketika Anda habis buang air besar atau air kecil, bilaslah dengan arah depan ke belakang, jangan dari belakang ke depan, karena hal ini dapat menimbulkan bakteri masuk ke dalam vagina.
  • Perbanyak minum air putih 8 hingga 10 gelas setiap harinya.
  • Hindari mandi dengan bathtub, sebaiknya mandi lah dengan gayung maupun shower.
  • Sebelum dan sesudah melakukan hubungan badan, selalu bilas dan bersihkan vagina Anda.
  • Jangan menggunakan produk kewanitaan yang memiliki kandungan pengharum atau parfum, karena bisa menimbulkan iritasi.

Menjaga kesehatan vagina menjadi hal penting yang tidak boleh untuk Anda abaikan begitu saja. Ditambah lagi dengan mencegah jauh lebih baik dibandingkan dengan mengobati. 

Hal ini dikarenakan melakukan pencegahan jauh lebih murah dibandingkan dengan melakukan pengobatan yang membutuhkan banyak biaya.

Terima kasih sudah membaca. Seberapa bermanfaat informasi ini bagi Anda?
(1 Tidak bermanfaat / 5 Sangat bermanfaat)

Tanya Dokter

Kami tidak akan mengungkapkan nama dan informasi Anda


Lampirkan file (foto atau video)
Seperti riwayat pengobatan atau foto gejala (jika ada)
Seperti riwayat pengobatan atau foto gejala (jika ada)
* Jangan khawatir! Kami menjaga kerahasiaan file Anda. Hanya Anda dan dokter yang dapat melihat file tersebut.
Submit