Doctor men
Ditulis oleh
HONESTDOCS EDITORIAL TEAM
Doctor men
Ditinjau oleh
VINA SETIAWAN

Metildopa: Manfaat, Dosis, & Efek Samping

Update terakhir: NOV 11, 2019 Tinjau pada NOV 11, 2019 Waktu baca: 3 menit
Telah dibaca 2.218.012 orang

Manfaat Metildopa

Metildopa adalah obat yang digunakan untuk menangani tekanan darah tinggi (hipertensi). Obat-obat yang digunakan untuk menangani tekanan darah tinggi sering dikelompokkan sebagai obat antihipertensif. 

Terdapat beberapa jenis berbeda kelompok obat antihipertensif yang bekerja dengan cara yang berbeda. Metildopa termasuk dalam kelompok obat yang disebut alpha-adrenegic agonist. Metildopa memiliki warna putih hingga putih kekuningan, tidak berbau dan berbutir halus, dan mudah larut dalam air.

Iklan dari HonestDocs
Mau Pesan Obat? Beli Aja via HonestDocs!

Klik di sini dan beli obat via HonestDocs, langsung dapat GRATIS ongkir* ke seluruh wilayah Indonesia!

Iklan obat

Bentuk dan kandungan dalam Metildopa

Metildopa tersedia dalam bentuk tablet yang dapat diminum, dengan tiga tingkat kekuatan: 125 mg, 250 mg, atau 500 mg kandungan metildopa tiap tablet. 

Kandungan tidak aktif tablet metildopa adalah kalsium silikon dioksida, D&C Yellow 10, etilselulosa, guar gum, hidroksipropil metilselulosa, besi oksida, magnesium stearat, propilen glikol, talc, dan titanium dioksida.

Indikasi penggunaan Metildopa

Metildopa digunakan untuk mengobati tekanan darah tinggi. Dengan menurunkan tekanan darah, risiko terkena stroke atau serangan jantung akan menurun.

Efek samping Metildopa

Meskipun efek samping metildopa mungkin jarang terjadi, beberapa orang mungkin mengalami efek samping yang sangat buruk dan terkadang efek samping yang mematikan saat menggunakan metildopa. 

Beritahukan pada dokter atau dapatkan bantuan medis segera apabila Anda mengalami gejala atau tanda berikut yang mungkin berhubungan dengan efek samping yang sangat buruk:

  • Rasa pusing yang sangat parah atau pingsan
  • Pendarahan atau memar yang tidak dapat dijelaskan
  • Kesulitan mengendalikan gerakan tubuh
  • Tanda reaksi alergi seperti ruam, bintik-bintik merah, gatal-gatal, kemerahan, bengkak, lecet, atau kulit mengelupas baik tanpa atau dengan demam, nafas berbunyi, sesak di dada atau tenggorokan, kesulitan bernafas, menelan, atau berbicara, keparauan yang tidak biasa, pembengkakan pada mulut, wajah, lidah atau tenggorokan.
  • Merasa sangat lelah atau lemas
  • Nafas yang pendek, penambahan berat badan yang besar, atau pembengkakan pada lengan atau kaki
  • Tanda masalah hati seperti urin yang berwarna gelap, merasa lelah, tidak lapar, maag atau nyeri di perut, feses yang berwarna terang, muntah-muntah atau kekuningan pada kulit atau mata
  • Jumlah sel darah putih yang rendah jarang terjadi karena menggunakan tablet metildopa. Hal ini mungkin dapat menyebabkan kemungkinan tinggi akan terkena infeksi. Beritahukan ke dokter apabila Anda pernah mengalami jumlah sel darah putih yang rendah. Segera periksakan ke dokter apabila Anda mengalami tanda infeksi seperti demam, meriang atau radang tenggorokan.

Semua obat memiliki kemungkinan untuk menyebabkan efek samping. Namun, kebanyakan orang tidak mengalami efek samping atau hanya mengalami efek samping yang minor. 

Iklan dari HonestDocs
Mau Pesan Obat? Beli Aja via HonestDocs!

Klik di sini dan beli obat via HonestDocs, langsung dapat GRATIS ongkir* ke seluruh wilayah Indonesia!

Iklan obat

Hubungi dokter atau dapatkan bantuan medis jika efek samping berikut atau efek samping lain mengganggu Anda atau tidak kunjung hilang:

  • Merasa mengantuk
  • Sakit kepala
  • Merasa lelah atau lemas

Efek samping yang telah disebutkan mungkin tidak terjadi. Jika Anda memiliki pertanyaan mengenai efek samping, tanyakan pada dokter. Hubungi dokter Anda untuk mendapatkan saran medis mengenai efek samping.

Bagaimana cara kerja obat Metildopa?

Metildopa termasuk dalam kelas obat yang intinya bekerja sebagai antiadrenegic. Kelas obat adalah kelompok obat yang bekerja dengan cara yang mirip. Antiadrenergic sering digunakan untuk menangani kondisi yang mirip. 

Otak kita secara normal mengirimkan sinyal ke pembuluh darah untuk menyempit dan hal tersebut menyebabkan tekanan darah meningkat. Metildopa mencegah otak untuk mengirimkan sinyal tersebut sehingga dapat mencegah terjadinya kenaikan tekanan darah.

Cara mengonsumsi obat Metildopa

Minum metildopa melalui mulut baik dengan atau tanpa makanan, ikutilah petunjuk dari dokter. Metildopa biasanya diminum 2 hingga 4 kali setiap hari. Mulailah meminum obat atau dosis baru yang ditingkatkan pada malam hari untuk menghindari efek samping. 

Selain itu, jika dosis dari metildopa tidak sama semua, minum dosis terbesar pada malam hari sebelum tidur. Dosis metildopa yang diberikan berdasarkan kondisi media dan respon Anda terhadap pengobatan. 

Gunakan metildopa secara rutin agar Anda mendapat manfaat yang terbaik. Untuk membantu Anda mengingat, minumlah metildopa pada saat yang sama setiap hari. 

Merupakan hal yang penting untuk menggunakan obat meskipun Anda sudah merasa baikan. Kebanyakan orang yang mengalami tekanan darah tinggi tidak merasakan sakit.

Terima kasih sudah membaca. Seberapa bermanfaat informasi ini bagi Anda?
(1 Tidak bermanfaat / 5 Sangat bermanfaat)

Punya pertanyaan? Tanyakan kepada dokter di bawah ini

Kami tidak akan mengungkapkan nama dan informasi Anda


Lampirkan file (foto atau video)
Seperti riwayat pengobatan atau foto gejala (jika ada)
Seperti riwayat pengobatan atau foto gejala (jika ada)
* Jangan khawatir! Kami menjaga kerahasiaan file Anda. Hanya Anda dan dokter yang dapat melihat file tersebut.
Submit

Pesan Pengiriman Obat Ini

Ingin beli obat ini? Chat dengan kami di WhatsApp! Kami dapat membantu mengantarkan obat ke rumah Anda se-Indonesia dengan pembayaran via bank transfer, kartu kredit, COD (di sebagian besar kota), Alfamart, dan OVO. Catatan: Kami bukanlah apotek atau toko obat dan kami tidak menjual obat secara langsung. Jasa pengiriman kami bertujuan untuk memberikan kenyamanan kepada pasien dengan pengambilan pesanan obat Anda di apotek. Perlu diketahui bahwa ada obat-obatan tertentu yang tidak dapat dikirimkan sesuai dengan ketentuan hukum.

Chat di WhatsApp