Kiat-Kiat untuk Menyembuhkan Kaki Bengkak Setelah Melahirkan

Jika Anda mengalami kondisi ini, Anda tidak sendiri dan Anda tidak perlu khawatir. Kondisi ini dapat ditangani dengan dengan beberapa penyesuaian sederhana yang dapat dilakukan dengan cara
Dipublish tanggal: Agu 25, 2019 Update terakhir: Okt 12, 2020 Tinjau pada Mar 22, 2020 Waktu baca: 3 menit
Kiat-Kiat untuk Menyembuhkan Kaki Bengkak Setelah Melahirkan

Setelah melahirkan, kebanyakan wanita akan mengalami pembengkakan pada kulit, terutama di bagian kaki dan wajah. Kondisi ini disebut edema post partum. 

Selama masa kehamilan, tubuh menyimpan ekstra cairan untuk memastikan kondisi bayi dalam kandungan tetap sehat dan aman. 

Sehingga pasca melahirkan, seringkali tubuh membutuhkan waktu untuk beradaptasi membuang cairan berlebih tersebut, sehingga menyebabkan tubuh menjadi tampak membengkak.

Jika Anda mengalami kondisi ini, Anda tidak sendiri dan Anda tidak perlu khawatir. Kondisi ini dapat ditangani dengan dengan beberapa penyesuaian sederhana yang dapat dilakukan dengan cara:

1. Minum lebih banyak cairan

Hal ini mungkin berlawanan dengan logika, karena dengan minum air lebih banyak dapat menyebabkan tubuh menyimpan lebih banyak cairan yang dapat menyebabkan penumpukan cairan lebih lanjut, tetapi tetap terhidrasi dapat membantu mengurangi massa air dalam tubuh. 

Dengan menjaga tubuh tetap terhidrasi, Anda membantu memperlancar sirkulasi cairan dalam tubuh.

Air juga dapat membantu membuang produk limbah melalui ginjal, yang dapat menjaga sistem tubuh tetap sehat dan mempercepat pemulihan setelah kehamilan.

2. Meninggikan posisi kaki

Untuk mengurangi pembengkakan pada kaki dan meningkatkan sirkulasi, Anda dapat meninggikan kaki Anda lebih tinggi dari posisi jantung. Dengan demikian, Anda mendorong air yang menumpuk di dalam kaki untuk mengalir ke seluruh tubuh.

Cairan mengalir dengan cepat ke kaki saat seseorang berdiri, sehingga meninggikan posisi kaki dapat mengurangi pembengkakan yang terjadi. 

Selain itu, hindari memotong aliran darah ke kaki, yang bisa terjadi ketika seseorang menyilangkan kaki atau duduk dalam posisi bertumpu.

3. Melakukan olahraga ringan

Kebanyakan orang menemukan bahwa olahraga ringan dapat mengurangi pembengkakan dan gejala terkait. Bergerak membantu memperlancar sirkulasi darah dan air, sehingga mencegah terjadinya penumpukan cairan pada kaki. 

Namun, Anda juga perlu mendengarkan tubuh Anda dan menghindari gerakan yang menyebabkan timbulnya rasa sakit. American College of Obstetricians dan Gynecologists merekomendasikan kegiatan seperti:

  • berjalan
  • yoga dengan intensitas ringan
  • renang
  • Pilates

Untuk dilakukan bagi ibu pasca melahirkan untuk mengatasi gejala pembengkakan pada bagian kaki.

4. Menggunakan stoking kompresi

Sebuah penelitian yang dilakukan pada tahun 2017 menemukan bahwa memakai stoking kompresi membantu mengurangi pembengkakan dalam periode 24 jam setelah melahirkan. Namun, mereka mencatat bahwa penelitian lebih lanjut diperlukan.

Stoking kompresi dapat membantu meningkatkan aliran darah dengan mengurangi ukuran pembuluh darah di kaki. Penggunaan stoking kompresi juga dapat memicu sirkulasi pembuluh darah agar dapat mengalirkan lebih banyak darah dalam waktu yang lebih singkat.

5. Menggunakan pakaian yang longgar

Pakaian yang ketat dapat mengurangi sirkulasi ke berbagai bagian tubuh dan bisa menghambat sirkulasi darah sehingga memicu terjadinya akumulasi cairan pada kaki. Mengenakan pakaian yang longgar bisa membantu mencegah masalah ini.

6. Mengurangi konsumsi garam

Garam (natrium klorida) dapat meningkatkan retensi air. Tubuh perlu menjaga keseimbangan natrium dan air. 

Jika seseorang mengkonsumsi terlalu banyak makanan yang mengandung natrium, atau garam, mereka akan mengalami pembengkakan akibat retensi cairan. 

Menurut Rekomendasi Harian yang Diperbolehkan (Recommendation Dietary Allowance/RDA), seseorang sebaiknya tidak mengkonsumsi lebih dari 2.300 miligram sodium per hari. 

Memeriksa kandungan natrium pada kemasan makanan dapat membantu menjaga asupan garam dalam kisaran yang sehat dan mencegah terjadinya retensi air.

7. Mengkonsumsi makanan yang kaya kalium

Natrium dan kalium bekerja bersama, dan tubuh membutuhkan keduanya dalam kondisi seimbang. Mengkonsumsi lebih banyak kalium secara alami dapat menurunkan jumlah natrium dalam tubuh. Makanan yang kaya akan kalium meliputi:

  • aprikot
  • pisang
  • alpukat
  • bayam
  • kacang-kacangan
  • yogurt
  • selai kacang

8. Mengurangi asupan kafein

Kopi dan produk berkafein lainnya dapat membuat tubuh kehilangan air, meningkatkan risiko dehidrasi. Tubuh dapat merespons dengan mempertahankan cairan dalam tubuh dan menyebabkan pembengkakan. 

Ganti minuman berkafein dengan teh herbal atau air agar tetap terhidrasi dan mengurangi pembengkakan pasca persalinan.

9. Perbaiki sirkulasi dengan pijatan

American Pregnancy Association merekomendasikan pijatan postpartum untuk relaksasi, menghilangkan rasa sakit, dan mengurangi pembengkakan. Pijat dapat meningkatkan sirkulasi dan membantu tubuh menurunkan berat badan berlebih.


9 Referensi
Tim Editorial HonestDocs berkomitmen untuk memberikan informasi yang akurat kepada pembaca kami. Kami bekerja dengan dokter dan praktisi kesehatan serta menggunakan sumber yang dapat dipercaya dari institusi terkait. Anda dapat mempelajari lebih lanjut tentang proses editorial kami di sini.
Your body after baby: The first six weeks. (n.d.). (http://www.marchofdimes.org/pregnancy/your-body-after-baby-the-first-6-weeks.aspx)
Mayo Clinic Staff. (2015). Labor and delivery, postpartum care: C-section recovery: What to expect. (http://www.mayoclinic.org/healthy-lifestyle/labor-and-delivery/in-depth/c-section-recovery/art-20047310)

Artikel ini hanya sebagai informasi kesehatan, bukan diagnosis medis. HonestDocs menyarankan Anda untuk tetap melakukan konsultasi langsung dengan dokter yang ahli dibidangnya.

Terima kasih sudah membaca. Seberapa bermanfaat informasi ini bagi Anda?
(1 Tidak bermanfaat / 5 Sangat bermanfaat)

Buka di app