Pantangan dan Pengobatan Luka Bakar dengan Bahan Alami

Luka bakar berdasarkan tingkat kerusakan yang terjadi pada tubuh digolongkan menjadi 3 jenis yaitu luka bakar derajat satu, dua, dan tiga. Masing-masing derajat luka bakar mempunyai perlakuan yang berbeda. Biasanya luka bakar tingkat satu yang cenderung tidak terlalu parah bisa diobati menggunakan bahan-bahan alami di rumah. Apa saja? Yuk cari tahu pada uraian di bawah ini.
Dipublish tanggal: Sep 4, 2019 Update terakhir: Okt 12, 2020 Waktu baca: 3 menit

Luka bakar dapat terjadi pada siapa saja, apalagi seseorang yang bekerja berhubungan dengan api atau zat-zat yang mudah meledak tentu memiliki resiko yang lebih tinggi. Anda harus lebih berhati-hati dalam melakukan berbagai hal. Jangan sampai kecerobohan Anda dapat mencelakakan Anda. 

Misalnya, setrika panas jatuh mengenai tangan saat Anda menyetrika baju.

Iklan dari HonestDocs
Beli Obat Antiseptik via HDmall

Gratis Ongkir Seluruh Indonesia ✔️ Bisa COD ✔️ GRATIS Konsultasi Apoteker ✔️

Default internal ads 31

Luka bakar berdasarkan tingkat kerusakan yang terjadi pada tubuh digolongkan menjadi 3 jenis yaitu luka bakar derajat satu, dua, dan tiga. Masing-masing derajat luka bakar mempunyai perlakuan yang berbeda. 

Biasanya luka bakar tingkat satu yang cenderung tidak terlalu parah bisa diobati menggunakan bahan-bahan alami di rumah. Apa saja? Yuk cari tahu pada uraian di bawah ini.

Pengobatan luka bakar dengan bahan alami

Biasanya luka bakar ringan atau derajat satu bisa diobati di rumah menggunakan bahan-bahan alami. Hal ini dikarenakan kerusakan kulit pada luka bakar ringan atau derajat satu tidak terlalu parah. 

Ketika Anda terkena luka bakar ringan biasanya Anda langsung merasakan sakit dan panas pada kulit, kadang ada yang membengkak. Luka bakar ringan dapat disebabkan oleh knalpot, setrika, atau kondisi yang tidak terlalu panas. Pengobatan luka bakar ringan dengan bahan alami adalah sebagai berikut:

1. Air dingin

Salah satu pertolongan pertama jika Anda terkena luka bakar adalah dengan membasahi luka bakar dengan air yang mengalir. Air yang digunakan adalah air dengan suhu sejuk dan bukan air es. Anda bisa membasahi luka bakar selama 10-20 menit atau hingga rasa sakitnya reda. 

Selain untuk meredakan nyeri pada kulit yang terbakar, air juga dapat mencegah luka bakar supaya tidak semakin parah. Agar terhindar dari bakteri, Anda bisa menggunakan air yang sudah matang.

Iklan dari HonestDocs
Beli IMBOOST FORCE 10TAB 1 STRIP via HDmall

Gratis Ongkir Seluruh Indonesia ✔️ Bisa COD ✔️ GRATIS Konsultasi Apoteker ✔️

Imboost force tablet 4

2. Lidah buaya (Aloe vera)

Lidah buaya (Aloe vera) mempunyai sifat anti peradangan yang dapat mempercepat penyembuhan luka dan mencegah perkembangan bakteri. Mengobati luka bakar dengan lidah buaya dapat mengurangi rasa panas dan sakit pada area kulit yang terbakar. 

Anda bisa mengoleskan gel lidah buaya secara langsung pada kulit yang terbakar atau Anda juga bisa menghaluskan terlebih dahulu  daging lidah buaya lalu mengoleskannya pada luka bakar. 

Apabila tidak ada lidah buaya asli, Anda juga bisa menggunakan gel lidah buaya buatan, tapi usahakan untuk memilih produk yang memiliki konsentrasi lidah buaya yang tinggi.

3. Madu murni

Madu murni memiliki sifat antimikroba dan anti radang yang dapat digunakan sebagai obat alami untuk mengobati luka bakar. Peneltain juga menyebutkan bahwa madu dapat digunakan untuk mengatasi luka bakar jaringan, dan mempercepat penyembuhan luka bakar. Tetapi hal ini masih memerlukan penelitian lebih lanjut.

