Pertolongan Pertama Pada Gigitan Tomcat Alias Semut Charlie

Dipublish tanggal: Jul 2, 2019 Update terakhir: Okt 12, 2020 Tinjau pada Jul 4, 2019 Waktu baca: 2 menit
Pertolongan Pertama Pada Gigitan Tomcat Alias Semut Charlie

Beberapa waktu belakangan, media sosial sempat digemparkan dengan informasi soal semut Charlie. Dalam foto yang beredar, terlihat foto seseorang dengan muka lebam yang disebut-sebut terkena gigitan semut Charlie.

Setelah ditelusuri lebih jauh, dugaan semut Charlie ternyata merupakan ulah serangga tomcat yang juga pernah terjadi beberapa tahun yang lalu. Lantas, apa yang harus dilakukan utuk mengobati gigitan tomcat alias semut Charlie? Berikut selengkapnya untuk Anda.

Iklan dari HonestDocs
Beli Obat Langung Dikirim!

Gratis Ongkir Seluruh Indonesia ✔️ Bisa COD ✔️ GRATIS Konsultasi Apoteker ✔️

Default internal ads sept20

Gigitan tomcat tidak hanya bikin gatal

Sebutan "semut Charlie" yang sempat ramai diperbincangkan masyarakat sebetulnya kurang tepat. Lebih tepatnya, hewan tersebut merupakan serangan gigitan tomcat atau rove beetle.

Tomcat adalah serangga berukuran kecil yang bentuknya memang mirip seperti semut. Hewan ini memiliki kepala berwarna hitam dan badan belang berwarna oranye-kemerahan-hitam.

Serangga ini menjadi populer di masyarakat karena gigitannya bisa membuat kulit iritasi, perih dan panas seperti terbakar, hingga kemerahan. Gigitan tomcat juga bisa menyebabkan lepuhan berisi nanah pada kulit.

Namun, istilah gigitan tomcat sebetulnya tidak benar. Pasalnya, serangga tomcat tidak menggigit atau menyengat, tetapi darahnya mengandung racun kuat bernama pederin. Racun ini dapat menempel pada kulit dan menyebabkan iritasi pada kulit, mata, bahkan perlahan-lahan menyebar ke bagian tubuh lainnya.

Tidak hanya pada kulit saja, racun tomcat juga bisa menempel pada pakaian, handuk, seprai, atau benda lainnya. Jika Anda mencurigai benda-benda tersebut terkena tomcat alias semut Charlie, segera cuci dengan bersih dan jemur hingga benar-benar kering.

Baca Selengkapnya: Obat Disengat Tawon dan Lebah Paling Ampuh

Iklan dari HonestDocs
Beli Obat Langung Dikirim!

Gratis Ongkir Seluruh Indonesia ✔️ Bisa COD ✔️ GRATIS Konsultasi Apoteker ✔️

Default internal ads sept20

Cara mengobati gigitan tomcat yang mengganggu

Berbagai tanda dan gejala gigitan tomcat di antaranya:

  • Kulit kemerahan
  • Perih dan menyengat seperti terbakar
  • Kulit sangat gatal dan iritasi
  • Kulit melepuh dengan pustula yang luas setelah 4 hari

Memang sulit rasanya untuk tetap tenang ketika terkena serangan gigitan tomcat atau semut Charlie. Namun sebisa mungkin, jangan panik, ya!

Berikut berbagai cara mengobati gigitan tomcat di rumah, di antaranya:

  1. Usir tomcat atau semut Charlie dengan cara ditiup, bukan disentuh langsung. Menyentuh tomcat dapat membuat jari Anda ikut terkena racun yang menempel pada tubuhnya.
  2. Segera cuci bagian tubuh yang terkena menggunakan sabun dan air mengalir. Cara ini dapat menghilangkan sekaligus mencegah racun semakin masuk ke dalam kulit.
  3. Bila memungkinkan, angkat bagian tubuh yang terkena gigitan tomcat guna mengurangi bengkak.
  4. Tutup semua jendela di malam hari supaya tidak ada tomcat yang masuk. Pastikan tidak ada serangga tomcat yang menempel di bantal atau kasur.
  5. Gunakan antiseptik yang dicampur dengan krim steroid dosis rendah untuk mengurangi perih di kulit.
  6. Oleskan krim antihistamin bila ada tanda-tanda infeksi, seperti kulit merah, nyeri, atau bernanah. Bisa juga dengan gel lidah buaya untuk membantu mendinginkan kulit yang perih. Baca Juga: 3 Obat Gatal Kulit Paling Ampuh
  7. Cuci baju, seprai, atau handuk yang diduga terkena tomcat dengan larutan antiseptik kalium permanganat (KMnO4) dan kalamin. Setelah itu, jemur di bawah terik matahari untuk membantu membilas racun yang menempel.
  8. Gunakan baju, celana, dan kaus kaki panjang guna melindungi diri dari serangga tomcat atau semut Charlie.

Baca Juga: Jenius! 13 Cara Alami Mengatasi Gigitan Serangga

25 Referensi
Tim Editorial HonestDocs berkomitmen untuk memberikan informasi yang akurat kepada pembaca kami. Kami bekerja dengan dokter dan praktisi kesehatan serta menggunakan sumber yang dapat dipercaya dari institusi terkait. Anda dapat mempelajari lebih lanjut tentang proses editorial kami di sini.
Mayo Clinic Staff. (2015, February y). Spider bites: First aid (http://www.mayoclinic.org/first-aid/first-aid-spider-bites/basics/art-20056618)
Mayo Clinic Staff. (2015, July 28). Snakebites: First aid (http://www.mayoclinic.org/first-aid/first-aid-snake-bites/basics/art-20056681)
Mayo Clinic Staff. (2015, February 20). Insect bites and stings: First aid (http://www.mayoclinic.org/first-aid/first-aid-insect-bites/basics/art-20056593)

Artikel ini hanya sebagai informasi kesehatan, bukan diagnosis medis. HonestDocs menyarankan Anda untuk tetap melakukan konsultasi langsung dengan dokter yang ahli dibidangnya.

Terima kasih sudah membaca. Seberapa bermanfaat informasi ini bagi Anda?
(1 Tidak bermanfaat / 5 Sangat bermanfaat)

Tanya Dokter

Kami tidak akan mengungkapkan nama dan informasi Anda


Lampirkan file (foto atau video)
Seperti riwayat pengobatan atau foto gejala (jika ada)
Seperti riwayat pengobatan atau foto gejala (jika ada)
* Jangan khawatir! Kami menjaga kerahasiaan file Anda. Hanya Anda dan dokter yang dapat melihat file tersebut.

Periksa ke rumah sakit atau klinik untuk informasi lebih lanjut.

Submit
Buka di app