Doctor men
Ditulis oleh
HONESTDOCS EDITORIAL TEAM
Doctor men
Ditinjau oleh
DR SCIENTIA INU KIRANA ENWA SIWI
Kesehatan Fisik

Mengenal Penyakit Jantung Koroner

Update terakhir: SEP 21, 2019 Tinjau pada SEP 21, 2019 Waktu baca: 2 menit
Telah dibaca 1.173.933 orang

Mengenal Penyakit Jantung Koroner

Penyakit jantung koroner (PJK) adalah suatu kondisi dimana pembuluh darah arteri koroner yang menyuplai darah ke otot-otot jantung menjadi terhambat oleh karena penumpukan plak yang terdiri dari lemak, kalsium dan jaringan parut didalam arteri tersebut. Sedangkan otot jantung (miokardium) mendapat oksigen dan nutrisi lain yang dibutuhkan untuk memompa darah melalui arteri koroner.

Ketika plak menumpuk di dalam arteri, kondisi ini disebut atherosklerosis. Penumpukan plak terjadi selama bertahun-tahun, sedikit-sedikit lama-lama benar-benar menghambat.

Plak dapat mempersempit arteri sehingga jantung tidak mendapatkan cukup darah sehingga kekurangan oksigen (hipoksia). Pada taraf tertentu hal ini akan memperlambat aliran darah sehingga timbullah gejala serangan jantung yang ditandai dengan nyeri dada, atau dikenal dengan istilah medis sebagai Angina Pektoris.

Jika plak menghambat aliran darah sepenuhnya, maka dapat menimbulkan serangan jantung hingga otot-otot jantung menjadi rusak dan mati (infark miokard) atau gangguan irama jantung yang fatal (serangan jantung mendadak).

Gejala Penyakit Jantung Koroner

Lebih lengkap, berikut ini gejala penyakit jantung koroner:

  • Nyeri dada (angina), dapat menjalar ke lengan kiri, seperti tertekan tertindih, rasa terbakar atau sesak
  • Sesak napas (dypsnea)
  • Nyeri dapat menjalar dari dada ke rahang, punggung, atau nyeri lengan, terutama pada sisi kiri, baik selama aktivitas atau saat istirahat
  • Palpitasi atau berdebar-debar (sensasi detak jantung yang cepat atau sangat kuat)
  • Pusing, sempoyongan, atau pingsan tanpa sebab yang jelas
  • Kelemahan saat aktivitas atau saat istirahat
  • Denyut jantung tidak teratur
  •  Gangguan pencernaan seperti mual atau muntah

 

Seseorang dapat mengalami salah satu atau beberapa gejala di atas. Gejala penyakit jantung koroner biasanya terjadi selama olah raga atau latihan atau kegiatan, karena pada saat itu meningkatnya permintaan otot jantung terhadap pasokan nutrisi dan oksigen, namun tidak dipenuhi oleh pembuluh darah koroner yang tersumbat. Pada kondisi parah, nyeri dada juga dapat dirasakan saat istirahat.

Silent ischemia adalah suatu kondisi di mana tidak ada gejala penyakit jantung koroner yang muncul meskipun elektrokardiogram (EKG, atau alat perekam jantung) dan / atau tes lainnya seperti echocardiografi menunjukkan bukti iskemia (otot jantung kekurangan oksigen). Hal ini terjadi ketika Arteri mungkin terhmabat 50% atau lebih tanpa menyebabkan gejala apapun.

Bagaimana Penyakit Jantung Koroner Bisa terjadi, apa penyebabnya?

Pada usia anak-anak, lapisan dalam arteri koroner cukup halus, sehingga darah mengalir dengan lancar. Namun pada orang usia dewasa/tua, kolesterol dan kalsium dalam dinding arteri koroner meningkat, sehingga membuat arteri koroner lebih tebal dan kurang elastis.

Kebiasaan yang tidak sehat, seperti diet tinggi kolesterol dan lemak lainnya, merokok, dan kurang olahraga mempercepat penimbunan lemak dan kalsium dalam lapisan dalam arteri koroner.

Penyebab penyakit jantung koroner berhubungan dengan beberapa faktor risiko, yang paling sering adalah sebagai berikut:

  • Keturunan: Penyakit jantung koroner sering terjadi dalam suatu keluarga.
  • Kolesterol tinggi: Apalagi yang tinggi adalah kolesterol jahat atau low-density lipoprotein(LDL), sedangkan koleterol baik atau high-density lipoprotein (HDL) kadarnya rendah.
  • Penyalahgunaan Tembakau: Perokok aktif, pasif dan mengunyah tembakau.
  • Obesitas atau berat badan berlebih (kegemukan)
  • Diet tinggi lemak
  • Kurang gerak atau olahraga teratur
  • Stres emosional
  • Tekanan darah tinggi (hipertensi)
  • Diabetes Melitus

Dengan mengetahui penyebab penyakit jantung koroner, maka sudah terbayangkan bagaimana cara mencegahnya. Dan ingat, mencegah itu lebih baik daripada mengobati.

Itulah sekilas tentang penyakit jantung koroner, mulai dari definisi, gejala dan penyebabnya. Sayangi Jantungmu!

 

Terima kasih sudah membaca. Seberapa bermanfaat informasi ini bagi Anda?
(1 Tidak bermanfaat / 5 Sangat bermanfaat)

Tanya Dokter

Kami tidak akan mengungkapkan nama dan informasi Anda


Lampirkan file (foto atau video)
Seperti riwayat pengobatan atau foto gejala (jika ada)
Seperti riwayat pengobatan atau foto gejala (jika ada)
* Jangan khawatir! Kami menjaga kerahasiaan file Anda. Hanya Anda dan dokter yang dapat melihat file tersebut.
Submit