Pakai KB Lagi Setelah Melahirkan, Kapan Waktu yang Ideal?

Dipublish tanggal: Mei 30, 2019 Update terakhir: Okt 12, 2020 Waktu baca: 2 menit
Pakai KB Lagi Setelah Melahirkan, Kapan Waktu yang Ideal?

Setelah melahirkan, Anda pasti ingin menikmati masa-masa merawat bayi Anda dan menghabiskan waktu dengannya. Di saat tersebut, besar kemungkinan Anda tidak ingin hamil lagi dalam waktu dekat dan Anda mungkin akan memutuskan untuk kembali menggunakan alat kontrasepsi.

Tubuh wanita setelah melahirkan tidak akan langsung melepaskan sel telur kembali, jadi kesuburan Anda pun tidak akan langsung pulih pasca melahirkan. Tubuh Anda membutuhkan beberapa waktu untuk kembali subur seperti sebelum Anda hamil. 

Iklan dari HonestDocs
Beli Paket Prenatal (Panel Awal Kehamilan) via HonestDocs!

Cek ada tidaknya resiko gangguan kesehatan pada ibu hamil dan dapatkan treatment yang tepat secepatnya. Diskon 30% jika beli via HonestDocs sekarang!

Paket prenatal %28panel awal kehamilan%29 di path lab %28home services%29

Lalu kapan tubuh akan kembali melepaskan sel telur setelah melahirkan? Mungkin tidak ada yang tahu kapan tepatnya. Tapi rata-rata periode menstruasi akan kembali sekitar 6 minggu sampai 3 bulan setelah ibu melahirkan. 

Lama dan tidaknya waktu untuk kembali subur memang tergantung dengan kondisi Anda.

Jika tidak ingin hamil lagi setelah melahirkan, Anda bisa mulai mempertimbangkan alat kontrasepsi apa yang ingin Anda gunakan. Waktu memulai menggunakan alat kontrasepsi lagu setelah melahirkan bisa beragam, sesuai dengan kondisi setiap Ibu. 

Hal ini tergantung kesiapan Anda dan bagaimana Anda memberikan ASI eksklusif untuk bayi Anda, karena biasanya ibu yang menyusui dapat menunda menstruasi lebih lama. 

Meskipun demikian, hendaknya Anda sudah mulai menggunakan alat kontrasepsi sejak 3 – 4 minggu pasca melahirkan. Ini dapat membuat Anda merasa lebih tenang ketika ingin berhubungan seks dengan pasangan Anda setelah melahirkan.

Beda alat KB beda waktunya

Menentukan waktu untuk kembali memakai alat kontrasepsi setelah melahirkan, harus disesuaikan pula dengan metode yang Anda gunakan. Beda alat KB, beda waktunya. 

Iklan dari HonestDocs
Beli Alat Kontrasepsi & Hormon via HDmall

Gratis Ongkir Seluruh Indonesia ✔️ Bisa COD ✔️ GRATIS Konsultasi Apoteker ✔️

Default internal ads 7

Anda juga harus mempertimbangkan beberapa hal seperti pengaruh produksi ASI setelah mengonsumsi atau memakai alat kontrasepsi. Coba perhatikan lagi, kapan dan mana saja alat kontrasepsi bisa Anda pakai setelah melahirkan.

Pil KB kombinasi, cincin vagina, dan koyo KB

Untuk pil KB kombinasi, cincin vagina, dan koyo KB, Anda bisa mulai menggunakannya kembali pada jangka waktu 21 hari setelah melahirkan dengan catatan jika Anda tidak menyusui bayi Anda. 

Karena, jika Anda memberikan ASI eksklusif, sebaiknya Anda menunggu lebih lama lagi sebelum menggunakan dan mengonsumsi ketiga alat kontrasepsi ini, yaitu sekitar 6 bulan setelah melahirkan atau sampai Anda tidak lagi menyusui bayi Anda. 

Mengapa demikian? Jawabannya adalah karena pil KB kombinasi, cincin vagina, dan koyo KB mengandung hormon estrogen yang dapat memengaruhi produksi ASI dalam tubuh Anda.

KB suntik, diafragma, dan kap serviks

Untuk KB Suntik, Diafragma, dan Kap Serviks, Anda bisa menggunakannya kembali pada jangka waktu 6 minggu setelah Anda melahirkan. Alat KB ini termasuk aman karena tidak akan memengaruhi produksi ASI jika dipakai ketika Anda masih menyusui.

KB IUD (KB Spiral)

Untuk KB IUD atau KB Spiral, Anda dapat memasangnya segera setelah Anda melahirkan supaya Anda tidak perlu merasakan nyeri berulang kali. Cara ini adalah cara yang dianggap paling praktis dan aman, karena KB IUD tidak mengganggu produksi ASI. 

Namun, apabila Anda memutuskan untuk menunda pemasangan KB Spiral, maka alat KB ini baru bisa dipasang dalam jangka waktu 6 – 8 minggu setelah Anda melahirkan.

Beberapa hal yang harus Anda perhatikan sebelum kembali menggunakan alat kontrasepsi, selain faktor menyusui, adalah faktor ukuran tubuh Anda. Alat KB yang akan Anda gunakan setelah melahirkan harus disesuaikan dengan kondisi tubuh Anda setelah hamil dan setelah melahirkan. 

Hal ini akan memungkinkan Anda untuk memilih alat KB yang paling tepat bagi Anda karena alat KB yang bisa Anda pakai setelah melahirkan mungkin berbeda dengan alat KB yang Anda pakai sebelum hamil.

6 Referensi
Tim Editorial HonestDocs berkomitmen untuk memberikan informasi yang akurat kepada pembaca kami. Kami bekerja dengan dokter dan praktisi kesehatan serta menggunakan sumber yang dapat dipercaya dari institusi terkait. Anda dapat mempelajari lebih lanjut tentang proses editorial kami di sini.
What to do about contraception after giving birth. Patient. (Accessed via: https://patient.info/news-and-features/what-to-do-about-contraception-after-giving-birth)
Contraception After Having a Baby. Patient. (Accessed via: https://patient.info/sexual-health/contraception-methods/contraception-after-having-a-baby)
Inserting a contraceptive implant soon after childbirth. Cochrane. (Accessed via: https://www.cochrane.org/CD011913/FERTILREG_inserting-contraceptive-implant-soon-after-childbirth)

Artikel ini hanya sebagai informasi kesehatan, bukan diagnosis medis. HonestDocs menyarankan Anda untuk tetap melakukan konsultasi langsung dengan dokter yang ahli dibidangnya.

Terima kasih sudah membaca. Seberapa bermanfaat informasi ini bagi Anda?
(1 Tidak bermanfaat / 5 Sangat bermanfaat)

Tanya Dokter

Kami tidak akan mengungkapkan nama dan informasi Anda


Lampirkan file (foto atau video)
Seperti riwayat pengobatan atau foto gejala (jika ada)
Seperti riwayat pengobatan atau foto gejala (jika ada)
* Jangan khawatir! Kami menjaga kerahasiaan file Anda. Hanya Anda dan dokter yang dapat melihat file tersebut.

Periksa ke rumah sakit atau klinik untuk informasi lebih lanjut.

Submit
Buka di app