Mengapa Perokok Lebih Rentan Terkena Penyakit Lambung?

Dipublish tanggal: Jun 20, 2019 Update terakhir: Okt 12, 2020 Waktu baca: 2 menit
Mengapa Perokok Lebih Rentan Terkena Penyakit Lambung?

Selain menyerang pada bagian organ pernapasan, ternyata kebiasaan merokok dapat mengganggu sistem pencernaan. Salah satu sistem pencernaan yang mengalami gangguan akibat dari merokok yaitu lambung. 

Hal ini dikarenakan kandungan bahan kimia dan racun yang ada di dalam rokok, sehingga memberikan dampak buruk bagi kesehatan.

Iklan dari HonestDocs
Beli Onkologi via HDmall

Gratis Ongkir Seluruh Indonesia ✔️ Bisa COD ✔️ GRATIS Konsultasi Apoteker ✔️

Default internal ads 19

Dampak buruk tersebut tidak hanya mengganggu pada bagian organ tubuh saja, akan tetapi hal ini bisa menimbulkan bahaya yang dapat memicu kematian lebih awal. Apabila Anda adalah seorang perokok aktif, cobalah untuk menghentikan kebiasaan merokok Anda mulai dari sekarang juga.

Jika Anda sudah menghentikan kebiasaan merokok Anda, maka akan ada banyak keuntungan yang bisa Anda dapatkan, salah satunya yaitu terhindarkan dari serangan berbagai jenis penyakit yang mengganggu kesehatan Anda. 

Bagi Anda yang sedang kebingungan mengapa merokok bisa menyerang organ pencernaan, Anda bisa mengetahuinya melalui ulasan berikut:

Asap rokok tidak hanya memasuki saluran pernapasan saja

Perlu untuk Anda ketahui, bahwa asap dari rokok yang telah Anda hirup tersebut tidak hanya memasuki bagian pernapasan Anda saja. Akan tetapi asap rokok bisa juga masuk melalui lambung dan kerongkongan. Jika hal ini terus dibiarkan, maka Anda akan mengalami perut kembung maupun perut begah.

Untuk mengatasi hal ini, sangat disarankan bagi Anda untuk menghentikan rokok Anda. Jika Anda membiarkan asap rokok terus menerus memasuki lambung Anda, maka Anda bisa merasakan sendiri bagaimana dampak yang akan Anda terima.

Asap rokok dapat meningkatkan asam lambung meningkat

Produksi dari asam lambung yang meningkat dapat mengganggu sistem pencernaan Anda. Semakin banyak jumlah asam lambung Anda, maka akan berisiko terhadap kenaikan asam lambung sampai dengan kerongkongan maupun mulut yang ikut meningkat.

Iklan dari HonestDocs
Beli Obat Lambung & Saluran Pencernaan via HDmall

Gratis Ongkir Seluruh Indonesia ✔️ Bisa COD ✔️ GRATIS Konsultasi Apoteker ✔️

Default internal ads 4

Apabila kondisi ini terus terjadi, maka Anda akan mengalami sensasi rasa nyeri maupun terbakar pada bagian dada maupun pada bagian perut. Rasa sakit yang ditimbulkan ini pun mampu mengganggu rasa ketidaknyamanan pada diri seseorang yang menderitanya.

Jika Anda memiliki maag, maka akan semakin parah

Orang yang memiliki penyakit maag, jika tetap ingin mengkonsumsi rokok, maka kondisi maag yang dimilikinya pun akan semakin parah. Hal ini dikarenakan kondisi perut yang merasa begah membuat Anda tidak memiliki nafsu makan yang bagus. 

Akibatnya, jika penderita maag tidak makan tepat pada waktunya, maka akan membuat kondisi mag nya semakin memburuk.

Sebaiknya Anda menyusun pola gaya hidup yang sehat dengan meninggalkan kebiasaan merokok sekaligus menjaga kesehatan Anda dengan sebaik mungkin. Karena jika merokok terus Anda lakukan, maka Anda sendirilah yang akan menerima dampak buruknya.

Asap rokok banyak mengandung zat karsinogen

Kandungan zat karsinogen dari asap rokok yang Anda hirup memiliki dampak yang sangat buruk bagi kesehatan. Zat inilah yang menyebabkan timbulnya penyakit kanker lambung. Untuk orang yang memiliki hobi merokok, maka akan berpeluang terhadap serangan penyakit kanker lambung.

Jika zat karsinogen terus menerus Anda hisap, maka akan menempel pada bagian tenggorokan. Apabila hal ini terus dibiarkan begitu saja, maka akan mengendap pada bagian tenggorokan maupun lambung dan hal ini dapat mendatangkan penyakit yang mematikan.

Sistem kekebalan tubuh yang lemah

Sistem kekebalan tubuh yang lemah dan terus dipaksa untuk merokok, maka akan berdampak buruk bagi kesehatan. Karena hal ini bisa menimbulkan peradangan kronis yang menyerang pada bagian usus.

Ke 5 penyebab di atas haruslah Anda ketahui agar supaya Anda membimbangkan kembali, berhenti merokok untuk gaya hidup yang sehat atau melanjutkan merokok dengan segudang ancaman kesehatan.

4 Referensi
Tim Editorial HonestDocs berkomitmen untuk memberikan informasi yang akurat kepada pembaca kami. Kami bekerja dengan dokter dan praktisi kesehatan serta menggunakan sumber yang dapat dipercaya dari institusi terkait. Anda dapat mempelajari lebih lanjut tentang proses editorial kami di sini.
Li, Longfei & Chan, Ruby & Lu, L & Shen, J & Zhang, Lin & Wu, William & Hu, Tao & Li, M.X. & Cho, Chi. (2014). Cigarette smoking and gastrointestinal diseases: The causal relationship and underlying molecular mechanisms (Review). International journal of molecular medicine. 34. 10.3892/ijmm.2014.1786. ResearchGate. (https://www.researchgate.net/publication/262609903_Cigarette_smoking_and_gastrointestinal_diseases_The_causal_relationship_and_underlying_molecular_mechanisms_Review)
Smoking and Ulcers. Everyday Health. (https://www.everydayhealth.com/ulcer/smoking-and-ulcers.aspx)
Impact of Cigarette Smoking on the Gastrointestinal Tract Inflammation: Opposing Effects in Crohn’s Disease and Ulcerative Colitis. National Center for Biotechnology Information. (https://www.ncbi.nlm.nih.gov/pmc/articles/PMC5797634/)

Artikel ini hanya sebagai informasi kesehatan, bukan diagnosis medis. HonestDocs menyarankan Anda untuk tetap melakukan konsultasi langsung dengan dokter yang ahli dibidangnya.

Terima kasih sudah membaca. Seberapa bermanfaat informasi ini bagi Anda?
(1 Tidak bermanfaat / 5 Sangat bermanfaat)

Tanya Dokter

Kami tidak akan mengungkapkan nama dan informasi Anda


Lampirkan file (foto atau video)
Seperti riwayat pengobatan atau foto gejala (jika ada)
Seperti riwayat pengobatan atau foto gejala (jika ada)
* Jangan khawatir! Kami menjaga kerahasiaan file Anda. Hanya Anda dan dokter yang dapat melihat file tersebut.

Periksa ke rumah sakit atau klinik untuk informasi lebih lanjut.

Submit
Buka di app