4. Kentang dan mentimun

Anda dapat menggunakan kombinasi atau memilih menggunakan satu bahan saja, yaitu kentang atau timun untuk mengobati luka bakar. Kentang dan mentimun dapat mengurangi rasa panas dan menghilangkan iritasi pada kulit. 

Cara membuat obat mentimun dan kentang untuk mengobati luka bakar sangat mudah yaitu, haluskan kentang dan mentimun yang sudah dikupas dan dicuci bersih. Lalu oleskan pada daerah yang terkena luka bakar dan diamkan beberapa saat hingga kering.Setelah itu Anda bisa membersihkannya dengan air dingin.

Iklan dari HonestDocs
Beli IMBOOST FORCE 10TAB 1 STRIP via HDmall

Gratis Ongkir Seluruh Indonesia ✔️ Bisa COD ✔️ GRATIS Konsultasi Apoteker ✔️

Imboost force tablet 4

5. Tea tree

Tea tree memiliki sifat antimikroba dan anti inflamasi yang ampuh mengobati luka bakar. Bahan alami ini dapat mencegah infeksi dan mempercepat penyembuhan luka bakar. Biasanya tea tree dapat ditemukan dalam bentuk minyak esensial seperti tingtur atau salep luka bakar.

6. Susu tanpa lemak

Susu skin atau susu tanpa lemak mempunyai manfaat untuk mengurangi rasa sakit akibat luka bakar. Cara mengobati luka bakar yakni dengan menuangkan susu tanpa lemak suhu dingin pada kulit yang terkena luka bakar.

Pantangan dalam mengobati luka bakar

Anda mungkin pernah mendengar omongan orang bahwa saat terkena luka bakar akan sembuh jika diolesi pasta gigi karena sensasi dinginnya dapat meredakan luka. 

Padahal hal tersebut dapat memperburuk kondisi luka bakar. Inilah pantangan atau hal-hal yang DILARANG dilakukan dalam mengobati luka bakar yang harus Anda ketahui:

  • Mengoleskan pasta gigi dapat membuat kulit Anda menjadi iritasi dan menyebabkan infeksi
  • Mengoleskan putih telur dapat mengakibatkan infeksi bakteri dan reaksi alergi
  • Mengoleskan minyak kelapa, goreng, dan zaitun dapat membuat kulit terasa terbakar
  • Mengoleskan margarin atau mentega dapat menyebabkan infeksi
  • Mengompres es batu langsung ke atas luka bakar dapat memperparah luka bakar

Untuk mengobati luka bakar ringan, Anda juga bisa menggunakan obat medis seperti salep antibiotik dan obat pereda nyeri yang dapat ditemukan di apotek. Apabila luka bakar Anda tidak segera sembuh dalam beberapa minggu seperti munculnya indikasi infeksi, sebaiknya Anda segera mencari bantuan medis.


13 Referensi
Tim Editorial HonestDocs berkomitmen untuk memberikan informasi yang akurat kepada pembaca kami. Kami bekerja dengan dokter dan praktisi kesehatan serta menggunakan sumber yang dapat dipercaya dari institusi terkait. Anda dapat mempelajari lebih lanjut tentang proses editorial kami di sini.
Recovery: Burns and scalds. (2018). (https://www.nhs.uk/conditions/burns-and-scalds/recovery/)
Mayo Clinic Staff. (2018). Burns: First aid. (http://www.mayoclinic.org/first-aid/first-aid-burns/basics/art-20056649)
Mayo Clinic Staff. (2018). Electrical burns: First aid. (https://www.mayoclinic.org/first-aid/first-aid-electrical-burns/basics/ART-20056687)

Artikel ini hanya sebagai informasi kesehatan, bukan diagnosis medis. HonestDocs menyarankan Anda untuk tetap melakukan konsultasi langsung dengan dokter yang ahli dibidangnya.

Terima kasih sudah membaca. Seberapa bermanfaat informasi ini bagi Anda?
(1 Tidak bermanfaat / 5 Sangat bermanfaat)

Tanya Dokter

Kami tidak akan mengungkapkan nama dan informasi Anda


Lampirkan file (foto atau video)
Seperti riwayat pengobatan atau foto gejala (jika ada)
Seperti riwayat pengobatan atau foto gejala (jika ada)
* Jangan khawatir! Kami menjaga kerahasiaan file Anda. Hanya Anda dan dokter yang dapat melihat file tersebut.

Periksa ke rumah sakit atau klinik untuk informasi lebih lanjut.

Submit
Buka di app