Doctor men
Ditulis oleh
HONESTDOCS EDITORIAL TEAM
Olahraga dan Kebugaran

Penyebab dan Cara Mengatasi Rasa Nyeri setelah Berlari

Update terakhir: OCT 21, 2019 Waktu baca: 2 menit
Telah dibaca 985.069 orang

Lari merupakan olahraga yang mulai banyak diminati. Selain murah, lari juga mudah dilakukan kapanpun dan dimanapun. Lari bermanfaat untuk menjaga kebugaran dan kesehatan tubuh, serta meningkatkan kekuatan otot dan tulang. 

Namun, setelah berlari terkadang muncul rasa nyeri pada kaki. Apa penyebabnya? Simak penjelasan berikut ini.

Nyeri otot setelah lari, wajar atau bahaya?

Saat berlari terjadi kontraksi pada otot, sehingga menyebabkan munculnya rasa nyeri. Hal ini sebenarnya wajar terjadi dan tidak membahayakan. Justru rasa nyeri menunjukkan bahwa otot bekerja dengan baik. 

Rasa nyeri disebabkan karena otot sedang beradaptasi dengan latihan yang dilakukan. Namun, jika rasa nyeri yang timbul membuat Anda tidak bisa berjalan bahkan mengganggu aktivitas, kemungkinan lari yang dilakukan berlebihan, sehingga perlu pendinginan dan pemulihan.

Penyebab kaki nyeri setelah berlari

Berikut beberapa hal yang dapat menyebabkan rasa nyeri pada kaki setelah berlari, seperti:

Kurang pemanasan

Melakukan pemanasan sangat penting dilakukan untuk mempersiapkan otot sebelum berlari. Selain itu, pemanasan juga perlu dilakukan untuk meningkatkan aliran darah dan detak jantung sebelum berlari. 

Namun, banyak orang yang sering menyepelekan pemanasan, sehingga menyebabkan rasa sakit setelah berlari. Sebelum berlari sebaiknya melakukan pemanasan selama 10-15 menit.

Jalur yang dilewati tidak cocok

Memilih jalur lari yang tidak tepat, seperti jalur berbatu, menanjak, atau menurun dapat menyiksa kaki, sehingga menyebabkan rasa nyeri. Pilihlah jalur berlari yang sesuai dengan ketahanan kaki untuk menghindari cedera.

Sepatu tidak cocok

Memilih sepatu lari yang tidak tepat juga dapat menyebabkan nyeri pada kaki. Sebaiknya pilihlah sepatu lari yang pas dengan kaki, tidak kekecilan dan tidak kebesaran. Selain itu, pilihlah sepatu yang ringan, memiliki bantalan empuk, serta memiliki sirkulasi udara di dalamnya.

Lari yang berlebihan

Ketika sedang bersemangat, Anda bisa lari hingga satu jam. Namun, jika sedang malas, Anda tidak melakukan olahraga. Hal inilah yang dapat menyebabkan munculnya rasa nyeri pada otot dan tulang kering setelah lari. Lakukan olahraga lari dengan rutin dan tidak berlebihan untuk menghindari cedera.

Cara mengatasi rasa nyeri setelah berlari

Sebenarnya rasa nyeri pada kaki setelah berlari wajar terjadi. Namun, hal ini terkadang mengganggu aktivitas sehari-hari. Untuk meminimalisir munculnya rasa nyeri, berikut beberapa cara yang dapat dilakukan, antara lain:

Mencoba santai

Mencoba santai saat berlari lebih baik dibandingkan dengan terburu-buru. Berlari dengan santai akan memberikan kesempatan otot beradaptasi dengan latihan yang dilakukan. Sebaiknya jangan lupa melakukan peregangan sebelum berlari. 

Melakukan peregangan sebelum berlari akan membantu menyiapkan otot, sehingga menghindari terjadinya cedera. Selain itu, jangan lupa melakukan pendinginan setelah berlari. Saat berlari, mulailah dengan lari pelan-pelan, setelah otot siap dan tenaga sudah terkumpul, Anda bisa menaikan kecepatan.

Mencoba repeated bout effect

Anehnya terbiasanya merusak otot secara intensif justru dapat mempercepat pemulihan otot. Pada awal latihan, memberikan tekanan pada otot memang akan menimbulkan rasa nyeri. 

Namun, jika dilakukan secara teratur, maka otot akan kebal dan terbiasa dengan tekanan yang diberikan. Saat berlari, cobalah menambahkan sprint singkat. Jika hal ini secara teratur dilakukan, maka Anda dapat berlari dengan baik tanpa rasa sakit.

Rasa nyeri memang sering terjadi setelah berlari. Hal ini disebabkan karena otot sedang berkontraksi dan beradaptasi dengan latihan yang dilakukan. Rasa nyeri ini biasa akan menghilang beberapa hari. 

Namun, jika rasa nyeri tidak hilang dan mengganggu aktivitas, sebaiknya segera hubungi dokter, untuk menghindari kerusakan otot yang mungkin terjadi.

Terima kasih sudah membaca. Seberapa bermanfaat informasi ini bagi Anda?
(1 Tidak bermanfaat / 5 Sangat bermanfaat)

Tanya Dokter

Kami tidak akan mengungkapkan nama dan informasi Anda


Lampirkan file (foto atau video)
Seperti riwayat pengobatan atau foto gejala (jika ada)
Seperti riwayat pengobatan atau foto gejala (jika ada)
* Jangan khawatir! Kami menjaga kerahasiaan file Anda. Hanya Anda dan dokter yang dapat melihat file tersebut.
Submit